TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Setara Institute Desak Mendagri Tangani Sikap Intoleran Wali Kota Bandung Usai Resmikan Gedung ANNAS

Setara Institute Desak Mendagri Tangani Sikap Intoleran Wali Kota Bandung Usai Resmikan Gedung ANNAS

By Joni Sitohang
31 Agustus 2022
392
0
Setara Institute Desak Mendagri Tangani Sikap Intoleran Wali Kota Bandung Usai Resmikan Gedung ANNAS

TIKTAK.ID – Organisasi Setara Institute diketahui mengecam keras kehadiran Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dalam peresmian Gedung Dakwah Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) di Jalan R.A.A. Martanegara No.30 Turangga Kota Bandung, pada Minggu (28/8/22).

Menurut Setara, kehadiran Yana dan aparatnya dalam acara itu adalah keberpihakan nyata terhadap ormas yang kerap menjadi pelaku pelanggaran kebebasan beragama atau berkeyakinan pada kategori aktor non-negara.

“Kemudian pernyataan Wali Kota dalam sambutannya, yang membingkai kelompok-kelompok yang menjadi objek gerakan ANNAS seakan ‘tidak diakui negara’, merupakan pernyataan dan sikap intoleran,” demikian keterangan tertulis Setara Institute pada Senin (29/8/22), seperti dilansir Tempo.co.

Baca juga : Nama Prabowo Tak Muncul di 9 Capres Hasil Rakernas PAN, Begini Reaksi Gerindra

Sebelumnya, dalam sambutannya, Yana mengklaim Pemerintah Kota Bandung mengapresiasi dibangunnya gedung dakwah ANNAS. Yana pun mengaku memberikan dukungan kepada ANNAS, sehingga gedung dakwah tersebut bisa semakin memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga masyarakat Kota Bandung dalam menjalankan aktivitas keagamaan sesuai agama yang diakui oleh negara.

Lebih lanjut, Setara Institute menilai kehadiran dan apresiasi Yana itu telah mencederai rasa keadilan korban intoleransi, khususnya Komunitas Syiah, yang secara berulang menjadi korban intoleransi dan pelanggaran atas kebebasan beragama/berkeyakinan oleh ANNAS.

Bahkan Setara Institute menegaskan, Yana sudah memorak-porandakan agenda-agenda inklusi sosial dan penguatan kohesi sosial yang dengan kerja keras diupayakan jaringan masyarakat sipil dan komunitas lintas agama di Bandung.

Baca juga : Yana Mulyana Resmikan Gedung ANNAS, Kemenag: Wali Kota Bukan pada Tempatnya Dukung Sikap Intoleransi

Oleh sebab itu, Setara Institute mendesak Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar memberikan teguran kepada Yana dan aparat pemerintahan lain yang hadir dalam acara tersebut.

Setara Institute menilai aparatur negara, termasuk DPRD, aparat TNI dan kepolisian setempat, serta perangkat kecamatan, harus dapat bersikap netral dan patuh pada UUD Negara Republik Indonesia.

Hal itu tertuang dalam Pasal 28E, Pasal 28I, dan Pasal 29 (2), yakni memberikan jaminan kesetaraan kepada tiap-tiap orang untuk memeluk agama dan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

Baca juga : Pengamat Prediksi PAN Bakal Prioritaskan Duet Ganjar-Erick Jelang Pilpres 2024

“Begitu pula dengan Panglima TNI dan Kapolri, harus memberikan peringatan dan teguran keras kepada jajarannya yang mendukung kegiatan organisasi intoleran,” terang Setara.

Setara Institute juga meminta Pemerintah Pusat agar meninjau ulang penamaan organisasi ANNAS yang mengandung frasa “Anti Syiah”, dengan tetap menghormati hak berkumpul dan berorganisasi sesuai jaminan HAM dan hak konstitusional warga.

TagsAnnasIntoleranMendagriWali Kota BandungYana Mulyana

Related articles More from author

  • Jokowi Kantongi Nama Kepala Daerah yang Acuh Tangani Corona, Minta Menkeu dan Mendagri Lakukan ini Terhadap Mereka
    Nasional

    Jokowi Kantongi Nama Kepala Daerah yang Acuh Tangani Corona, Minta Menkeu dan Mendagri Lakukan ini Terhadap Mereka

    17 April 2020
    By Johan Arif
  • Politikus PDIP Sebut PKS Biang Kerok Berkembangnya Intoleransi di Sumbar
    Nasional

    Politikus PDIP Sebut PKS Biang Kerok Berkembangnya Intoleransi di Sumbar

    8 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Tito Bakal Lantik Pengganti Anies Baswedan Oktober Mendatang
    Nasional

    Tito Bakal Lantik Pengganti Anies Baswedan Oktober Mendatang

    13 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • PKS Desak Mendagri Pantau Pejabat Gugus Tugas yang Ikut Pilkada, Kenapa?
    Nasional

    PKS Desak Mendagri Pantau Pejabat Gugus Tugas yang Ikut Pilkada, Kenapa?

    25 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo
    Nasional

    Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo

    10 Agustus 2020
    By Johan Arif
  • Soal Omnibus Law Anies Pilih Bungkam
    Nasional

    Aturan Baru Omnibus Law Bolehkan Mendagri Pecat Gubernur yang ‘Gak Nurut’ ke Presiden, Anies Baswedan Ogah Komentar

    21 Januari 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ajak Warga Saling Dukung Lawan Covid-19, Anies Singgung Beratnya Beban Jokowi
    Nasional

    Corona Jakarta Meningkat, Jokowi-Anies Rapat Khusus Bahas Penanganan Covid DKI

  • Menakar Peluang Politisi Tua di Pilpres 2024, Antara Mega, JK dan Prabowo
    Nasional

    Menakar Peluang Politisi Tua di Pilpres 2024, Antara Mega, JK dan Prabowo

  • Oscar Ungkap Penyebab Mohamed Salah dan De Bruyne Gagal Bersinar di Chelsea
    Olahraga

    Oscar Ungkap Penyebab Mohamed Salah dan De Bruyne Gagal Bersinar di Chelsea

  • Hasto Tegaskan Jokowi Tak Diundang di HUT PDIP, Kenapa?
    Nasional

    Hasto Tegaskan Jokowi Tak Diundang di HUT PDIP, Kenapa?

  • TIKTAK.ID - Jokowi Singgung Tips Atasi Banjir DKI, Sindir Anies?
    Nasional

    Warga DKI Korban Banjir Yang Menggugat Anies Bertambah Jadi 651 Orang, Ini Kata Pemprov

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.