TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Rusia Klaim Sejumlah Negara Setuju Bayar Gas dengan Rubel

Rusia Klaim Sejumlah Negara Setuju Bayar Gas dengan Rubel

By Bagas F Sinaga
17 April 2022
389
0
Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak

TIKTAK.ID – Wakil Perdana Menteri Rusia, Alexander Novak mengatakan pada Jumat (15/4/22) bahwa sejumlah negara yang mengimpor gas dari Rusia telah setuju untuk beralih pembayaran mereka dalam bentuk Rubel.

“Kami mengharapkan keputusan [untuk beralih ke Rubel] dari importir lain,” tambah Novak, dalam komentar yang diterbitkan di majalah Kementerian, tanpa mengungkapkan negara mana saja yang telah beralih, seperti yang dilansir Russia Today.

Wakil PM mencatat bahwa negara-negara UE kemungkinan tidak akan dapat sepenuhnya menggantikan energi Rusia dalam 5 sampai 10 tahun ke depan. Bahkan, tidak mungkin berbicara tentang jaminan keamanan energi Eropa tanpa sumber daya Rusia, katanya.

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan pada Kamis bahwa beberapa negara Barat gagal membayar tepat waktu pengiriman energi Rusia ke negara mereka. Bulan lalu, Putin menandatangani dekrit yang mengharuskan prosedur pembayaran baru untuk gas Rusia mulai 1 April, untuk pembeli dari negara-negara musuh. Langkah itu menyangkut negara-negara yang telah memberlakukan sanksi terhadap Rusia dan telah membekukan cadangan devisanya.

Rusia telah menginstruksikan pembeli yang beroperasi di negara-negara yang ditetapkan sebagai “tidak ramah” untuk membuka dua rekening di Gazprombank Rusia, satu dalam Euro dan satu dalam Rubel. Pembayaran untuk gas akan masuk ke rekening Euro, setelah itu bank akan menukarnya menjadi Rubel. Gazprom milik negara akan mempertimbangkan pembayaran selesai setelah Rubel tiba.

Menteri Luar Negeri Hongaria, Peter Szijjarto mengatakan minggu ini negaranya siap membayar gas Rusia sesuai dengan skema yang diusulkan. Szijjarto menambahkan bahwa negaranya tidak percaya apa yang diputuskannya itu melanggar rezim sanksi Uni Eropa.

Pada Jumat, Menteri Ekonomi Armenia, Vahan Kerobyan mengatakan kepada outlet media Rusia RBC bahwa Yerevan telah melakukan beberapa pembayaran untuk gas alam Rusia dalam Rubel.

Sebelumnya pada pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa di Brussels, Belgia pada akhir bulan lalu, para pemimpin Uni Eropa menolak permintaan Putin untuk membayar gas alam Rusia dalam bentuk Rubel dan menjanjikan respons yang tegas atas keputusan Presiden Rusia tersebut.

“Uni Eropa akan merespons sehubungan dengan manuver terbaru oleh Rusia ini,” kata Perdana Menteri Irlandia, Michael Martin mengatakan kepada wartawan menjelang pertemuan puncak di Brussels. “Saya tidak akan meremehkan kapasitas Jerman dan UE secara lebih umum dalam masalah itu.”

TagsAlexander NovakImpor gas RusiaRusiasanksi anti-RusiaWakil Perdana Menteri Rusia

Related articles More from author

  • Partai Amien Rais Ikut-ikutan Gugat Ambang Batas Pencalonan Presiden ke MK
    Nasional

    Partai Ummat Ungkit Timnas Rusia dan Yugoslavia, Bandingkan Perlakuan FIFA ke Timnas Israel

    3 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Zakharova: Barat Gunakan Pengusiran Diplomat Rusia sebagai Serangan Politik
    Internasional

    Zakharova: Barat Gunakan Pengusiran Diplomat Rusia sebagai Serangan Politik

    7 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Dukung Seruan Rusia, China Sebut NATO 'Sisa Perang Dingin' yang Tak Seharusnya Ada
    Internasional

    Dukung Seruan Rusia, China Sebut NATO ‘Sisa Perang Dingin’ yang Tak Seharusnya Ada

    10 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Uni Eropa Lancarkan Perang Ekonomi Lawan Rusia
    Internasional

    Uni Eropa Lancarkan Perang Ekonomi Lawan Rusia

    8 Juli 2022
    By William Putra Wijaya
  • Rusia Temukan Sedikitnya 30 Biolaboratorium Milik AS di Ukraina
    Internasional

    Rusia Temukan Sedikitnya 30 Biolaboratorium Milik AS di Ukraina

    16 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Cara Unik Putin Serang Balik Biden
    Internasional

    Cara Unik Putin Serang Balik Biden

    19 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Media Asing Bahas Nasib RI Usai Jokowi Lengser di 2024
    Nasional

    Media Asing Bahas Nasib RI Usai Jokowi Lengser di 2024

  • Misi Jokowi Evakuasi Ahsan/Hendra dkk Berhasil, Ini Selanjutnya
    Nasional

    (Cek Hoaks atau Fakta) Jokowi Perintahkan Tembak di Tempat Dua Intelijen Malaysia

  • Polri Bakal Tambah 2.000 Personel Densus 88 di Seluruh Polda
    Nasional

    Polri Bakal Tambah 2.000 Personel Densus 88 di Seluruh Polda

  • Militer Myanmar Tembak Mati 15 Demonstran Pro-Demokrasi
    Internasional

    Militer Myanmar Tembak Mati 15 Demonstran Pro-Demokrasi

  • Dewan Kolonel Puan Dapat Sanksi dari PDIP
    Nasional

    Dewan Kolonel Puan Dapat Sanksi dari PDIP

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.