TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ketua DPD Klaim Penghapusan Ambang Batas Presiden Bisa Kembalikan Kedaulatan Rakyat

Ketua DPD Klaim Penghapusan Ambang Batas Presiden Bisa Kembalikan Kedaulatan Rakyat

By Joni Sitohang
28 Juni 2022
429
0
Ketua DPD Klaim Penghapusan Ambang Batas Presiden Bisa Kembalikan Kedaulatan Rakyat

TIKTAK.ID – Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengklaim bahwa gugatan pihaknya ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen merupakan bagian dari perjuangan rakyat melawan oligarki. Dia menjelaskan, tanpa ambang batas tersebut, maka rakyat akan memiliki banyak pilihan calon pemimpin nasional.

“Bila Allah memberikan amanah kepada saya, saya siap menerima untuk mempercepat mengembalikan kedaulatan rakyat,” ungkap LaNyalla, seperti dilansir Republika.co.id.

Kemudian LaNyalla mendesak MK agar jernih dan tegas dalam menjaga konstitusi. LaNyalla mengatakan hal itu berkaitan dengan judicial review pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang mengatur khusus mengenai ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

Baca juga : Surya Paloh Ngaku Belum Izin PDIP Soal Masuknya Ganjar di Bursa Capres Nasdem

“MK tidak boleh membiarkan negara ini dikuasai oleh oligarki ekonomi dan oligarki politik yang membuat aturan seenaknya, tanpa ada sandaran hukum berdasarkan konstitusi kita,” tutur LaNyalla.

Lantas LaNyalla mempertanyakan jadwal putusan atas gugatan yang dilayangkan oleh DPD. LaNyalla pun mengajak masyarakat agar ikut mengawasi kinerja MK dalam memutus kasus judicial review presidential threshold ini.

“Silakan rakyat ikut mengawasi. Silakan tanyakan kepada MK kapan keputusan yang berkaitan erat dengan kedaulatan rakyat itu bakal diputuskan. Mari kita tanyakan kepada MK, silakan rakyat tanyakan kepada MK,” kata LaNyalla.

Baca juga : Di Hadapan Perempuan NU, Cak Imin Janjikan Rp 100 Triliun untuk Kemajuan Perempuan Jika Jadi Presiden

Sebelumnya, LaNyalla sempat mengatakan lebih baik MK dibubarkan saja jika menolak gugatan presidential threshold.

Dukungan pada LaNyalla, salah satunya berasal dari Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma. Dia menilai alasan pembubaran MK sebagaimana yang dinyatakan LaNyalla itu sangat logis.

“DPD merupakan lembaga tinggi negara yang berisi para senator yang mewakili seluruh wilayah Indonesia. Bila gugatan lembaga setingkat DPD saja tidak digubris MK, apalagi gugatan dari rakyat biasa?” tegas Lieus, mengutip Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/6/22).

Baca juga : Total Utang RI Menurun Dibandingkan Sebelumnya, Jokowi Bayar Pakai Apa?

“Lalu untuk apa ada MK? Baguslah jika dibubarkan saja,” imbuhnya.

Lieus mengaku sepakat dengan cara pandang LaNyalla, kalau Indonesia telah tersandera oleh kepentingan oligarki, baik itu secara ekonomi maupun politik.

“Persoalan bangsa saat ini bukanlah mengenai Pemerintah atau Presiden. Namun lebih karena adanya kelompok yang menyandera kekuasaan untuk berpihak dan memihak kepentingan mereka, yakni oligarki ekonomi dan oligarki politik,” jelasnya.

TagsAA La Nyalla Mahmud MattalittiDPD

Related articles More from author

  • Soal Serangan ke Masjid Al-Aqsa, Ketua DPD Minta Pemerintah Tekan PBB Beri Sanksi Israel
    Nasional

    Soal Serangan ke Masjid Al-Aqsa, Ketua DPD Minta Pemerintah Tekan PBB Beri Sanksi Israel

    18 April 2022
    By Joni Sitohang
  • DPD RI Tegaskan Satu Suara Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden
    Nasional

    DPD RI Tegaskan Satu Suara Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

    22 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Sebut Klaim Big Data Luhut Bohong, La Nyalla: Publik Jangan Takut
    Nasional

    Sebut Klaim Big Data Luhut Bohong, La Nyalla: Publik Jangan Takut

    16 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Sebut Penanganan Pandemi Buruk, DPD RI Desak Jokowi Segera Rombak Kabinet
    Nasional

    Sebut Penanganan Pandemi Buruk, DPD RI Desak Jokowi Segera Rombak Kabinet

    29 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Ngebet Jadi Presiden, La Nyalla Minta Jokowi Hapus Presidential Threshold
    Nasional

    Ngebet Jadi Presiden, La Nyalla Minta Jokowi Hapus Presidential Threshold

    28 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Hasil Rapimnas Bersama 34 DPD Putuskan Prabowo Subianto Kembali Pimpin Gerindra Hingga 2025
    Nasional

    Hasil Rapimnas Bersama 34 DPD Putuskan Prabowo Subianto Kembali Pimpin Gerindra Hingga 2025

    6 Juni 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sebut Sandiaga Presiden 2024, Jokowi Sengaja Jegal Anies?
    Nasional

    Sebut Sandiaga Presiden 2024, Jokowi Sengaja Jegal Anies?

  • Jokowi Tweet Soal Charlie Chaplin, Sindir Jusuf Kalla?
    Nasional

    Jokowi Tweet Soal Charlie Chaplin, Sindir Jusuf Kalla?

  • Pilkada Medan, Pamor Jokowi Lebih Moncer Dibanding Abdul Somad
    Nasional

    Pilkada Medan, Pamor Jokowi Lebih Moncer Dibanding Abdul Somad

  • Prabowo Bertemu Ketum Parpol Koalisi di Istana, Apa Saja yang Dibahas?
    Nasional

    Prabowo Bertemu Ketum Parpol Koalisi di Istana, Apa Saja yang Dibahas?

  • Ingin Ganti Joachim Loew, Timnas Jerman Bidik Jurgen Klopp
    Olahraga

    Ingin Ganti Joachim Loew, Timnas Jerman Bidik Jurgen Klopp

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.