TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Hasto: Palestina sudah Jadi Negara Merdeka jika Soekarno Tak Dilengserkan

Hasto: Palestina sudah Jadi Negara Merdeka jika Soekarno Tak Dilengserkan

By Joni Sitohang
15 Februari 2022
688
0
Hasto: Palestina sudah Jadi Negara Merdeka jika Soekarno Tak Dilengserkan

TIKTAK.ID – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengklaim bahwa Palestina sudah menjadi negara yang merdeka bila Presiden pertama RI, Soekarno dulu tidak dilengserkan.

Hasto menyampaikan hal itu ketika menceritakan kecintaan Soekarno pada negara-negara Islam yang kemudian menjadi kultur PDIP yang mencintai Nahdlatul Ulama (NU) hingga saat ini.

“Iya, Maroko, Palestina, Tunisia, kalau Bung Karno tidak dilengserkan, maka Palestina sudah merdeka sejak dulu, itu yang kami yakini. Kecintaan Bung Karno itulah yang menjadi kultur di PDIP bahwa kami juga cinta NU sampai hari ini,” ujar Hasto dalam acara Harlah ke-96 NU yang berlangsung secara hybrid, Sabtu (12/2/22), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Dialog Belum Tuntas, Ganjar Janji Kembali dan Bermalam di Desa Wadas

Hasto menyebut peran Indonesia bagi dunia mengalami penurunan setelah Soekarno dilengserkan. Dia menilai peran Indonesia saat era kepemimpinan Sukarno di ranah internasional yakni mengupayakan dunia bebas dari imperialisme, kolonialisme, sampai segala bentuk penjajahan.

“Kita lihat, memang pascadijatuhkannya Bung Karno, spirit kepemimpinan Indonesia bagi dunia tampak menurun. Dulu playing field kita itu internasional, bahkan kemerdekaan di dalam perspektif Bung Karno, dunia itu akan damai jika bebas dari imperialisme dan kolonialisme, dari segala bentuk penjajahan,” tutur Hasto.

Menurut Hasto, pandangan Soekarno itu akhirnya membantu Aljazair melawan penjajahan.

Baca juga : Rizal Ramli Ungkap Alasan Kenapa Kiai dan Ulama Tolak Ibu Kota Negara Baru

Hasto melanjutkan, atas dasar itu pula patung Soekarno berdiri megah di Aljazair hingga kini.

“Itulah alasan Bung Karno membantu Aljazair. Bahkan sampai menyelundupkan senjata, yang seharusnya dipakai untuk pembebasan Irian Barat dikirim ke Aljazair, maka patung Bung Karno berdiri megah di Aljazair,” jelas Hasto.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf menyatakan bangsa Indonesia tidak seperti kaum Nazi dan Yahudi yang lebih mengedepankan nasionalisme dalam semangat supremasi.

Baca juga : Ahok Prediksi 5 Tahun Lagi SPBU Bakal Kosong, Kok Bisa?

Yahya menganggap bangsa Indonesia tidak memperjuangkan negaranya menjadi seperti itu. Dia memaparkan, nasionalisme bangsa Indonesia merupakan klaim kesetaraan hak dan martabat kemanusiaan, sebagaimana telah tertuang dalam paragraf pertama pembukaan UUD 1945.

“Perlu diingat kalau klaim kebangsaan kita itu bukan klaim kebangsaan untuk diri sendiri saja, yang dapat dengan mudah terjerumus dalam chauvinisme seperti Nazi di Jerman atau sebagian kalangan Yahudi, yang kemudian mengedepankan atau mengibarkan bendera nasionalisme dalam semangat supremasi atas bangsa lain. Tidak,” tegasnya.

TagsHasto KristiyantoPalestinaPDIPSoekarno

Related articles More from author

  • Curhat Terbuka Soal 'Dipanas-panasi', Kode Megawati Masih Incar Posisi Presiden RI?
    Nasional

    Tanggapi Ramainya Isu Capres, PDIP: Megawati Hanya Tersenyum

    30 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Semula Tak Mau Terjun Politik, Begini Perjalanan Kaesang Putra Jokowi
    Nasional

    Semula Tak Mau Terjun Politik, Begini Perjalanan Kaesang Putra Jokowi

    16 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Mati-matian Bela Israel, Penasihat Trump Cemooh Pemimpin Palestina Tak Kredibel
    Internasional

    Mati-matian Bela Israel, Penasihat Trump Cemooh Pemimpin Palestina Tak Kredibel

    19 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Menlu Retno: Sudah Terlalu Lama Hak-hak Rakyat dan Bangsa Palestina Digerogoti Israel
    Nasional

    Menlu Retno: Sudah Terlalu Lama Hak-hak Rakyat dan Bangsa Palestina Digerogoti Israel

    15 Mei 2021
    By Johan Arif
  • PDIP Respon Usulan ‘Duet Pemersatu Bangsa' Ganjar-Anies
    Nasional

    PDIP Respon Usulan ‘Duet Pemersatu Bangsa’ Ganjar-Anies

    29 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • PDIP Ungkap Indikasi Pencaplokan Partai Jelang Kongres
    Nasional

    PDIP Ungkap Indikasi Pencaplokan Partai Jelang Kongres

    22 Desember 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pemicu Ngidam Makanan Asin dan Manis
    Tips & Tutorial

    Pemicu Ngidam Makanan Asin dan Manis

  • Virus Korona Infeksi Paru-Paru
    Tips & Tutorial

    Mengenal Virus Korona, Dalang di Balik Infeksi Paru Misterius China

  • Rusia Bakal Luncurkan NashStore, Pengganti Google Play Store
    Teknologi

    Rusia Bakal Luncurkan NashStore, Pengganti Google Play Store

  • Partai Prabowo Siap Dukung Menantu Jokowi di Pilkada Medan, Asal Syarat ini Dipenuhi
    Nasional

    Partai Prabowo Siap Dukung Menantu Jokowi di Pilkada Medan, Asal Syarat ini Dipenuhi

  • Jokowi Panggil Prabowo ke Istana, Bahas Pengganti Edhy?
    Nasional

    Jokowi Panggil Prabowo ke Istana, Bahas Pengganti Edhy?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.