TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Beijing Tuntut Washington Terbuka Soal Jaringan Biolab Milik AS

Beijing Tuntut Washington Terbuka Soal Jaringan Biolab Milik AS

By William Putra Wijaya
15 Maret 2022
274
0
Beijing Tuntut Washington Terbuka Soal Jaringan Biolab Milik AS

TIKTAK.ID – Jubir Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian pada Senin (14/3/22) mengatakan Washington harus membuktikan bahwa jaringan global biolab yang didanai oleh Pentagon tidak melakukan penelitian jahat dengan menjadikan fasilitas tersebut di bawah pengawasan internasional.

“Jika AS ingin membuktikan aktivitas mereka tidak berbahaya, mengapa tidak membuka biolab itu untuk pemeriksaan independen oleh para ahli internasional?” tanyanya retorik, seperti yang dilansir RT.

Ada puluhan biolab yang didanai oleh AS melalui Defense Threat Reduction Agency (DTRA) yang tersebar di seluruh dunia. AS bersikeras bahwa biolabnya bertindak sebagai pos peringatan dini yang mengumpulkan data tentang infeksi yang dapat berpotensi berbahaya di berbagai belahan dunia.

Negara-negara yang skeptis, termasuk China dan Rusia, percaya bahwa laboratorium AS juga dapat digunakan untuk tujuan jahat dengan melakukan studi senjata biologis atas nama AS. Pekerjaan itu diduga dilakukan di tanah asing untuk kerahasiaan ekstra, dan untuk menghindari komitmen internasional Washington menjaga jarak dari jenis penelitian militer ini, klaim para kritikus.

Jaringan biolab milik AS kembali menjadi sorotan bulan ini di tengah serangan militer Rusia terhadap Ukraina. Moskow merilis dokumen yang diduga membuktikan bahwa Washington memerintahkan laboratorium di Ukraina untuk menghancurkan sampel patogen yang sangat berbahaya dan bahan lainnya. Para pejabat AS menawarkan serangkaian penjelasan sebagai tanggapan.

Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik, Victoria Nuland mengonfirmasi di bawah sumpah bahwa Washington memberikan instruksi kepada Kiev untuk menghancurkan bahan-bahan laboratorium, dengan mengatakan bahwa Pemerintahnya khawatir bahwa penelitian itu dapat jatuh ke tangan Rusia.

Namun kemudian para pejabat AS ramai-ramai menyangkal apa yang disampaikan Nuland.

Jubir Departemen Luar Negeri, Ned Price menolak kecurigaan Rusia bahwa AS dan Ukraina melanggar Konvensi Senjata Biologis (BWC), yang melarang senjata biologis. Dia menuduh Rusia melanggar perjanjian itu sendiri dengan menjalankan penelitian perang kuman aktif, tanpa menawarkan bukti apa pun.

Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield mengatakan pada pertemuan Dewan Keamanan PBB yang diadakan oleh Rusia pada Jumat lalu bahwa AS tidak mendukung program senjata biologis di Ukraina atau di tempat lain di dunia.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki mengklaim pada Rabu lalu bahwa Rusia mungkin sedang mempersiapkan serangan senjata biologi atau kimia “bendera palsu” di Ukraina untuk lebih meningkatkan konflik bersenjata.

Zhao Lijian mengatakan bahwa pernyataan dari pejabat AS tentang biolab “bertentangan dan membingungkan”, dan kurangnya kejelasan menyebabkan kekhawatiran bagi Beijing.

AS dengan kejam menentang upaya pada 1990-an untuk membangun mekanisme internasional untuk memverifikasi kepatuhan masing-masing negara dengan BWC, katanya.

Sementara itu, AS “selama beberapa dekade” telah “menunjuk jari di setiap kesempatan, menuduh negara lain gagal memenuhi kewajiban mereka [untuk non-pengembangan senjata pemusnah massal], menuntut mereka menerima misi verifikasi dan bahkan menjatuhkan sanksi pada mereka”, kata Jubir Kemenlu China.

Dia menambahkan bahwa Washington memiliki standar ganda mengenai inspeksi internasional ketika menolak transparansi untuk penelitiannya sendiri, dan mengatakan AS harus berterus terang tentang dana ratusan juta dolar yang dilaporkan telah dikucurkan untuk mendanai biolab Ukraina.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari InibiolabChinalaboratorium biologiUkraina

Related articles More from author

  • Rusia-Ukraina Setuju Negosiasi Damai
    Internasional

    Rusia-Ukraina Setuju Negosiasi Damai

    2 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • China Komitmen Bantu Dunia Hilangkan Kesenjangan Vaksin Anti-Corona
    Internasional

    China Komitmen Bantu Dunia Hilangkan Kesenjangan Vaksin Anti-Corona

    4 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Barat Akhirnya Ngaku Salah karena Bersikap Tak Adil terhadap Vaksin Sputnik-V Buatan Rusia
    Internasional

    Barat Akhirnya Ngaku Salah karena Bersikap Tak Adil terhadap Vaksin Sputnik-V Buatan Rusia

    17 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Internasional

    Pakar Penyakit Menular AS: Perjalanan Liburan Dorong Krisis Pandemi Makin Buruk

    1 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Demonstrasi Perempuan Swiss Tuntut Kesetaraan Gender dan Hidup Aman Tanpa Terancam Kekerasan
    Internasional

    Demonstrasi Perempuan Swiss Tuntut Kesetaraan Gender dan Hidup Aman Tanpa Terancam Kekerasan

    16 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Tak Lolos Pemeriksaan Virus Corona, 3 WNI di Wuhan Batal Dipulangkan
    Nasional

    Langkahnya Tangani Corona Disindir China, Jokowi Bergeming

    10 Februari 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pekan Ketiga Demonstrasi di Prancis, Polisi Tangkap Hampir 150 Orang
    Internasional

    Pekan Ketiga Demonstrasi di Prancis, Polisi Tangkap Hampir 150 Orang

  • Pakar Hukum: Mahfud MD Harus Tegur Firli Soal Penonaktifan 75 Pegawai KPK
    Nasional

    Pakar Hukum: Mahfud MD Harus Tegur Firli Soal Penonaktifan 75 Pegawai KPK

  • TIKTAK.ID - Makin Manjakan Penggunanya, Berikut ini Tiga Fitur Baru Whatsapp Web Edisi Mendatang
    Teknologi

    Makin Manjakan Penggunanya, Berikut ini Tiga Fitur Baru Whatsapp Web Edisi Mendatang

  • Kenali Bahaya Gas Air Mata seperti yang Ditembakkan di Stadion Kanjuruhan
    Nasional

    Kenali Bahaya Gas Air Mata seperti yang Ditembakkan di Stadion Kanjuruhan

  • Konsumsi Hewan Liar
    Tips & Tutorial

    Cegah Terjangkit Virus Corona, Saatnya Stop Konsumsi Daging Hewan Liar

Artikel Terbaru

  • Skabies Kudis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya di Rumah 27 Oktober 2026
  • KPK Panggil Bupati Sorong Selatan Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif, Ini Perannya 27 Oktober 2026
  • Cara Menyimpan Kontak Baru di HP dengan Benar dan Mudah 27 Oktober 2026
  • Ahmad Doli Tak Setuju Pansel KPU Dibentuk Sekarang, Ini Alasannya 27 Oktober 2026
  • Panduan Lengkap 10 Manfaat Kayu Manis untuk Tubuh yang Sehat 27 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (90)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,019)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,286)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.