TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Pendiri Antivirus McAfee Ditemukan Tewas di Sel Tahanannya

Pendiri Antivirus McAfee Ditemukan Tewas di Sel Tahanannya

By Bagas F Sinaga
25 Juni 2021
340
0
Pendiri Antivirus McAfee Ditemukan Tewas di Sel Tahanannya

TIKTAK.ID – Pendiri antivirus perangkat lunak, John McAfee ditemukan tewas di sel penjaranya di dekat Barcelona pada Rabu (23/6/21), menurut laporan media lokal. McAfee ditemukan tewas beberapa jam setelah Pengadilan Tinggi Spanyol memutuskan dia dapat diekstradisi ke Amerika Serikat, di mana dia menghadapi tuduhan penggelapan pajak yang dapat membuatnya diganjar hukuman hingga 30 tahun.

Menurut pengacaranya, Javier Villalba, McAfee bunuh diri di bulan kesembilan dia dipenjara, seperti yang dilaporkan Reuters.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Catalan mengonfirmasi bahwa seorang warga negara AS berusia 75 tahun ditemukan tewas di sel penjaranya. Sumber Pemerintah yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada Associated Press bahwa pernyataan itu merujuk pada McAfee.

Jaksa Gederal AS di Tennessee mendakwa McAfee dengan tuduhan penggelapan pajak dan dengan sengaja membuat dirinya gagal mengajukan pengembalian pajak untuk mengungkapkan pendapatan sesungguhnya yang diperoleh dari mempromosikan cryptocurrency, menjadi pembicara, dan menjual hak dokumenter kisah hidupnya.

Dia juga didakwa secara terpisah dalam kasus penipuan cryptocurrency di New York.

McAfee, yang dikenal dengan perilaku eksentriknya, ditangkap pada Oktober 2020 di bandara internasional Barcelona, Spanyol.

Selama sidang pengadilan di Madrid pekan lalu, ia berpendapat bahwa tuduhan penipuan pajak yang diajukan terhadapnya terkait dengan kegagalannya mencalonkan diri sebagai Presiden AS pada 2020 sebagai kandidat Partai Libertarian –kegagalannya yang kedua di Gedung Putih.

“Pada akhir 2018, saya mengumumkan saya akan mencalonkan diri lagi dan saya juga mengumumkan bahwa saya akan menargetkan IRS [US Internal Revenue Service] dan korupsinya dan dua bulan kemudian IRS mengajukan tuntutan terhadap saya,” katanya kepada Pengadilan Tinggi Spanyol selama sidang pertama dari sidang ekstradisinya.

“Saya yakin tuduhan itu bermotif politik,” tegasnya.

McAfee telah dipenjara selama hampir sembilan bulan dan bisa mengajukan banding atas putusan ekstradisi pengadilan Spanyol. Pengacaranya mengatakan kepada Reuters bahwa pengusaha perangkat lunak itu sudah tidak tahan lagi di penjara.

McAfee pernah bekerja untuk NASA, Xerox, dan Lockheed Martin sebelum akhirnya meluncurkan anti-virus komersial pertamanya di dunia pada 1987.

Ia kemudian menjual perusahaan antivirus McAfee ke Intel (INTC.O) pada 2011, dan tidak lagi terlibat bisnis tersebut.

Dikutip dari AFP, berkat antivirus, McAfee menjadi pembicara soal cryptocurrency dan mengklaim berpenghasilan dua ribu dolar AS atau sekitar 28,8 juta rupiah perhari.

TagsAntivirus McAfeeJohn McAfeependiri antivirus perangkat lunak

Related articles More from author

  • Instagram Hapus Shopping Tab Bulan Depan
    Teknologi

    Instagram Hapus Shopping Tab Bulan Depan

    13 Januari 2023
    By Alfan Mahardika
  • Elon Musk Akan Luncurkan Roket ke Luar Angkasa dari Laut Pada 2022
    Teknologi

    Elon Musk Akan Luncurkan Roket ke Luar Angkasa dari Laut Pada 2022

    7 Juni 2021
    By Alfan Mahardika
  • Zenius Rilis ZenPro, Platform Peningkatan Keterampilan untuk Karyawan
    Teknologi

    Zenius Rilis ZenPro, Platform Peningkatan Keterampilan untuk Karyawan

    10 Desember 2021
    By Alfan Mahardika
  • TIKTAK.ID - Akhir Tahun ini, Google Stop Layanan Wi-Fi Gratis di Indonesia
    Teknologi

    Akhir Tahun ini, Google Stop Layanan Wi-Fi Gratis di Indonesia

    19 Februari 2020
    By Alfan Mahardika
  • Facebook Uji Fitur 'Baca Dulu Artikel' sebelum Bagikan Ulang
    Teknologi

    Facebook Uji Fitur ‘Baca Dulu Artikel’ sebelum Bagikan Ulang

    15 Mei 2021
    By Alfan Mahardika
  • Masker Pintar Buatan Jepang, Bisa Terjemahkan Bahasa Hingga Telepon
    Teknologi

    Masker Pintar Buatan Jepang, Bisa Terjemahkan Bahasa Hingga Telepon

    29 Juni 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PKB Ungkap Banyak Penolakan Koalisi dengan PKS
    Nasional

    PKB Ungkap Banyak Penolakan Koalisi dengan PKS

  • Jokowi Ungkap 'Harta Karun' Freeport Masih Ada 20 kali lipat
    Nasional

    Jokowi Ungkap ‘Harta Karun’ Freeport Masih Ada 20 kali lipat

  • Tanggapi Pembubaran Nobar Film ‘Pesta Babi’, Puan: Harus Diantisipasi dengan Baik
    Nasional

    Tanggapi Pembubaran Nobar Film ‘Pesta Babi’, Puan: Harus Diantisipasi dengan Baik

  • 7 Hal Penyebab Keringat Berlebih
    Tips & Tutorial

    7 Penyebab Tidak Terduga Keringat Berlebih

  • Kiai Miftachul Akhyar Rangkap Jabatan di NU dan MUI, Begini Kata Ma'ruf Amin
    Nasional

    Kepuasan Publik terhadap Kinerja Ma’ruf Amin Anjlok, Begini Kata Jubir

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.