TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia, Pramono: Jauh Lebih Baik dari New York

Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia, Pramono: Jauh Lebih Baik dari New York

By Johan Arif
5 Agustus 2025
389
0
Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet Dunia, Pramono: Jauh Lebih Baik dari New York

TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengeklaim kemacetan di Jakarta saat ini lebih baik dari kemacetan di New York, Amerika Serikat. Dia mengatakan bahwa Jakarta sekarang juga sudah keluar dari 10 besar daftar kota termacet di dunia.

“Bahkan kemarin saya bertemu secara khusus dengan Wali Kota New York dan pengelola transportasi New York. Sekarang ini jika dibandingkan dengan New York, Jakarta telah jauh lebih baik,” ujar Pramono di Jakarta Selatan, pada Selasa (22/7/25), seperti dilansir CNN Indonesia.

“Dulu Jakarta enggak pernah nggak sepuluh besar kota macet. Tapi sekarang ini New York tetap kota macet, sementara Jakarta sudah nomor 90,” sambung Pramono.

Baca juga : Demokrat Tanggapi NasDem Soal Usulan Gibran Ngantor di IKN

Menurut Pramono, keluarnya Jakarta dari daftar kota termacet akibat adanya perbaikan yang dilakukan, termasuk transportasi umum. Dia memaparkan, Jakarta kini memiliki MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetak, sampai KRL yang sudah terintegrasi.

“Mudah-mudahan ini dapat menjadi penopang utama untuk mengatasi persoalan kemacetan di Jakarta,” tutur Pramono.

Lebih lanjut, Pramono mengaku dalam lawatannya ke New York, dirinya mendapat inspirasi untuk menyulap lahan-lahan mangkrak menjadi ruang terbuka hijau. Dia menilai pemanfaatan lahan-lahan mangkrak bisa dilakukan lantaran biasanya tidak membutuhkan pembebasan lahan.

Baca juga : Dahlan Iskan Disebut Jadi Tersangka Kasus Penggelapan, Kuasa Hukum Buka Suara

“Jadi kebetulan kemarin saya juga pergi ke High Line, itu tempat yang di New York yang mangkrak, stasiun kereta dan sebagainya. Terus terang itu menginspirasi untuk menjadikan ruang terbuka hijau,” terang Pramono.

Sebelumnya, Pramono sempat menyatakan tingkat kemacetan di Jakarta mengalami penurunan semenjak menerapkan sistem traffic control berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Pramono menerangkan, sejak sistem traffic control berbasis AI diterapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta, Jakarta berhasil naik dari peringkat 30 ke peringkat 90 dalam indeks kemacetan kota-kota di dunia.

Baca juga : ICW Soal Polri Minta Naik Anggaran Rp63 Triliun: Potensi Korupsinya Makin Besar

“Tadi Pak Kepala Dinas [Perhubungan] menyampaikan kalau sejak dipasangnya sistem [traffic control berbasis AI] ini, Jakarta mengalami kenaikan rankingnya dari [peringkat] 30 ke 90. Jadi dari 30 ke 90, artinya terdapat kenaikan 60 [peringkat] yang luar biasa,” ucap Pramono ketika meninjau langsung Command Center Dishub Jakarta di Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/6/25), mengutip Tirto.id.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsGubernur DKI JakartaKota TermacetPramono Anung

Related articles More from author

  • Anies Datangi Lokasi Banjir di Duri Kosambi, Warga: Kami Butuh Makan Pak!
    Nasional

    Anies Datangi Lokasi Banjir di Duri Kosambi, Warga: Kami Butuh Makan Pak!

    2 Januari 2020
    By Mahdi Yahya
  • Program Unggulan Rumah DP 0 Rupiah Tidak Laku, Anies Pecat Anak Buahnya
    Nasional

    Program Unggulan Rumah DP 0 Rupiah Tidak Laku, Anies Pecat Anak Buahnya

    29 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Sewot ke Anies Terbukti Salah Alamat, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diduga Linglung Berat
    Nasional

    Sewot ke Anies Terbukti Salah Alamat, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diduga Linglung Berat

    23 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Larang Kepala Daerah PDIP Ambil Keputusan untuk Pencitraan, Hasto Nyinyir ke Anies?
    Nasional

    Larang Kepala Daerah PDIP Ambil Keputusan untuk Pencitraan, Hasto Nyinyir ke Anies?

    13 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Din Syamsuddin Sebut Pemanggilan Polisi ke Anies 'Drama Penegakan Hukum Irasional dan Tidak Wajar'
    Nasional

    Din Syamsuddin Sebut Pemanggilan Polisi ke Anies ‘Drama Penegakan Hukum Irasional dan Tidak Wajar’

    19 November 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - PBNU Duga Ada Motif Politik di Balik Pembangunan Terowongan Penghubung Masjid Istiqlal-Gereja Katedral
    Nasional

    PBNU Duga Ada Motif Politik di Balik Pembangunan Terowongan Penghubung Masjid Istiqlal-Gereja Katedral

    9 Februari 2020
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kiai Lirboyo Sebut Anies-Cak Imin Harapan Baru Indonesia
    Nasional

    Kiai Lirboyo Sebut Anies-Cak Imin Harapan Baru Indonesia

  • Natuna Memanas, Kedubes Tiongkok Imbau Warganya Berhati-hati
    Nasional

    Natuna Memanas, Kedubes Tiongkok Imbau Warganya Berhati-hati

  • Program Organisasi Penggerak Kemendikbud Tuai Polemik, Langkah Nadiem Makarim Dipantau KPK
    Nasional

    Program Organisasi Penggerak Kemendikbud Tuai Polemik, Langkah Nadiem Makarim Dipantau KPK

  • Rumahnya Kebanjiran, Yuni Shara Dievakuasi Pakai Perahu Karet
    Selebriti

    Rumahnya Kebanjiran, Yuni Shara Dievakuasi Pakai Perahu Karet

  • Targetkan 10 Juta Suara untuk Gibran, Gus dan Kiai Muda Siap Sasar Santri
    Nasional

    Targetkan 10 Juta Suara untuk Gibran, Gus dan Kiai Muda Siap Sasar Santri

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.