TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Buka Suara Soal Isu Dugaan Mark Up Whoosh

Jokowi Buka Suara Soal Isu Dugaan Mark Up Whoosh

By Johan Arif
28 Oktober 2025
99
0
Jokowi Buka Suara Soal Isu Dugaan Mark Up Whoosh

TIKTAK.ID – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai isu dugaan mark up dalam proses pengadaan kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Jokowi menjelaskan, proyek Whoosh dibangun untuk mengatasi kemacetan di Jakarta dan Bandung. Pasalnya, dia menilai macet di Jabodetabek dan Kota Bandung sudah sangat parah.

“Jadi kita harus tahu masalahnya dulu, ya. Di Jakarta itu kemacetannya sudah parah. Ini sudah sejak 30 tahun, 40 tahun yang lalu, 20 tahun yang lalu. Jabodetabek juga kemacetannya parah,” ujar Jokowi di kawasan Kota Barat, Solo, pada Senin (27/10/25), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Baca juga : Hakim Tolak Rentetan Praperadilan Aktivis Delpedro dkk

Jokowi menaksir kemacetan parah di Jakarta dan Kota Bandung dapat merugikan negara hingga mencapai Rp100 triliun per tahun. Dia pun menilai perlu ada moda transportasi untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Jabodetabek dan Bandung, serta mengurangi kerugian negara.

“Kalau di Jakarta saja kira-kira [rugi] Rp65 triliun per tahun, sementara kalau Jabodetabek plus Bandung kira-kira sudah di atas Rp100 triliun per tahun,” tutur Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi tidak menjawab lugas ketika ditanya apakah pernah memprediksi kerugian Whoosh. Akan tetapi, dia mengeklaim memprediksi Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization makin positif.

Baca juga : Mendagri: Harga Telur Naik Imbas MBG Positif, Tinggal Tambah Supply

“Itu pun kalau penumpangnya sekarang per hari kan kayak Whoosh itu sudah 19.000 dan sudah mencapai hingga 12 juta penumpang. Kalau setiap tahun naik, naik, naik orang berpindah, ya kerugiannya bakal semakin mengecil, semakin mengecil, semakin mengecil,” ucap Jokowi.

“Ini kan masih tahun pertama. Mungkin diperkirakan apa Ebitadanya juga sudah positif dan diperkirakan akan lebih turun lagi usai 6 tahun. Perkiraan, lantaran ini tergantung perpindahan orang ya dari transportasi pribadi ke transportasi massal,” imbuh Jokowi.

Perlu diketahui, proyek Whoosh memiliki nilai investasi mencapai US$7,2 miliar atau sekitar Rp116,54 triliun (kurs Rp16.186 per Dolar AS). Nilai ini bahkan lebih besar ketimbang tawaran awal China sebesar US$6,07 miliar atau sekitar Rp86,67 triliun saat proposal disampaikan ke Indonesia.

Baca juga : BGN Bakal Beri Insentif Rp5 Juta untuk Konten Positif MBG yang Viral di Medsos

Adapun dari total nilai proyek, sekitar 75 persen pendanaan berasal dari pinjaman China Development Bank. Sedangkan sisanya dari modal pemegang saham yang terdiri atas PT KAI, Wijaya Karya, PTPN I, dan Jasa Marga. Membengkaknya nilai investasi tersebut sontak menimbulkan perdebatan publik terkait tanggungan utang proyek.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsJokwiKCICKereta CepatWhoosh

Related articles More from author

  • Pemerintah Cari Solusi Utang Bengkak Kereta Cepat
    Nasional

    Pemerintah Cari Solusi Utang Bengkak Kereta Cepat

    5 November 2025
    By Johan Arif
  • Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN, Ini Kata Istana
    Nasional

    Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN, Ini Kata Istana

    15 Oktober 2025
    By Johan Arif
  • Kereta Cepat dari China Tiba, Bakal Dijajal Jokowi-Xi Jinping
    Nasional

    Kereta Cepat dari China Tiba, Bakal Dijajal Jokowi-Xi Jinping

    12 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Akan Bangun Kereta Cepat Jakarta–Surabaya
    Nasional

    Jokowi Akan Bangun Kereta Cepat Jakarta–Surabaya

    31 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Terinspirasi Kejahatan Lain, Pria Jepang Lakukan Aksi Bakar Kereta Cepat
    Internasional

    Terinspirasi Kejahatan Lain, Pria Jepang Lakukan Aksi Bakar Kereta Cepat

    10 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Ratna Sarumpaet Buka Suara Soal Prabowo Masuk Kabinet Jokowi Pasca Bebas Bersyarat
    Nasional

    Buka Suara Usai Bebas Bersyarat, Ratna Sarumpaet: Secara Politis Tak Etis Prabowo Gabung Jokowi

    27 Desember 2019
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PDIP Beberkan Dampak Ngeri Jika RI Tak Tolak Israel, Aksi Teror Hingga Pemakzulan Jokowi
    Nasional

    PDIP Beberkan Dampak Ngeri Jika RI Tak Tolak Israel, Aksi Teror Hingga Pemakzulan Jokowi

  • Berkat ‘Extraordinary Attorney Woo', Kang Tae Oh Sukses Bikin Ibu Pensiun Kerja
    Selebriti

    Berkat ‘Extraordinary Attorney Woo’, Kang Tae Oh Sukses Bikin Ibu Pensiun Kerja

  • Witan Ungkap Penyebab Kegagalan Indonesia di SEA Games
    Olahraga

    Witan Ungkap Penyebab Kegagalan Indonesia di SEA Games

  • Tanggapi Pernyataan Megawati Soal Milenial, AMAN: Tak Cerminkan Sosok Negarawan
    Nasional

    Tanggapi Pernyataan Megawati Soal Milenial, AMAN: Tak Cerminkan Sosok Negarawan

  • Konsumsi Makanan Ini untuk Kesehatan Rahim
    Tips & Tutorial

    Konsumsi Makanan Ini untuk Kesehatan Rahim

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.