TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Setara Institute Tuding Kemendagri Era Tito Paling Lembek Tangani Kasus Ahmadiyah

Setara Institute Tuding Kemendagri Era Tito Paling Lembek Tangani Kasus Ahmadiyah

By Joni Sitohang
7 September 2021
415
0
Setara Institute Tuding Kemendagri Era Tito Paling Lembek Tangani Kasus Ahmadiyah

TIKTAK.ID – Direktur Riset SETARA Institute, Halili Hasan menuding Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di bawah kepemimpinan Tito Karnavian paling lembek alias lambat dalam merespons pengerusakan masjid milik jemaah Ahmadiyah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Halili menilai hal itu tampak dari Mendagri Tito yang masih belum bersuara hingga saat ini.

“Secara umum respons Kementerian Dalam Negeri ini bisa kita anggap merupakan pihak di Pusat yang paling lembek. Jadi Menteri Dalam Negeri paling lembek merespons tragedi pada 3 September itu,” ujar Halili melalui Youtube Humas Komnas HAM, Senin (6/9/21), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Menurut Halili, kasus perusakan masjid jemaah Ahmadiyah harus dilihat dari dua perspektif, yaitu mikro dan makro. Ia menjelaskan, pada perspektif makro, Pemerintah Daerah adalah aktor real dalam pelanggaran kebebasan beragama.

Baca juga : Buya Syafii Ingatkan Pemerintah Soal ‘Keping Neraka’ yang Dibawa Taliban

“Jadi konteks makro semacam itu Kementerian Dalam Negeri memang berada dalam posisi tidak boleh tidak, dia harus mengambil peran yang besar,” tutur Halili.

Ia melanjutkan, dalam perspektif mikro, kegagalan Pemerintah Daerah dalam menjamin kebebasan beragama tidak hadir begitu saja. Ia mengatakan bahwa kegagalan tersebut imbas dari kegagalan di Pusat, yakni Kemenedagri.

“Itu bukan sesuatu yang tiba-tiba dia resultante dari kegagalan Pemerintah Kabupaten untuk memastikan tidak ada diskriminasi terhadap seluruh warga negara, termasuk komunitas Ahmadiyah,” terangnya.

Baca juga : Sandiaga Uno Didoakan Jadi Presiden oleh Warga Sukabumi

Halili menyatakan kebebasan dalam memeluk dan menjalankan keagamaan seharusnya dijamin oleh negara. Ia menyebut hal itu telah sesuai dengan amanat konstitusi.

Kemudian Halili mengklaim pihak Daerah sudah gagal dalam melaksanakan amanat tersebut. Ia menganggap pihak Bupati juga menunjukkan keberpihakannya pada pelaku perusakan itu dengan membiarkan kejadian tersebut terjadi.

Halili juga menyampaikan dalam rapat-rapat yang berkaitan dengan Ahmadiyah, justru tak ada perwakilan dari pihak Ahmadiyah. Untuk itu, ia mengakui dalam keputusan yang dikeluarkan kerap kali sepihak.

Baca juga : Dukung Jokowi Soal Ibu Kota Baru, Prabowo: Saya Sarankan Presiden, Teruskan!

Lantas Halili mendesak agar Kemendagri dapat hadir secara tegas dalam duduk perkara tersebut. Dengan begitu, kata Halili, tak akan ada lagi pembiaran yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

“Apa yang dilakukan oleh Kemendagri dalam konteks ini, pertama memberikan pernyataan kepada publik yang tegas keras, supaya ada efek jera kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Daerah,” jelasnya.

TagsAhmadiyahKemendagriMenteri Dalam NegeriTito Karnavian

Related articles More from author

  • Survei Sebut DKI Kalah Responsif dari Jateng dan Jatim, Sebaliknya Mendagri Puji Anies Paling Aktif dan Progresif Tangani Corona
    Nasional

    Survei Sebut DKI Kalah Responsif dari Jateng dan Jatim, Sebaliknya Mendagri Puji Anies Paling Aktif dan Progresif Tangani Corona

    26 April 2020
    By Johan Arif
  • Rizieq Ungkap 'Deal' dengan Tito dan BG di Arab dalam Pledoi yang Dibacanya Hari ini
    Nasional

    Rizieq Ungkap ‘Deal’ dengan Tito dan BG di Arab dalam Pledoi yang Dibacanya Hari ini

    11 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Alasan Anggaran, Server e-KTP Tak Pernah Diperbarui, Bagaimana Keamanan Data Kependudukan?
    Nasional

    Alasan Anggaran, Server e-KTP Tak Pernah Diperbarui, Bagaimana Keamanan Data Kependudukan?

    7 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Ma'ruf Amin Ingin Ajarkan India Soal Toleransi
    Nasional

    Abaikan Jejak Digital tentang Fatwa Sesat Ahmadiah, Ucapan Natal dan Syiah Sampang, Kiai Ma’ruf Ajari India Soal Toleransi? Hallow..

    10 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Pemerintah, DPR dan KPU Ketok Palu Pilpres dan Pileg Digelar 28 Februari
    Nasional

    Pemerintah, DPR dan KPU Ketok Palu Pilpres dan Pileg Digelar 28 Februari

    5 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Mendagri Tito Respons Positif Usulan ‘Kepala Daerah Dipilih DPRD’
    Nasional

    Mendagri Tito Respons Positif Usulan ‘Kepala Daerah Dipilih DPRD’

    19 Desember 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Buka Peluang Pindah dari Tottenham, Harry Kane Tunggu Kepastian dari Manchester United
    Olahraga

    Buka Peluang Pindah dari Tottenham, Harry Kane Tunggu Kepastian dari Manchester United

  • NASA: Kolab dengan Film ‘Lightyear’ Jadi Inspirasi Ekplorasi Mars
    Teknologi

    NASA: Kolab dengan Film ‘Lightyear’ Jadi Inspirasi Eksplorasi Mars

  • Kenali Pertanda Tubuh Kebanyakan Makan
    Tips & Tutorial

    Kenali Pertanda Tubuh Kebanyakan Makan

  • Dul Jaelani Bentuk Band Qodir, Genre Grunge dan Rock
    Selebriti

    Dul Jaelani Bentuk Band Qodir, Genre Grunge dan Rock

  • Peluncuran Kartu Pra Kerja Dipercepat, Ini Manfaat dan Cara Pengajuannya
    Nasional

    Politikus Demokrat Nilai Program Kartu Prakerja Jokowi Tak Efektif dan Mirip Kuis, Maksudnya?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.