TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Usai Nyoblos, Jokowi Ngaku Belum Nonton Film ‘Dirty Vote’

Usai Nyoblos, Jokowi Ngaku Belum Nonton Film ‘Dirty Vote’

By Joni Sitohang
19 Februari 2024
359
0
Usai Nyoblos, Jokowi Ngaku Belum Nonton Film ‘Dirty Vote’

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeklaim masih belum menonton film dokumenter “Dirty Vote” yang menarasikan dugaan kecurangan pada Pemilihan Umum 2024.

“Belum (nonton),” ujar Jokowi usai menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024 di TPS 10 Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu pagi, seperti dilansir Republika.co.id.

Sebelumnya, Jokowi mempersilakan masyarakat melaporkan dugaan pelanggaran atau kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Jokowi menilai mekanisme pelaporan dan penanganan dugaan pelanggaran Pemilu di Indonesia sudah sangat jelas dan harus diikuti oleh seluruh masyarakat.

Baca juga : Tak Dapat Restu Istri, Luhut Tak Mau Jadi Menteri Lagi Jika Ditawari

“Semua kan ada mekanismenya. Di lapangan jika ada kecurangan bisa dilaporkan ke Bawaslu, kalau masih belum (tuntas) masih bisa (mengajukan) gugatan ke MK (Mahkamah Konstitusi),” tutur Jokowi.

Seperti diketahui, film dokumenter “Dirty Vote” dirilis pada 11 Februari 2024 oleh rumah produksi WatchDoc di platform YouTube. Film ini menampilkan tiga pakar Hukum Tata Negara, yakni Zainal Arifin Mochtar dari Universitas Gadjah Mada, Feri Amsari dari Universitas Andalas, dan Bivitri Susanti dari Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera.

Ketiga pakar tersebut secara bergantian dan bersama-sama menjelaskan rentetan peristiwa yang diyakini bagian dari kecurangan Pemilu. Dalam beberapa bagian, beberapa pakar turut mengkritik Bawaslu yang dianggap tidak tegas dalam menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran Pemilu.

Baca juga : Respons Hasil Quick Count, Hasto ke Kader PDIP: Tak Ada Perjuangan yang Sia-sia

Ketiganya pun menyatakan tidak ada efek jera sehingga pelanggaran Pemilu cenderung terjadi berulang. Dalam siaran tertulisnya, Dandhy Dwi Laksono selaku sutradara “Dirty Vote” mengaku film itu adalah bentuk edukasi untuk masyarakat yang pada 14 Februari 2024 menggunakan hak pilihnya pada Pemilu.

“Ada saatnya kita menjadi pendukung Capres-Cawapres. Namun hari ini saya ingin mengajak setiap orang untuk menonton film ini sebagai warga negara,” terang Dandhy.

Dandhy mengungkapkan bahwa film itu digarap dalam waktu sekitar dua minggu, yang mencakup proses riset, produksi, penyuntingan, sampai rilis. Pembuatan film tersebut melibatkan 20 lembaga. Di antaranya Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Bangsa Mahardika, Ekspedisi Indonesia Baru, Ekuatorial, Fraksi Rakyat Indonesia, Perludem, Indonesia Corruption Watch, JATAM, Lokataru, LBH Pers, WALHI, Yayasan Kurawal, dan YLBHI.

TagsDirty VoteJokowiPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Said Aqil Siradj Mantap Masuk Bursa Ketum PBNU Usai Ketemu Jokowi
    Nasional

    Said Aqil Siradj Mantap Masuk Bursa Ketum PBNU Usai Ketemu Jokowi

    8 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Tegaskan Langkah Jokowi ke Ukraina dan Rusia Sesuai Amanat UUD 1945
    Nasional

    Gerindra Tegaskan Langkah Jokowi ke Ukraina dan Rusia Sesuai Amanat UUD 1945

    30 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Zulkifli Hasan Akui Jokowi yang Setir Koalisi Besar
    Nasional

    Zulkifli Hasan Akui Jokowi yang Setir Koalisi Besar

    9 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Kaget Ada PHK Massal di Tangerang, Ternyata...
    Nasional

    Jokowi Kaget Ada PHK Massal di Tangerang, Ternyata…

    7 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Putri Gus Dur Siap Bersaing Sehat dengan Khofifah dan Menangkan Ganjar-Mahfud di Jatim
    Nasional

    Putri Gus Dur Siap Bersaing Sehat dengan Khofifah dan Menangkan Ganjar-Mahfud di Jatim

    11 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Ramai Soal Rumah Hadiah untuk Jokowi, Sri Mulyani Beri Penjelasan
    Nasional

    Ramai Soal Rumah Hadiah untuk Jokowi, Sri Mulyani Beri Penjelasan

    25 Desember 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Fadjroel Rachman: Presiden Jokowi Akan Copot Menteri yang Kerjanya Lamban
    Nasional

    Fadjroel Rachman: Presiden Jokowi Akan Copot Menteri yang Kerjanya Lamban

  • Rekomendasi Makanan Sehat untuk Buka Puasa
    Tips & Tutorial

    Rekomendasi Makanan Sehat untuk Buka Puasa

  • Koeman Ungkap Alasan Messi Diistirahatkan dari Barcelona, Sindir FIFA dan UEFA
    Olahraga

    Koeman Ungkap Alasan Messi Diistirahatkan dari Barcelona, Sindir FIFA dan UEFA

  • Meski Elektabilitas Tinggi, Pengamat Sebut Ganjar Mentok Jadi Cawapres di 2024
    Nasional

    Meski Elektabilitas Tinggi, Pengamat Sebut Ganjar Mentok Jadi Cawapres di 2024

  • (Cek Hoaks atau Fakta) Temuan Bukti Surat Laporan Korupsi Anies Baswedan
    Nasional

    (Cek Hoaks atau Fakta) Temuan Bukti Surat Laporan Korupsi Anies Baswedan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.