TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Analis Politik Prediksi PPP Tak Bakal Dampingi PDIP Jadi Oposisi, Kok Bisa?

Analis Politik Prediksi PPP Tak Bakal Dampingi PDIP Jadi Oposisi, Kok Bisa?

By Joni Sitohang
4 Maret 2024
324
0
Analis Politik Prediksi PPP Tak Bakal Dampingi PDIP Jadi Oposisi, Kok Bisa?

TIKTAK.ID – Analis politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago mengatakan bahwa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah partai yang terbiasa menjadi bagian dari pemerintahan. Dia menduga PPP yang berkoalisi dengan PDIP di Pemilu 2024 ini kemungkinan besar tidak akan mengikuti langkah partai Banteng menjadi oposisi. Terlebih dalam Pileg 2024, suara PPP sangat rendah dan berpotensi terdepak dari DPR RI.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP, Sandiaga Uno sendiri telah menegaskan sikap bahwa partainya merupakan partai pendukung pemerintah dan hingga kini partai masih berada dalam pemerintahan. Sandiaga juga tak menutup opsi untuk bergabung dengan kubu Calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“PPP merupakan partai yang terbiasa menjadi bagian dari pemerintahan. Sebagai partai yang tidak ada pemilik saham mayoritas, maka PPP bakal dengan mudah bergabung dengan Pemerintahan Prabowo-Gibran. Pada Kongres PPP selanjutnya, akan menjadi jalan untuk meninggalkan kubu oposisi yang rencana bakal dibentuk oleh partai Paslon 01 dan Paslon 03,” ujar Arifki, pada Selasa (27/2/24), seperti dilansir Republika.co.id.

Baca juga : AHY-Moeldoko Jabat Tangan, Pengamat: Peran Jokowi Menyatukan yang Berseteru

Arifki pun menilai perubahan sikap politik PPP tidak akan sulit. Dia menyatakan bila ketua umumnya berganti, maka jalan PPP untuk meninggalkan kubu oposisi bakal lebih mudah.

“Cara PPP bergabung dengan pemerintahan sama seperti Golkar, karena memang partai ini tidak ada pemiliknya,” tutur Arifki.

Adapun dari berbagai partai oposisi yang berada di kubu 01 dan 03, PPP menjadi salah satu partai yang berpotensi untuk masuk ke pemerintahan. Dialog dengan PPP lebih mudah bagi pemerintah ketimbang dengan PDI-P, PKB, dan Nasdem.

Baca juga : Soal Wacana Jokowi Dilibatkan Pilih Menteri Prabowo, Pengamat: Bakal Repot

Pasalnya, tiga partai tersebut dinilai punya figur sentral di kelembagaan partai, di mana lobi politik kepada Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tentu bakal lebih rumit dibandingkan pentolan PPP.

Arifki melanjutkan bahwa bagi partai yang tidak kuat dan mapan seperti PDIP, menjadi partai oposisi tidak akan mudah. Terlebih, kata Arifki, untuk partai non parlemen.

TagsPDIPPemilu 2024Pileg 2024Pilpres 2024PPP

Related articles More from author

  • Politikus PDIP Buka-bukaan soal Wacana Mundurnya Mahfud MD dari Menko Polhukam
    Nasional

    Politikus PDIP Buka-bukaan soal Wacana Mundurnya Mahfud MD dari Menko Polhukam

    30 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Film Dokumenter ‘Dirty Vote’ Jadi Perbincangan, Begini Respons 3 Kubu Capres-Cawapres 2024
    Nasional

    Film Dokumenter ‘Dirty Vote’ Jadi Perbincangan, Begini Respons 3 Kubu Capres-Cawapres 2024

    17 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • 'Dewan Kolonel', Ancang-ancang Puan Nyapres di 2024
    Nasional

    ‘Dewan Kolonel’, Ancang-ancang Puan Nyapres di 2024

    22 September 2022
    By Joni Sitohang
  • 10 Capres 2024 Pilihan Relawan Jokowi, Ganjar Urutan Ke-3
    Nasional

    10 Capres 2024 Pilihan Relawan Jokowi, Ganjar Urutan Ke-3

    1 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Surya Paloh Tegaskan Siap Hengkang dari Partai jika Nasdem Tak 'Naik Kelas' di 2024
    Nasional

    Surya Paloh Tegaskan Siap Hengkang dari Partai jika Nasdem Tak ‘Naik Kelas’ di 2024

    14 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Jenderal Gatot Nurmantyo Beberkan Penyebab Dirinya Dicopot Jokowi dari Jabatan Panglima TNI
    Nasional

    Jenderal Gatot Nurmantyo Beberkan Penyebab Dirinya Dicopot Jokowi dari Jabatan Panglima TNI

    23 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Prabowo Sowan ke Rais Aam PBNU: Bukan Urusan Pilpres
    Nasional

    Prabowo Sowan ke Rais Aam PBNU: Bukan Urusan Pilpres

  • China Kirim Dokter untuk Periksa Kesehatan Pemimpin Korea Utara
    Internasional

    China Kirim Dokter untuk Periksa Kesehatan Pemimpin Korea Utara

  • Penyebab Berat Badan Meningkat Meski Sudah Mulai Olahraga
    Tips & Tutorial

    Penyebab Berat Badan Meningkat Meski Sudah Mulai Olahraga

  • Elkan Baggott Ungkap Kronologi Saat Dilarang Tampil di Final Piala AFF
    Olahraga

    Elkan Baggott Ungkap Kronologi Saat Dilarang Tampil di Final Piala AFF

  • TIKTAK.ID - Penghargaan Pemprov DKI untuk Diskotek Diributkan, GNPF Ulama Bela Anies Baswedan
    Nasional

    Heboh Soal Penghargaan Untuk Diskotek, GNPF Ulama bela Anies Baswedan. Ini Alasannya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.