
TIKTAK.ID – Wabah virus Corona belakangan ini terus merebak. Bahkan korban akibat virus tersebut hingga kini disebut telah lebih dari 40.000 orang. Hal ini membuat banyak orang takut dan khawatir dengan kemunculan virus Corona.
Namun beberapa pakar atau spesialis paru membuat sebuah pernyataan yang seharusnya mengurangi ketakutan tersebut. Mereka menyatakan bila infeksi novel coronavirus atau virus Corona mempunyai tingkat risiko kematian yang cukup rendah. Bahkan, menurut mereka penyakit ini sebenarnya bisa disembuhkan.
Baca juga: Langkahnya Tangani Corona Disindir China, Jokowi Bergeming
Dokter spesialis paru, Erlina Burhan mengatakan bahwa setidaknya terdapat beberapa hal yang harus dilewati oleh pasien, sebelum kemudian dinyatakan sembuh. Mulai dari tidak adanya demam, batuk, dan di foto toraks menjadi bersih.
“Kriteria sembuh itu sendiri apabila pasien yang tengah dirawat akibat virus Corona adalah sama sekali tidak ada gejala dari penyakit tersebut. Seperti tidak ada demam, batuk juga tidak ada, dan biasanya kan terjadi pneumonia. Di foto toraks jadi bersih,” terang Erlina Burhan yang merupakan Ketua Umum Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia tersebut.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










