TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Waspadai Dua Penyebab Utama Anak Kurang Gizi

Waspadai Dua Penyebab Utama Anak Kurang Gizi

By Hendra Setiawan
7 Februari 2023
513
0
Waspadai Dua Penyebab Utama Anak Kurang Gizi

TIKTAK.ID – Kurang gizi adalah musuh utama bagi tumbuh kembang anak yang optimal. Pasalnya, banyak hal akan dialami anak bila mengalami kekurangan gizi terus-menerus, mulai dari kenaikan berat badan yang tidak memadai, hingga stunting.

Prof. Dr. Damayanti Rusli Sjarif, Sp.A(K) mengatakan bahwa terdapat dua hal yang menyebabkan anak kurang gizi. Dia menjelaskan, pertama, asupan makanan yang tidak memadai.

“Hal ini dapat terjadi karena kemiskinan, penelantaran, atau ketidaktahuan,” ujar Damayanti dalam siaran pers, seperti dilansir Kompas.com.

Damayanti melanjutkan bahwa penyebab kedua yakni anak yang sering sakit atau infeksi berulang sehingga punya gangguan makan, atau pun anak memiliki masalah lahir dengan berat badan rendah, prematur, serta kelainan metabolisme bawaan, yang harus ditangani dengan pemberian nutrisi khusus.

Dia menilai bila kebutuhan kalori dan gizi anak tidak tercukupi, maka berat badannya pun tidak memadai, yang dikenal dengan istilah weight faltering.

“Contohnya pada bayi berusia 0-3 bulan yang mengalami kenaikan berat badan kurang dari 750 gram per bulan. Jika tidak segera melakukan intervensi, lama kelamaan berat badannya akan berkurang. Akibatnya, daya tahan tubuh rendah, mudah sakit, dan akhirnya mengalami gizi buruk,” terang Damayanti.

Damayanti menyatakan gizi buruk juga berpengaruh pada pembentukan hormon pertumbuhan, sehingga penambahan tinggi badan terhambat. Menurutnya, bila tidak diatasi, maka anak akan sampai pada titik yang disebut dengan stunting.

“Untuk mengetahui anak stunting atau tidak, dokter anak yang memiliki kompetensi keilmuan yang menentukan. Hal ini perlu dikenali sejak awal, supaya bisa ditentukan tindakan tepat yang diperlukan anak,” jelasnya.

Tak hanya kurang gizi, Damayanti memaparkan bahwa ada penyebab lain anak berperawakan pendek. Mulai dari karena berasal dari keluarga yang berperawakan pendek, late bloomer atau pubertas terlambat, hingga karena kelainan genetika, yang tentu memerlukan penanganan berbeda dari stunting.

Damayanti menyebut tinggi badan yang kurang sebenarnya bukan masalah utama yang harus ditakutkan saat anak stunting, melainkan pertumbuhan otaknya yang terhambat, yang menyebabkan kecerdasannya menurun.

“Anak yang mengalami weight faltering pada usia kurang dari 2 bulan, berpotensi mengalami penurunan IQ sekitar 3-4 poin. Jika tidak diatasi, maka dampaknya akan lebih buruk,” ucap Damayanti.

Damayanti menerangkan bahwa untuk mencegah stunting, asupan yang bergizi, khususnya protein hewani sangat penting. Sebab, kelengkapan, kecukupan, dan daya serap asam amino esensial pada protein hewani lebih tinggi ketimbang protein nabati.

Kemudian strategi pencegahan stunting bisa dimulai dengan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, serta pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) paling lambat di usia 6 bulan sambil diteruskan pemberian ASI.

Pemberian MPASI sendiri harus dilakukan tepat waktu, kandungan nutrisinya cukup dan seimbang, termasuk mengandung protein hewani.

TagsAnak Kurang GiziKesehatan AnakTips Kesehatan

Related articles More from author

  • Tips Sehat Selama Puasa untuk Penderita Diabetes
    Tips & Tutorial

    Tips Sehat Selama Puasa untuk Penderita Diabetes

    3 April 2022
    By Hendra Setiawan
  • Sulit Tidur? Coba Konsumsi 9 Asupan Sarat Nutrisi Berikut
    Tips & Tutorial

    Sulit Tidur? Coba Konsumsi 9 Asupan Sarat Nutrisi Berikut

    19 Maret 2021
    By Hendra Setiawan
  • Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Sehat Dikonsumsi?
    Tips & Tutorial

    Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Sehat Dikonsumsi?

    25 September 2020
    By Hendra Setiawan
  • Kenali Penyebab Kulit Kering yang Sering Tak Disadari
    Tips & Tutorial

    Kenali Penyebab Kulit Kering yang Sering Tak Disadari

    3 November 2022
    By Hendra Setiawan
  • Depresi Dapat Sebabkan Kekurangan Vitamin D
    Tips & Tutorial

    Depresi Dapat Sebabkan Kekurangan Vitamin D

    20 Juli 2022
    By Hendra Setiawan
  • Bahaya Konsumsi Garam Berlebihan Bagi Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Bahaya Konsumsi Garam Berlebihan Bagi Kesehatan

    12 Januari 2021
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ganjar Siap Bantu 15 Ribu Rumah Tak Layak Huni di 2023
    Nasional

    Ganjar Siap Bantu 15 Ribu Rumah Tak Layak Huni di 2023

  • Ketahui Risiko Hamil di Atas 35 Tahun dan Cara Mencegahnya
    Tips & Tutorial

    Ketahui Risiko Hamil di Atas 35 Tahun dan Cara Mencegahnya

  • Fadjroel Rachman: Presiden Jokowi Akan Copot Menteri yang Kerjanya Lamban
    Nasional

    Fadjroel Tegaskan Jokowi Tolak Presiden 3 Periode: Jangan Buat Kegaduhan Baru!

  • Mantan Presiden Brasil Lula Bakal Dukung Siapa pun Lawan Bolsonaro di Pilpres 2022
    Internasional

    Mantan Presiden Brasil Lula Bakal Dukung Siapa pun Lawan Bolsonaro di Pilpres 2022

  • Manuver SBY Kembali Daftarkan Merek Partai Demokrat Bikin Sewot Kubu KLB, AHY Ajak Moeldoko 'Ngopi-ngopi'
    Nasional

    Manuver SBY Kembali Daftarkan Merek Partai Demokrat Bikin Sewot Kubu KLB, AHY Ajak Moeldoko ‘Ngopi-ngopi’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.