TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›AS Teken RUU Transparansi 9/11 untuk Ungkap Keterlibatan Saudi

AS Teken RUU Transparansi 9/11 untuk Ungkap Keterlibatan Saudi

By William Putra Wijaya
6 Agustus 2021
368
0
AS Teken RUU Transparansi 9/11 untuk Ungkap Keterlibatan Saudi

TIKTAK.ID – Pejabat intelijen AS akan dituntut untuk meninjau dan mendeklasifikasi dokumen tentang keterlibatan dalam bentuk apa pun dari Pemerintah Arab Saudi atau individu dari Saudi yang terlibat dalam serangan teroris 11 September 2001 terhadap Amerika Serikat di bawah Undang-Undang Transparansi 9/11 bipartisan yang diumumkan oleh Senator Robert Menendez.

“RUU ini akan mengarahkan dan mengharuskan Direktur Intelijen Nasional, Jaksa Agung AS, dan Direktur CIA untuk melakukan tinjauan kembali terhadap semua dokumen yang relevan dan mendeklasifikasikannya sebagaimana mestinya,” kata Menendez, pada Kamis (5/8/21). Seperti yang dikutip dari Sputniknews.

Jika Badan-badan tersebut tidak mendeklasifikasi dokumen, mereka akan diminta untuk memberikan penjelasan kepada Kongres “sehingga kita setidaknya akan tahu bahwa ada dokumen atau catatan”.

Menendez berbicara di depan Capitol, diapit oleh keluarga korban serangan teroris 11 September. Banyak keluarga korban yang memegang foto orang-orang terkasih yang mereka sayangi dan meminta pertanggungjawaban atas kejadian 20 tahun terakhir tersebut.

“Jika Pemerintah Amerika Serikat memiliki dokumen apa pun yang ternyata melibatkan Arab Saudi atau individu atau negara mana pun dalam peristiwa 11 September, keluarga-keluarga ini dan rakyat Amerika memiliki hak untuk mengetahuinya,” kata Menendez.

Undang-Undang tersebut mendapat dukungan bipartisan. Pemimpin Mayoritas Senat, Chuck Schumer berbicara di acara tersebut. Co-sponsor RUU itu termasuk Senator senior Republik, Chuck Grassley dan John Thune.

Undang-Undang tersebut dimaksudkan untuk deklasifikasi dokumen tahun 2014 tentang serangan AS yang menewaskan Osama bin Laden di Pakistan, kata Menendez.

Pada 11 September 2001, 19 teroris yang terkait dengan kelompok teroris al-Qaeda membajak empat pesawat jet. Dua dari pesawat ditabrakkan ke menara kembar World Trade Center di New York City, pesawat ketiga menabrak Pentagon di luar Washington, D.C., dan pesawat keempat jatuh di sebuah lapangan di Shanksville, Pennsylvania.

Hampir 3.000 orang tewas selama serangan teroris 9/11 tersebut, yang memicu inisiatif besar AS untuk memerangi terorisme dan menentukan kepresidenan George W. Bush.

Lima belas dari 19 teroris pembajak tersebut adalah warga negara Saudi.

TagsAmerika SerikatArab SaudiBerita Dunia Hari IniRobert MenendezRUU Transparansi 9/11Senator AS

Related articles More from author

  • Jerman Tuding Rusia Dalangi Pembunuhan Mantan Komandan Pemberontak Chechnya di Sebuah Taman di Berlin
    Internasional

    Jerman Tuding Rusia Dalangi Pembunuhan Mantan Komandan Pemberontak Chechnya di Sebuah Taman di Berlin

    19 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pyongyang Tolak Tawaran Washington untuk 'Bertemu Di Mana Saja, Kapan Saja'
    Internasional

    Pyongyang Tolak Tawaran Washington untuk ‘Bertemu Di Mana Saja, Kapan Saja’

    25 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Serangan Bom Saat Salat Jumat di Kabul Tewaskan Imam Salat
    Internasional

    Serangan Bom Saat Salat Jumat di Kabul Tewaskan Imam Salat

    14 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Polisi Norwegia Tangkap Pembunuh Bersenjata Busur Panah
    Internasional

    Polisi Norwegia Tangkap Pembunuh Bersenjata Busur Panah

    16 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Benarkah Amerika Sepakat Segera Tarik Pasukannya dari Irak?
    Internasional

    Benarkah Amerika Sepakat Segera Tarik Pasukannya dari Irak?

    14 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Tolak Pertahankan Kekuasaan dengan Korbankan Darah Rakyat, Presiden Kirgistan Mundur di Tengah Marak Unjuk Rasa di Negaranya
    Internasional

    Tolak Pertahankan Kekuasaan dengan Korbankan Darah Rakyat, Presiden Kirgistan Mundur di Tengah Marak Unjuk Rasa di Negaranya

    16 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Bakal Latih Arsenal, Mikel Arteta Diminta Lepas 5 Pemain Senior Termasuk Ozil dan Aubameyang
    Olahraga

    Bakal Latih Arsenal, Mikel Arteta Diminta Lepas 5 Pemain Senior Termasuk Ozil dan Aubameyang

  • Yakin Kubu 02 Menang, Fahri Hamzah: Paslon 01 Salah Konsep, PDIP Bikin Capres 03 Bingung
    Nasional

    Yakin Kubu 02 Menang, Fahri Hamzah: Paslon 01 Salah Konsep, PDIP Bikin Capres 03 Bingung

  • Kak Seto Pernah Jadi Pemulung, Tidur di Emperan Tempat Sampah Pasar
    Selebriti

    Kak Seto Pernah Jadi Pemulung, Tidur di Emperan Tempat Sampah Pasar

  • Demokrat Curiga Ada Perintah Presiden dalam Pembentukan Pasukan Khusus Bersenjata Milik BIN yang Salahi Aturan
    Nasional

    Demokrat Curiga Ada Perintah Presiden dalam Pembentukan Pasukan Khusus Bersenjata Milik BIN yang Salahi Aturan

  • Jaksa Tuntut Hukuman Mati karena Korupsi Heru Hidayat Dianggap Sudah di Luar Nalar Manusia
    Nasional

    Jaksa Tuntut Hukuman Mati karena Korupsi Heru Hidayat Dianggap Sudah di Luar Nalar Manusia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.