TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang

Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang

By Bagas F Sinaga
30 Agustus 2021
559
0
Presiden Brasil Ramal Sendiri Nasibnya di Masa Depan: Ditangkap, Dibunuh atau Menang

TIKTAK.ID – Presiden Brasil, Jair Bolsonaro memprediksi ada tiga alternatif untuk dirinya di masa depan, yaitu: penjara, dibunuh atau memenangkan kembali pemilihan presiden tahun depan.

Dalam jajak pendapat, pemimpin populis sayap kanan itu membuntuti mantan Presiden sayap kiri, Luiz Inácio Lula da Silva.

“Saya memiliki tiga alternatif bagi masa depan saya: ditangkap, dibunuh, atau menang,” katanya kepada para pemimpin evangelis, seperti yang dilansir BBC.

Tetapi mantan perwira militer itu menambahkan bahwa tidak ada kemungkinan dipenjara karena “tidak ada seorang pun di Bumi yang akan mengancam saya”.

Sebelumnya, Bolsonaro hampir ditikam sampai mati saat kampanyenya pada 2018. Pernyataannya itu muncul di tengah ketegangan sengit antara dia dan otoritas peradilan terkait Pemilu negara itu.

Presiden berusia 66 tahun itu, berharap dapat menjabat untuk kedua kalinya pada tahun depan, namun ia mempertanyakan sistem pemilihan elektronik yang akan dipilih untuk pemilhan di Brasil dan mengancam tidak akan menerima hasil pemilihan presiden tahun depan, karena pemilihan itu menggunakan sistem elektronik.

Pada Rabu kemarin, Kepala Pengadilan Pemilihan Brasil bersikeras tidak ada masalah dengan sistem pemungutan suara elektronik.

Namun pada pertemuan dengan para pemimpin Kristen pada Sabtu (28/8/21), Bolsonaro menolak untuk menarik kritiknya terkait dengan pemungutan suara elektronik yang dianggapnya rawan kecurangan.

“Kami memiliki presiden yang tidak menginginkan atau memprovokasi perpecahan, tetapi semuanya memiliki batas dalam hidup. Saya tidak bisa terus hidup dengan ini,” katanya.

Presiden mendesak para pemimpin evangelis untuk bergabung dengan demonstrasi nasional yang direncanakan pada 7 September untuk mendukungnya menolak pemungutan suara dengan sistem elektronik.

Pada Jumat kemarin, sekitar 150 masyarakat adat memprotes di depan Istana Kepresidenan Bolsonaro menjelang keputusan Mahkamah Agung utama di tanah leluhur mereka.

Bolsonaro mendukung pengurangan hak-hak masyarakat adat, dengan mengatakan bahwa hal itu adalah penghalang bagi ekspansi pertanian.

Sementara Bolsonaro juga harus berjibaku dengan virus Corona, yang telah menewaskan lebih dari setengah juta orang Brasil. Tak hanya itu, negaranya juga harus berjuang dengan inflasi yang tinggi, kelaparan, dan pengangguran.

TagsBerita Dunia Hari IniBrasilJair BolsonaroPresiden Brasil

Related articles More from author

  • Penasihat Presiden AS: Pemerintah Biden Tetap Lanjutkan Normalisasi Arab-Israel Warisan Trump
    Internasional

    Penasihat Presiden AS: Pemerintah Biden Tetap Lanjutkan Normalisasi Arab-Israel Warisan Trump

    1 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sudan Ogah Didekte AS untuk Normalisasi dengan Israel
    Internasional

    Sudan Ogah Didekte AS untuk Normalisasi dengan Israel

    28 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • 5 Negara Eropa Siap Kirim Senjata Bantu Ukraina
    Internasional

    5 Negara Eropa Siap Kirim Senjata Bantu Ukraina

    2 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Pemimpin Tertinggi Iran Kecam Dukungan Bodoh Emmanuel Macron kepada Penghina Nabi
    Internasional

    Pemimpin Tertinggi Iran Kecam Dukungan Bodoh Emmanuel Macron kepada Penghina Nabi

    31 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Penasihat Trump: Amerika Harus Bersiap Hadapi Ledakan Pengangguran Akibat Tekanan Ekonomi
    Internasional

    Penasihat Trump: Amerika Harus Bersiap Hadapi Ledakan Pengangguran Akibat Tekanan Ekonomi

    4 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Jepang Pertimbangkan Sanksi Penjara Bagi Penderita Covid-19 yang Ogah Dirawat di RS
    Internasional

    Jepang Pertimbangkan Sanksi Penjara Bagi Penderita Covid-19 yang Ogah Dirawat di RS

    18 Januari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • AHY Panggil Ribuan Kader Demokrat ke Jakarta, Bahas Kenaikan Harga BBM dan Capres
    Nasional

    NasDem Buka Opsi Duetkan Anies dengan Gibran, Begini Respons Demokrat

  • Shin Tae-yong Pandu Timnas U-19 Latihan Virtual
    Olahraga

    New Normal: Shin Tae-yong Pandu Timnas U-19 Latihan Virtual

  • Liverpool Bisa Lebih Cepat Raih Trofi Premier League di Kandang Everton dengan 'Bantuan' Manchester City
    Olahraga

    Liverpool Bisa Lebih Cepat Raih Trofi Premier League di Kandang Everton dengan ‘Bantuan’ Manchester City

  • Lemak Bikin Tubuh Gemuk, Mitos atau Fakta?
    Tips & Tutorial

    Lemak Bikin Tubuh Gemuk, Mitos atau Fakta?

  • Sempat Padam Diterjang Angin Kencang, Listrik di Batu Kembali Nyala
    Nasional

    Sempat Padam Diterjang Angin Kencang, Listrik di Batu Kembali Nyala

Artikel Terbaru

  • Cara Merebus Sayur Agar Warna Tetap Hijau dan Nutrisi Terjaga 26 Oktober 2026
  • Profil Liliyana Natsir: Biodata, Karier, dan Prestasi 26 Oktober 2026
  • Prabowo Panggil Mendagri dan Kepala BMKG ke Istana, Ini Bahan yang Dibawa 26 Oktober 2026
  • Apa Itu IP Address dan Cara Melihatnya di HP serta Laptop 26 Oktober 2026
  • Remaja Bobotoh Tewas Usai Tonton Persib di Pakansari, Ini Katakatan Bupati Bogor 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (88)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,017)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,285)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.