TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat Wanti-wanti Potensi Kudeta Jika Perpanjangan Jabatan Presiden Tak Muncul dari Rakyat

Pengamat Wanti-wanti Potensi Kudeta Jika Perpanjangan Jabatan Presiden Tak Muncul dari Rakyat

By Joni Sitohang
12 Februari 2023
383
0
Pengamat: Langkah AHY Bersurat ke Jokowi, Bisa Redam Kudeta tapi Bukan Jaminan Rongrongan Berakhir

TIKTAK.ID – Belakangan ini perpanjangan masa jabatan presiden atau penundaan pemilihan umum (Pemilu) menjadi isu yang kembali muncul menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Direktur Eksekutif Indobarometer, Muhammad Qodari mengatakan bahwa potensi kudeta jika perpanjangan masa jabatan presiden tidak muncul dari rakyat, melainkan dari elite politik.

“Konsepnya, jika ingin memerintah lagi, maka harus diperpanjang. Sama seperti SIM card yang sudah habis ya harus diperpanjang, dan cara memperpanjangnya yaitu hanya satu, dengan cara Pemilu. Sebab, yang dapat memperpanjang itu hanya rakyat, bukan elite,” ujar Qodari saat menjadi tamu podcast “Klimaks Republika belum lama ini, seperti dilansir Republika.co.id.

Qodari menilai rakyat memiliki peran besar dalam kiprah politik perjalanan Joko Widodo (Jokowi) hingga menjadi seorang presiden. Untuk itu, dia menyebut mandat perpanjangan masa jabatan tersebut berada di tangan rakyat.

Baca juga : Bandingkan Sistem Pileg Proporsional Terbuka dan Tertutup, PKB: Sama-sama Punya Celah Politik Uang

“Jokowi merupakan presiden rakyat, dan rakyat juga yang membuat Jokowi jadi presiden berani dan gagah berhadapan dengan elite-elite politik. Nanti kalau dia tidak didukung dan bersama rakyat lagi di belakangnya, Jokowi pasti bakal lemah berhadapan dengan Senayan,” tutur Qodari.

Menurut Qodari, akan terjadi kudeta bila mandat perpanjangan jabatan presiden bukan lagi ada pada rakyat. Dia mengatakan Jokowi justru akan menjadi presiden yang sangat lemah di hadapan rakyat.

“Karena mandatnya tidak datang dari rakyat, maka menurut saya pak Jokowi berpotensi dikudeta. Hal itu karena dia tidak punya legitimasi dan akan rawan ditolak, apalagi semisal argumentasinya tidak cukup kuat secara hukum, sehingga dianggap presiden yang tidak punya legitimasi. Hal itu rawan sekali menghadapi kudeta,” terang Qodari.

Baca juga : Paspamres Beri Bantahan Usai Pria Ngaku Dianiaya Saat Ingin Ketemu Jokowi

“Jadi konsep perpanjangan masa jabatan presiden dengan penundaan Pemilu menurut saya memiliki risiko sangat besar,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD sempat mengeklaim isu penundaan Pemilu 2024 tidak bersumber dari internal Pemerintah. Meski begitu, dia mengaku tak mempersoalkan usulan tersebut karena hal itu merupakan hak menyatakan pendapat.

Mahfud menyatakan aspirasi seseorang untuk menunda penyelenggaraan Pemilu atau memperpanjang masa jabatan presiden tidak dapat dihalangi. Pasalnya, kata Mahfud, aspirasi adalah hal yang tidak melanggar hukum.

TagsKudetaMasa Jabatan PresidenPemilu 2024

Related articles More from author

  • Majelis Syura Umumkan Kriteria Capres dan Cawapres yang Bakal Diusung PKS
    Nasional

    Majelis Syura Umumkan Kriteria Capres dan Cawapres yang Bakal Diusung PKS

    17 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Dijagokan Maju Cawapres, Ridwan Kamil Tegaskan Manut Partai
    Nasional

    Dijagokan Maju Cawapres, Ridwan Kamil Tegaskan Manut Partai

    12 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Usai Nyoblos, Jokowi Ngaku Belum Nonton Film ‘Dirty Vote’
    Nasional

    Usai Nyoblos, Jokowi Ngaku Belum Nonton Film ‘Dirty Vote’

    19 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Ungkap Kenapa Golkar Panen Kunjungan para Bos Parpol
    Nasional

    Pengamat Ungkap Kenapa Golkar Panen Kunjungan para Bos Parpol

    12 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Quick Count PRC: PKS Unggul di DKI, Kalahkan Gerindra dan PDIP
    Nasional

    Quick Count PRC: PKS Unggul di DKI, Kalahkan Gerindra dan PDIP

    19 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • NasDem Klaim Khofifah Tak Berani Jadi Cawapres Anies di 2024
    Nasional

    NasDem Klaim Khofifah Tak Berani Jadi Cawapres Anies di 2024

    24 Juli 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • China Klaim Perairan Natuna, Menhan Prabowo: Kita Santai Saja
    Nasional

    China Klaim Perairan Natuna, Menhan Prabowo: Kita Santai Saja

  • Mourinho Kecam Keputusan CAS Loloskan Man City dari Jerat Sanksi
    Olahraga

    Mourinho Kecam Keputusan CAS Loloskan Man City dari Jerat Sanksi

  • PPKM Darurat Diperpanjang 5 Hari, Begini Kata Epidemiolog UI
    Nasional

    PPKM Darurat Diperpanjang 5 Hari, Begini Kata Epidemiolog UI

  • Pasangan Hyun Bin-Son Ye Jin ‘Crash Landing on You’ Menang Baeksang Arts Award 2020
    Selebriti

    Pasangan Hyun Bin-Son Ye Jin ‘Crash Landing on You’ Menang Baeksang Arts Award 2020

  • Begini Penjelasan Istana Soal Jokowi dan Menteri yang Tampak Tak Pakai Masker Saat Rapat
    Nasional

    Begini Penjelasan Istana Soal Jokowi dan Menteri yang Tampak Tak Pakai Masker Saat Rapat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.