TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ketua Baitul Muslimin Indonesia: Wali Kota Bandung Suburkan Intoleransi

Ketua Baitul Muslimin Indonesia: Wali Kota Bandung Suburkan Intoleransi

By Joni Sitohang
1 September 2022
384
0
Ketua Baitul Muslimin Indonesia: Wali Kota Bandung Suburkan Intoleransi

TIKTAK.ID – Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Yayan Sopyani Al Hadi mengaku menyayangkan kehadiran Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam peresmian Gedung Dakwah Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 28 Agustus 2022 lalu. Yana juga memberikan sambutan saat peresmian gedung tersebut.

“Kang Yana dapat dianggap menyuburkan intoleransi,” ujar Yayan dalam keterangannya, pada Rabu (31/8/22), seperti dilansir Republika.co.id.

Kemudian Yayan menyatakan hak berkumpul dan berserikat sudah diatur di dalam Pasal 28 E ayat (3), bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Akan tetapi, dia menyebut hak berkumpul, berapat, dan berserikat dimaksudkan adalah tujuan damai sebagaimana Pasal 24 ayat (1) UU No. 39 Tahun 1999. Dia menjelaskan, hak itu juga tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 seperti yang jelas tertuang dalam UU Ormas.

Baca juga : Prabowo Bakal Ketemu Puan di Hambalang, PKB Ingin PDIP Masuk Gerbong Koalisi

“Garis besar hak berkumpul itu tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan tujuan damai. Tidak boleh kalau kita berkumpul atau berserikat untuk tujuan destruktif,” terang Yayan.

Yayan pun berpendapat penggunaan kata “anti” pada entitas yang keberadaannya dijamin UU dan Pancasila sangat destruktif. Dia menilai penggunaan kata tersebut akan memicu perpecahan di tempat lain.

“Ini bahaya, bagaimana jika di semua daerah membuat gerakan anti-antian? Misalnya anti wahabi, anti salafi atau anti tarekat ini atau tarekat itu. Beda misalnya dengan nama yang sangat konstruktif seperti Persatuan Islam, Persatuan Umat Islam atau Persaudaran Islam, itu kan sangat bagus dan konstruktif,” tegas Yayan dalam siaran persnya.

Baca juga : Sikapi Fitnah Berbau Politis, Pengamat Sarankan Erick Thohir Lakukan ini

Yayan melanjutkan, berbeda bila gerakan anti itu ditujukan untuk tindakan yang memang bertentangan dengan Pancasila, destruktif dan common sense, contohnya anti terorisme dan anti-kekerasan. Sebab, kata Yayan, manusia yang memiliki akal sehat tentu anti terhadap dua hal ini.

Selain itu, Yayan menyatakan Indonesia sebagaimana dicetuskan para pendiri bangsa adalah negara untuk semua golongan, suku, dan ras. Dia menegaskan, negara ini bukan hanya milik agama atau golongan tertentu. Tentu saja selama golongan tersebut tak bertentangan dengan Pancasila dan demokrasi.

TagsAnnasBaitul Muslimin IndonesiaIntoleranIntoleransiSyiahWali Kota BandungYana Mulyana

Related articles More from author

  • Selain Anggap Syirik Hingga Bubarkan Atraksi Jaran Kepang, Laskar FUI Ludahi Warga dan Terlibat Baku Hantam
    Nasional

    Selain Anggap Syirik Hingga Bubarkan Atraksi Jaran Kepang, Laskar FUI Ludahi Warga dan Terlibat Baku Hantam

    9 April 2021
    By Johan Arif
  • PP Bamusi Sayap PDIP Sebut Fatwa 'Sesat' MUI Picu Kekerasan
    Nasional

    PP Bamusi Sayap PDIP Sebut Fatwa ‘Sesat’ MUI Picu Kekerasan

    8 September 2021
    By Joni Sitohang
  • MUI Jabar Kritik Wali Kota Bandung Usai Peresmian Gedung ANNAS Ramai Kecaman
    Nasional

    MUI Jabar Kritik Wali Kota Bandung Usai Peresmian Gedung ANNAS Ramai Kecaman

    1 September 2022
    By Joni Sitohang
  • Mahfud MD Ungkap Ujaran Kebencian Turun Semenjak Prabowo Bergabung
    Nasional

    Mahfud MD Klaim Ujaran Kebencian Menurun Drastis Usai Prabowo Gabung Jokowi

    28 Desember 2019
    By Adam Humain
  • Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo
    Nasional

    Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo

    10 Agustus 2020
    By Johan Arif
  • Densus 88 Temukan Buku Propaganda Anti Syiah di Kediaman Terduga Teroris Sidoarjo
    Nasional

    Densus 88 Temukan Buku Propaganda Anti Syiah di Kediaman Terduga Teroris Sidoarjo

    28 April 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Qatar Peringatkan Barat Tak Eksploitasi Kekayaan Negara-negara Teluk
    Internasional

    Qatar Peringatkan Barat Tak Eksploitasi Kekayaan Negara-negara Teluk

  • Sudah Jelas Ketangkap Basah, AS Masih Bantah Kirim Mata-Mata ke Venezuela
    Internasional

    Sudah Jelas Ketangkap Basah, AS Masih Bantah Kirim Mata-Mata ke Venezuela

  • Bisa Dijadikan 'Pointer', Stylus S Pen Galaxy Note 20 Permudah Presentasi
    Teknologi

    Bisa Dijadikan ‘Pointer’, Stylus S Pen Galaxy Note 20 Permudah Presentasi

  • Cerita Sudirman, Cacat Akibat Bom di Kedubes Australia Hingga Bertemu Pentolan Teroris JI
    Nasional

    Cerita Sudirman, Cacat Akibat Bom di Kedubes Australia Hingga Bertemu Pentolan Teroris JI

  • Ji Chang Wook Kembali Perankan Drama Aksi Kriminal ‘The Worst of Evil’
    Selebriti

    Ji Chang Wook Kembali Perankan Drama Aksi Kriminal ‘The Worst of Evil’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.