TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›Awal Mula Indonesia Tampil dalam Ajang Olimpiade

Awal Mula Indonesia Tampil dalam Ajang Olimpiade

By Mahdi Yahya
24 Juli 2021
790
0
Awal Mula Indonesia Tampil dalam Ajang Olimpiade

TIKTAK.ID – Indonesia ikut tampil dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu pun menjadi penampilan ke-16 sejak pertama tampil pada 1952.

Seperti dilansir CNN Indonesia, berikut ini sejarah perjalanan Indonesia di pesta olahraga sejagat ini.

Usai merdeka pada 1945, Presiden Soekarno menyatakan olahraga harus menjadi ajang eksistensi bangsa Indonesia. Bung Karno juga menjadikan olahraga sebagai “ruang kebangsaan” di mata dunia yang tengah dikuliti perang.

Kemudian pada Januari 1947, Soekarno meresmikan Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) dengan Sri Sultan Hamengkubuwono sebagai Ketua untuk berdiplomasi. Soekarno menargetkan Indonesia untuk bisa tampil di Olimpiade 1948 di London, Inggris.

Dalam rangka persiapan menuju Olimpiade 1948, maka diadakan Pekan Olahraga Nasional (PON) edisi pertama di Solo pada Januari 1948. Namun saat itu Indonesia diserang Sekutu, sehingga PON diundur ke September 1948, dan Indonesia gagal mengirim kontingen ke Olimpiade.

Ketika Sekutu sudah angkat kaki, tekad tampil di Olimpiade kembali digelorakan. Salah satunya dengan mengubah KORI menjadi Komite Olimpiade Indonesia pada 1950, serta melebur Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) dengan KOI pada 1951.

Setelah itu, diplomasi internasional dilangsungkan. Usai sejumlah korespondensi dan kunjungan dilakukan, KOI pun diakui sebagai anggota International Olympic Committee (IOC) pada 11 Maret 1952.

Lantas Indonesia langsung mengirim kontingen untuk Olimpiade 1952. Indonesia memutuskan mengirim Thio Ging Hwie (angkat besi), Maram Sudarmodjo (lompat tinggi), dan Habib Suharko (renang), beserta tiga pendamping. Akan tetapi, Indonesia tidak meraih medali.

Empat tahun setelahnya, Indonesia mengirim atlet pada Olimpiade 1956 di Melbourne Australia, lalu Olimpiade 1960 Roma, Italia. Tetapi Indonesia belum juga berhasil memperoleh medali.

Usai 36 tahun (sejak 1952) mengikuti Olimpiade, bendera Indonesia tak kunjung berkibar di gelandang pemenang, penantian akhirnya terjawab di Olimpiade 1988 Seoul, Korea Selatan. Indonesia berhasil meraih medali perak melalui nomor memanah beregu putri, yaitu Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, dan Kusuma Wardhani.

Empat tahun kemudian, mimpi meraih emas pun dapat terbayarkan, setelah bulutangkis dipertandingkan resmi di Olimpiade. Susy Susanti dan Alan Budikusuma sukses mendapatkan emas yang membuat mereka dikenal sebagai “pengantin Olimpiade”.

TagsIndonesiaOlimpiade Tokyo 2020Sejarah

Related articles More from author

  • Jokowi Senang, Sejumlah Pabrik China, Korea dan Jepang Positif Pindah ke Indonesia
    Nasional

    Jokowi Senang, Sejumlah Pabrik China, Korea dan Jepang Positif Pindah ke Indonesia

    1 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Gregoria Tegang Tampil Perdana Olimpiade Tokyo
    Olahraga

    Gregoria Tegang Tampil Perdana Olimpiade Tokyo

    26 Juli 2021
    By Mahdi Yahya
  • Kabarkan Segera Kembali ke Indonesia, Habib Rizieq: Untuk Menyelamatkan Negeri dari Keterpurukan
    Nasional

    Kabarkan Segera Kembali ke Indonesia, Habib Rizieq: Untuk Menyelamatkan Negeri dari Keterpurukan

    27 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Berkaca dari Negara Lain, Jokowi Tak Mau Ada Gelombang Kedua Corona di Indonesia
    Nasional

    Berkaca dari Negara Lain, Jokowi Tak Mau Ada Gelombang Kedua Corona di Indonesia

    5 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Rocky Gerung Nilai Lawatan Menlu AS ke Indonesia untuk 'Jewer Kuping' Jokowi Lewat GP Ansor
    Nasional

    Rocky Gerung Nilai Lawatan Menlu AS ke Indonesia untuk ‘Jewer Kuping’ Jokowi Lewat GP Ansor

    2 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Menpora Minta Publik Tak Beri Beban Berlebihan Greysia/Apriyani yang Lolos ke Final
    Olahraga

    Menpora Minta Publik Tak Beri Beban Berlebihan Greysia/Apriyani yang Lolos ke Final

    2 Agustus 2021
    By Mahdi Yahya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Relawan Sebut 2 Parpol Sudah Bekerja Usung Anies di 2024, Parpol Apa Saja?
    Nasional

    Relawan Sebut 2 Parpol Sudah Bekerja Usung Anies di 2024, Parpol Apa Saja?

  • Demokrat-PKS-Nasdem Makin Mesra, Pertanda Koalisi?
    Nasional

    Demokrat-PKS-Nasdem Makin Mesra, Pertanda Koalisi?

  • Alasan Anggaran, Server e-KTP Tak Pernah Diperbarui, Bagaimana Keamanan Data Kependudukan?
    Nasional

    Alasan Anggaran, Server e-KTP Tak Pernah Diperbarui, Bagaimana Keamanan Data Kependudukan?

  • Hindari Kasus ‘Es Teh’, Ini Cara Aman Kritik di Media Sosial Menurut Pengamat
    Teknologi

    Hindari Kasus ‘Es Teh’, Ini Cara Aman Kritik di Media Sosial Menurut Pengamat

  • Baca juga : Pihak Andrie Yunus Ungkap Tak Akan Hadiri Sidang Perdana Pengadilan Militer
    Nasional

    KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi di Balik Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.