
TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan alasan utama dirinya menunjuk Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto memimpin proyek lumbung pangan nasional di Kalimantan Tengah. Menurut Jokowi, hal itu karena pangan menjadi bagian penting dari pertahanan nasional.
Jokowi juga mengatakan, pertahanan bukan sekadar memenuhi cadangan minimum alat utama sistem pertahanan (alutsista) negara.
“Namanya pertahanan itu bukan hanya urusan alutsista. Melainkan juga ketahanan di bidang pangan menjadi salah satu bagian dari itu,” ujar Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, seperti dilansir Kompas.com dari Kontan, Senin (13/7/20).
Baca juga: Wakil Menhan Beberkan Skenario Besar Jokowi-Prabowo Soal Lumbung Pangan
Meski begitu, Jokowi menyebut Prabowo tetap akan dibantu Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dalam menjalankan tugasnya. Prabowo nantinya akan fokus mengurus cadangan pangan agar sesuai dengan kebutuhan nasional sehingga tak menimbulkan krisis pangan.
“Ini sudah disampaikan bahwa Menhan dengan hitung-hitungan biaya berapa, anggaran berapa, dalam membangun food estate yang ada di Kapuas dan Pulang Pisau,” terang Jokowi.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










