TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
InternasionalTeknologi
Home›Internasional›Akibat Boikot AS, Analis Pasar Prediksi Huawei Berpotensi Kehilangan Bisnis Smartphone

Akibat Boikot AS, Analis Pasar Prediksi Huawei Berpotensi Kehilangan Bisnis Smartphone

By Alfan Mahardika
3 September 2020
635
0
Akibat Boikot AS, Analis Pasar Prediksi Huawei Berpotensi Kehilangan Bisnis Smartphone

TIKTAK.ID -Tekanan Pemerintah Amerika Serikat terhadap Huawei semakin kuat, sehingga menyebabkan bisnis Huawei kian tergerus. Analis pasar, Ming-Chi Kuo memprediksi terdapat dua skenario yang terjadi setelah Amerika Serikat terus menekan Huawei.

Dalam skenario terbaik, Kuo menilai Huawei “hanya” akan kehilangan pangsa pasar, terutama di China yang notabene pasar utama Huawei. Sedangkan skenario terburuknya, kata Kuo, Huawei akan kehilangan bisnis smartphone karena akan kesulitan memenuhi kebutuhan komponen untuk memproduksi ponsel pintar.

Kuo mengatakan pada skenario pertama, apabila pangsa pasar Huawei diambil alih oleh pesaingnya di pasar China, maka tren teknologi juga akan melambat di Negeri Tirai Bambu. Pasalnya, Huawei akan kesulitan memenuhi teknologi untuk meng-upgrade produknya, terutama untuk meningkatkan sektor kamera, HDI, memori, dan chip 5G.

Kemudian Pabrikan semikonduktor MediaTek dikabarkan menjadi kandidat kuat untuk memasok komponen vital smartphone Huawei setelah 15 September mendatang. Tetapi perusahaan asal Taiwan itu juga harus mendapat izin dari Pemerintah AS agar teknologinya bisa digunakan Huawei.

Dikutip KompasTekno dari My Fix Guide, Rabu (2/9/20), dalam aturan sebelumnya disebutkan bahwa pemasok komponen semikonduktor pihak ketiga untuk Huawei tidak terdampak pembatasan bisnis. Aturan itu pun direvisi pada 17 Agustus.

Diketahui regulasi yang berulang kali direvisi ini semakin mempersempit ruang gerak Huawei untuk berbisnis dengan perusahaan AS, meski lewat pihak ketiga. Akibat konflik bisnis tersebut, pada 15 September mendatang, chipset Kirin tidak bisa lagi diproduksi.

“Sayangnya pada putaran kedua sanksi dari AS, produsen chip kami hanya bisa menerima pemesanan sampai 15 Mei, dan produksi akan ditutup 15 September. Tahun ini menjadi generasi terakhir chipset high-end Kirin,” terang Richard Yu, CEO Consumer Business Unit Huawei, mengutip Associated Press.

Lebih lanjut, Departemen Perdagangan AS kembali merevisi aturan yang semakin membatasi ruang gerak bisnis smartphone Huawei pada 17 Agustus lalu. Huawei dan afiliasinya pun telah dilarang menggunakan produk teknologi dan software buatan AS.

“Karena kami telah membatasi aksesnya ke teknologi AS, maka Huawei dan afiliasinya yang telah bekerja dengan pihak ketiga dilarang memanfaatkan teknologi AS dengan cara merusak keamanan nasional AS dan kepentingan kebijakan luar negeri”, begitu bunyi revisi aturan terbaru tersebut.

TagsAnalis pasarBisnis SmartphoneBoikot ASHuaweiKonflik AS-ChinaMing-Chi Kuo

Related articles More from author

  • Beijing Kecam Pernyataan Menlu AS
    Internasional

    Beijing Kecam Pernyataan Menlu AS

    28 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden China Ingatkan Pemimpin Dunia Tak Picu Perang Dingin Baru
    Internasional

    Presiden China Ingatkan Pemimpin Dunia Tak Picu Perang Dingin Baru

    27 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Terbongkar, Jaringan Informan CIA Runtuh
    Internasional

    CIA Jadwalkan Rapat Mingguan Fokus pada Misinya di China

    24 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • China: AS Picu Perang Dingin Baru
    Internasional

    China: AS Picu Perang Dingin Baru

    3 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Huawei Rilis Jam Tangan dan Gelang Pintar
    Teknologi

    Huawei Rilis Jam Tangan dan Gelang Pintar

    22 Mei 2022
    By Alfan Mahardika
  • Kolaborasi Bareng Devialet, Huawei Ciptakan Sound X: Speaker Dual-Subwoofer dengan Audio 360 Derajat
    Teknologi

    Kolaborasi Bareng Devialet, Huawei Ciptakan Sound X: Speaker Dual-Subwoofer dengan Audio 360 Derajat

    29 Maret 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tommy Soeharto Mendadak Sebut Pemilu 2019 Sangat Tak Demokratis
    Nasional

    Tommy Soeharto Mendadak Sebut Pemilu 2019 Sangat Tak Demokratis

  • Diam-diam Luna Maya Kunjungi Ahok 2 Kali Saat di Penjara, Ada Apa?
    NasionalSelebriti

    Diam-diam Luna Maya Kunjungi Ahok 2 Kali Saat di Penjara, Ada Apa?

  • Wamen BUMN Ungkap Pengakuan Ahok Bahwa Dirinya Memang 'Dirut yang Nyamar Komut'
    Nasional

    Reklamasi Ancol Jadi Polemik, Begini Tanggapan Ahok

  • Mahfud MD Pamer Foto Bareng Anies dan JK
    Nasional

    Mahfud MD Pamer Foto Bareng Anies dan JK

  • Taliban Berhasil Rebut Salah Satu Kota Penting di Afghanistan
    Internasional

    Taliban Berhasil Rebut Salah Satu Kota Penting di Afghanistan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.