TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pyongyang Ingatkan Kaum Milenialnya Tak Gunakan Bahasa Gaul Korea Selatan

Pyongyang Ingatkan Kaum Milenialnya Tak Gunakan Bahasa Gaul Korea Selatan

By Bagas F Sinaga
19 Juli 2021
430
0
Pyongyang Ingatkan Kaum Milenialnya Tak Gunakan Bahasa Gaul Korea Selatan

TIKTAK.ID – Media Pemerintah Korea Utara memperingatkan kaum mudanya agar tidak menggunakan bahasa gaul Korea Selatan dan memintanya berbicara dalam bahasa standar Korea Utara.

Selain itu, ada juga peringatan baru di surat kabar resmi Korea Utara yang melarang para milenial di negara itu mengadopsi mode, gaya rambut, dan musik Korea Selatan.

Itu merupakan bagian dari undang-undang baru yang berusaha untuk membasmi segala jenis pengaruh asing, dengan hukuman yang keras.

Mereka yang ditemukan melanggar hukum itu dapat diganjar hukuman penjara atau bahkan eksekusi mati.

Surat kabar Rodong Sinmun memperingatkan kaum milenial tentang bahaya mengikuti budaya pop Korea Selatan.

“Penetrasi ideologis dan budaya di bawah papan warna-warni borjuasi bahkan lebih berbahaya daripada musuh yang angkat senjata”, tulis artikel itu, seperti yang dilansir BBC, Minggu (18/7/21).

Artikel itu juga menekankan bahwa bahasa Korea berdasarkan dialek Pyongyang lebih unggul, dan bahwa kaum muda harus menggunakannya dengan benar.

Korea Utara baru-baru ini berusaha mengikis bahasa gaul Korea Selatan. Contoh bahasa gaul seperti ketika seorang wanita memanggil suaminya “Oppa” – yang berarti “kakak laki-laki” tetapi sering digunakan untuk menyebut pacar.

Pengaruh asing dipandang sebagai ancaman bagi Pemerintah Korea Utara, dan itu karena cengkeraman Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un pada kekuasaan.

Dia baru-baru ini menyebut K-pop sebagai “kanker ganas” yang merusak kaum muda Korea Utara, menurut New York Times.

Siapa pun yang tertangkap dengan sejumlah besar media dari Korea Selatan, Amerika Serikat atau Jepang sekarang menghadapi hukuman. Mereka yang tertangkap menontonnya dapat berakhir di kamp penjara cukup lama.

Namun terlepas dari risikonya, pengaruh asing terus meresap ke Utara, dan jaringan penyelundupan yang sangat canggih untuk membawa media terlarang dilaporkan terus beroperasi.

Beberapa pembelot Korea Utara mengatakan bahwa menonton drama Korea Selatan berandil besar atas keputusan mereka untuk melarikan diri.

Seorang profesor di Universitas Studi Korea Utara, Yang Moo-jin mengatakan kepada Korea Herald bahwa Kim, yang dididik di Swiss, “sangat menyadari bahwa K-pop atau budaya Barat dapat dengan mudah meresap ke generasi muda dan memiliki dampak negatif yang dapat berdampak pada sistem sosialisnya”.

“Dia tahu bahwa aspek budaya ini dapat membebani sistem. Jadi dengan menghapusnya, Kim mencoba mencegah masalah lebih lanjut di masa depan.”

TagsKim Jong Unkorea selatanKorea UtaraPyongyang

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Prabowo Sebut Jet Tempur Canggih Semi Siluman ini Kemahalan
    Nasional

    Prabowo Sebut Jet Tempur Canggih Semi Siluman ini Kemahalan

    15 Desember 2019
    By
  • Pyongyang Anggap Tak Perlu dan Tak Ada Gunanya Berunding dengan Amerika Lagi
    Internasional

    Pyongyang Anggap Tak Perlu dan Tak Ada Gunanya Berunding dengan Amerika Lagi

    6 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pyongyang: Korea Selatan dan AS Akan 'Bayar Mahal' Latihan Perang Mereka
    Internasional

    Pyongyang: Korea Selatan dan AS Akan ‘Bayar Mahal’ Latihan Perang Mereka

    13 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Dilaporkan Hilang, Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas
    Internasional

    Dilaporkan Hilang, Wali Kota Seoul Ditemukan Tewas

    11 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pyongyang: Washington Gunakan Bantuan Kemanusiaan sebagai 'Senjata Jahat' Kuasai Negara Lain
    Internasional

    Pyongyang: Washington Gunakan Bantuan Kemanusiaan sebagai ‘Senjata Jahat’ Kuasai Negara Lain

    13 Juli 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Kisah Unik Supermodel Lily Cole Bintangi Iklan Propaganda Pemerintah Korea Utara
    Selebriti

    Kisah Unik Supermodel Lily Cole Bintangi Iklan Propaganda Pemerintah Korea Utara

    16 Agustus 2020
    By

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • SMRC Ungkap Faktor Kembali Moncernya Elektabilitas Ganjar di Pilpres 2024
    Nasional

    SMRC Ungkap Faktor Kembali Moncernya Elektabilitas Ganjar di Pilpres 2024

  • Rose BLACKPINK Akan Bawakan Lagu Solo di The Tonight Show Jimmy Fallon
    Selebriti

    Rose BLACKPINK Akan Bawakan Lagu Solo di The Tonight Show Jimmy Fallon

  • Di Depan Mahasiswa RI di Kairo, Prabowo Singgung Usulan Cak Imin Jadikan Gus Dur Pahlawan Nasional
    Nasional

    Di Depan Mahasiswa RI di Kairo, Prabowo Singgung Usulan Cak Imin Jadikan Gus Dur Pahlawan Nasional

  • Ternyata Begini Jawaban Enteng Jokowi Saat Ditagih Soal Kejelasan Kocok Ulang Menteri
    Nasional

    Ternyata Begini Jawaban Enteng Jokowi Saat Ditagih Soal Kejelasan Kocok Ulang Menteri

  • Prabowo Alihkan Anggaran Kementerian Pertahanan Demi Beli Ventilator Karya Anak Negeri
    Nasional

    Prabowo Subianto: Apa Kita Bisa Makan Semen dan Beton?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.