
TIKTAK.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir angkat bicara mengenai dampak hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran terhadap Indonesia. Akibat dua Negara yang tengah bersitegang itu, berpotensi adanya fluktuasi atau guncangan harga minyak.
Perhatian Erick Thohir pun tertuju pada pergerakan harga minyak dunia, dan sudah bersiap mengantisipasi adanya fluktuasi. Ia mengaku sudah mendapatkan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait hal itu.
“Ya memang itu yang diminta oleh Pak Jokowi, kita harus antisipasi,” kata Erick Thohir di Tangerang, dilansir CNBCIndonesia.com, Minggu (5/1/20).
Sebab, menurut Erick Thohir, ekonomi dunia adalah sesuatu yang fluktuatif dan tidak bisa diprediksi. Ia menyatakan, kondisi panas antara Amerika, Iran, dan Timur Tengah pasti juga akan berdampak kepada Indonesia, terutama di harga minyak.
Baca juga: Natuna, Ujian Bagi Soliditas Kabinet Baru Jokowi
Untuk itu, Erick Thohir mengklaim sudah menyiapkan antisipasi. Bahkan salah satu antisipasi tersebut telah disiapkan sejak beberapa bulan lalu, yaitu dengan menerapkan B30. Ia mengatakan dengan adanya B30, ketergantungan kepada impor minyak bisa lebih ditekan.
Halaman selanjutnya…
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan










