TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Demokrat dan Pakar Hukum Tata Negara Respons Wacana PKS Soal Pemakzulan Jokowi

Demokrat dan Pakar Hukum Tata Negara Respons Wacana PKS Soal Pemakzulan Jokowi

By Joni Sitohang
5 November 2023
351
0
Demokrat dan Pakar Hukum Tata Negara Respons Wacana PKS Soal Pemakzulan Jokowi

TIKTAK.ID – Politikus Partai Demokrat, Herman Khaeron menilai usulan pemakzulan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang diwacanakan oleh Partai Keadilan Sejahtera, ketika Presiden terbukti menyalahgunakan lembaga negara untuk memenangkan salah satu pasangan dalam pemilihan presiden 2024, merupakan bagian yang harus dihargai sebagai pendapat dan dinamika politik. Dia menyebut pernyataan PKS hanya opini yang dibangun karena tidak ada proposal atas upaya pemakzulan.

“Proposalnya mana? Seperti apa?” tanya Herman, di kompleks parlemen, pada Kamis (2/10/23), seperti dilansir Tempo.co.

“Kami belum mengetahui seperti apa (pemakzulan tersebut),” imbuhnya.

Baca juga : Menlu Retno Bereaksi Keras Usai dapat Kabar Generator Utama RS Indonesia di Gaza Kehabisan Bahan Bakar

Kemudian saat ditanya apakah Partai Demokrat mendukung atau menolak usulan itu, Herman tidak menjawab. Dia hanya menyatakan bahwa seluruh pihak bisa menjaga kondusifitas dan persatuan bangsa ini.

“Sebaiknya setiap kepemimpinan kita beri kesempatan hingga akhir kepemimpinan,” tutur Herman.

Sebelumnya, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera membuka opsi pemakzulan terhadap Jokowi, bila dugaan cawe-cawe atau campur tangan dalam Pilpres 2024 terbukti.

Baca juga : PMI Kirim Bantuan Medis ke Gaza Senilai 2,9 Miliar

“Kalau jadi dan faktanya sudah verified, maka pemakzulan bisa menjadi salah satu opsi,” jelas Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (31/10/23).

Sementara itu, Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti menganggap ide pemakzulan terhadap Presiden Jokowi adalah upaya bagus.

“Peluang pemakzulan sangat layak untuk dilanjutkan,” ungkap Bivitri, pada Kamis (2/11/23).

“Dengan pengawasan yang sangat serius,” imbuh pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera tersebut.

Baca juga : Jokowi: Bantuan Kemanusiaan Kloter 1 Berangkat Pekan ini ke Gaza

Bivitri menjelaskan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat bisa segera memakai hak angket dan interpelasi. Dia mengatakan hak itu dimiliki oleh DPR guna meminta keterangan kepada Pemerintah terkait kebijakan Pemerintah yang penting dan strategis, serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Meski begitu, Bivitri menilai dalam proses pemakzulan itu terdapat proses yang diatur dalam UU, khususnya bukti yang konkret dan dinyatakan secara terbuka oleh Jokowi sebagai alasan pemakzulan.

Bivitri memaparkan bahwa dalam peluang ini DPR dapat memakai alasan salah satunya seperti pernyataan Presiden Jokowi yang menggunakan lembaga negara, seperti Badan Intelijen Negara, untuk memantau partai-partai politik seperti yang Jokowi sempat katakan pada September lalu.

TagsDemokratJokowiPKS

Related articles More from author

  • Ikuti Aturan Baru Jokowi, Pesangon Buruh Lebih Kecil dari Sebelumnya, Berikut Rinciannya
    Nasional

    Ikuti Aturan Baru Jokowi, Pesangon Buruh Lebih Kecil dari Sebelumnya, Berikut Rinciannya

    24 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Prihatin Nasib 51 Pegawai KPK, PGI Bakal Surati Jokowi
    Nasional

    Prihatin Nasib 51 Pegawai KPK, PGI Bakal Surati Jokowi

    31 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Jokowi Perintahkan Sri Mulyani Geser Anggaran Rp32,2 T untuk Tangani Covid
    Nasional

    Jokowi Perintahkan Sri Mulyani Geser Anggaran Rp32,2 T untuk Tangani Covid

    6 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Abdillah Toha ke Jokowi: Bapak Dikelilingi Staf Tidak Kompeten, Politisi Korup, Oligarki Rakus dan Buzzer Penjerumus
    Nasional

    Abdillah Toha ke Jokowi: Bapak Dikelilingi Staf Tidak Kompeten, Politisi Korup, Oligarki Rakus dan Buzzer Penjerumus

    10 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Ajak Warga Saling Dukung Lawan Covid-19, Anies Singgung Beratnya Beban Jokowi
    Nasional

    Ajak Warga Saling Dukung Lawan Covid-19, Anies Singgung Beratnya Beban Jokowi

    6 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi
    Nasional

    Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Cara Hilangkan Bekas Luka dengan Bahan Alami
    Tips & Tutorial

    Cara Hilangkan Bekas Luka dengan Bahan Alami

  • Anggap PPKM Darurat 'Bunuh Rakyat', Mahasiswa Pattimura Ambon Tuntut Jokowi Mundur
    Nasional

    Anggap PPKM Darurat ‘Bunuh Rakyat’, Mahasiswa Pattimura Ambon Tuntut Jokowi Mundur

  • Nasional

    Isi Chat WA Grup Para Menteri ‘Bocor’ dan Ditampilkan di Mata Najwa: Prabowo Left Grup Gara-Gara Erick Thohir

  • Redmi Note 9 Bakal Segera Hadir, Berikut Sedikit Bocoran Spesifikasinya
    Teknologi

    Redmi Note 9 Bakal Segera Hadir, Berikut Sedikit Bocoran Spesifikasinya

  • TIKTAK.ID - Jangan Anggap Sepele, Malas Mandi Bisa Bikin 'Mandul'
    Tips & Tutorial

    Jangan Anggap Sepele, Malas Mandi Bisa Bikin ‘Mandul’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.