TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›‘Madrasah’ Hilang dari RUU Sisdiknas, NU Circle Minta Jokowi Pecat Nadiem Makarim

‘Madrasah’ Hilang dari RUU Sisdiknas, NU Circle Minta Jokowi Pecat Nadiem Makarim

By Joni Sitohang
31 Maret 2022
546
0
'Madrasah' Hilang dari RUU Sisdiknas, NU Circle Minta Jokowi Pecat Nadiem Makarim

TIKTAK.ID – Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pembangunan SDM Jaringan Masyarakat Profesional Santri (NU Circle), Ahmad Rizali, diketahui mengecam hilangnya kata ”madrasah” di dalam draf revisi UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Rizali lantas menuding Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim semakin tampak tidak kompeten mengurus kebijakan pendidikan nasional dan dapat mengancam masa depan SDM unggul Indonesia.

Rizali menjelaskan, dengan menempatkan frasa madrasah hanya di bagian penjelasan, menunjukkan ketiadaan adab dan ketiadaan penanaman sejarah Nadiem Makarim dan tim penyusunnya.

Baca juga : Pengamat Sebut Pengadaan Gorden Anggota DPR Senilai 48 Miliar Tak Masuk Akal

“Selain ahistoris terhadap perjalanan pendidikan nasional, kebijakan yang dikeluarkan Nadiem Makarim juga tak punya keadaban dan melawan pembukaan UUD 1945,” terang Rizali, Rabu (29/3/22), seperti dilansir Sindonews.com.

Kemudian Ketua Pokja Pendidikan di Tim Transisi Jokowi 2014 tersebut mengatakan madrasah adalah transformasi pendidikan rakyat jelata yang digerakkan oleh para tokoh pergerakan umat Islam, seperti Jamiat Kheir, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, di awal abad ke-20.

Oleh sebab itu, dia menilai pengabaian pendidikan Madrasah merupakan ahistoris terhadap sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Baca juga : Soal Pemanggilan Andi Arief, Demokrat Desak KPK Profesional dan Tak Jadi Alat Politik untuk Tekan Oposisi

“Harusnya presiden tidak hanya menegur Nadiem karena serapan belanja barang lokal yang kecil, tapi presiden sudah selayaknya memberhentikannya. Sebab, Nadiem sudah sering membuat kebijakan yang ahistoris dan melanggar UUD 1945, salah satunya yang terlihat kasat mata yakni pembuatan RUU Sisdiknas ini,“ tutur Rizali.

Rizali pun memaparkan sejumlah kesalahan fatal yang dilakukan oleh Nadiem. Dia menyatakan Nadiem telah secara sembrono menghilangkan tokoh KH Hasyim Asyari dalam Kamus Sejarah Indonesia. Pelajaran Pancasila dan Bahasa Indonesia juga pernah hilang dari Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan, dan teranyar, sekolah formal Madrasah hilang dari RUU Sisdiknas.

“RUU Sisdiknas ini termasuk mandat para pendiri bangsa yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Di sana dengan sangat jelas ditegaskan kalau pemerintahan ini harus melaksanakan tugas dan fungsinya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkap Rizali.

Baca juga : NasDem-Demokrat Bertemu, Benarkah Bahas Duet Anies-AHY di 2024?

Rizali melanjutkan, lahirnya RUU Sisdiknas menunjukkan kondisi yang memprihatinkan karena tugas dan fungsi “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa” itu diabaikan serta tidak dipedulikan. Dia pun mengklaim Pemerintah semakin melepaskan diri dari tanggung jawabnya tersebut.

TagsJokowiMendikbudMenteri Pendidikan dan Kebudayaannadiem makarimNURUU Sisdiknas

Related articles More from author

  • Sebut Wacana Jokowi 3 Periode Mulai Padam, Bendum Projo: 2,5 Periode Lebih Masuk Akal
    Nasional

    Sebut Wacana Jokowi 3 Periode Mulai Padam, Bendum Projo: 2,5 Periode Lebih Masuk Akal

    14 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Mendadak AHY Tak Lagi Bawa-bawa Nama Jokowi Soal Kudeta Demokrat
    Nasional

    Mendadak AHY Tak Lagi Bawa-bawa Nama Jokowi Soal Kudeta Demokrat

    19 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Ajak Negara Tetangga Adakan 'ASEAN Travel Corridor', DPR Nilai Upaya Jokowi Brilian
    Nasional

    Ajak Negara Tetangga Adakan ‘ASEAN Travel Corridor’, DPR Nilai Upaya Jokowi Brilian

    27 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Mau Tegur Jokowi Soal Dasar Negara, Siti Elina Nekat Terobos Istana
    Nasional

    Mau Tegur Jokowi Soal Dasar Negara, Siti Elina Nekat Terobos Istana

    28 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Kembali Ungkapkan Kejengkelannya Soal Kinerja Menteri, Kali ini Prabowo, Nadiem dan Kapolri Kena Sentil
    Nasional

    Jokowi Kembali Ungkapkan Kejengkelannya Soal Kinerja Menteri, Kali ini Prabowo, Nadiem dan Kapolri Kena Sentil

    10 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • AHY Serang Jokowi Soal Infrastruktur, Pengamat: Bunuh Diri Politik
    Nasional

    AHY Serang Jokowi Soal Infrastruktur, Pengamat: Bunuh Diri Politik

    26 September 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bungkam Nyinyiran Anak Buah Hendropriyono di PKPI, Demokrat Rilis 12 Fakta Prestasi SBY
    Nasional

    Bungkam Nyinyiran Anak Buah Hendropriyono di PKPI, Demokrat Rilis 12 Fakta Prestasi SBY

  • Misi 'Asta Cita' Prabowo-Gibran Jika Menang Pilpres 2024: Perketat Masuknya Tenaga Kerja Asing
    Nasional

    Misi ‘Asta Cita’ Prabowo-Gibran Jika Menang Pilpres 2024: Perketat Masuknya Tenaga Kerja Asing

  • Komisi VIII DPR Dukung MBG Tetap Berjalan Selama Libur Sekolah
    Nasional

    Komisi VIII DPR Dukung MBG Tetap Berjalan Selama Libur Sekolah

  • Bahaya Tidur Kurang dari Tujuh Jam Bagi Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Bahaya Tidur Kurang dari Tujuh Jam Bagi Kesehatan

  • Pengamat Nilai Kebiasaan Masa Lalu Bisa Bikin Golkar Pindah Haluan Usung Anies Baswedan
    Nasional

    Pengamat Nilai Kebiasaan Masa Lalu Bisa Bikin Golkar Pindah Haluan Usung Anies Baswedan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.