TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Daftar 9 Indikator ‘Merah’ Penyebab 51 Pegawai KPK Tak Lolos TWK

Daftar 9 Indikator ‘Merah’ Penyebab 51 Pegawai KPK Tak Lolos TWK

By Johan Arif
2 Juni 2021
917
0
Pegiat Antikorupsi: Dipimpin Firli, KPK Hilang Nyali

TIKTAK.ID – Belakangan ini beredar susunan daftar pegawai dengan indikator “merah” terkait penilaian asesmen dalam peralihan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Susunan daftar tersebut pun menunjukkan total sembilan indikator merah. Hal itu menjadi acuan 51 dari 75 pegawai tak lulus asesmen yang dinilai tidak bisa dibina alias tak lagi bisa bergabung dengan lembaga antirasuah.

Perlu diketahui, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana, sempat menyinggung sejumlah indikator itu melalui jumpa pers terkait 51 pegawai KPK yang dinilai merah, serta 24 pegawai lainnya yang berkesempatan dibina untuk menjadi ASN.

Saat itu, Bima mengatakan bahwa 51 pegawai yang tidak lulus asesmen tak memenuhi penilaian berdasarkan kriteria yang ditetapkan tim asesor. Ia menjelaskan, penilaian meliputi tiga aspek, yaitu kepribadian, pengaruh, dan PUNP (Pancasila, UUD ’45, NKRI, Pemerintah sah). Ia menilai dari total 22 indikator tersebut, sembilan indikator pada PUNP merupakan harga mati.

“Bagi mereka yang aspek PUNP bersih, meski aspek pribadi dan pengaruhnya terindikasi negatif, itu masih bisa dilakukan proses melalui Diklat,” ujar Bima, Selasa (25/5/21), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Dalam sembilan indikator tersebut, pertama, menyetujui perubahan Pancasila sebagai Dasar Negara, atau mendukung ideologi lain, liberalisme, khilafah, kapitalisme, komunisme/sosialisme, dan separatisme. Indikator kedua, tidak setuju dengan kebijakan Pemerintah dengan pembubaran HTI/FPI, atau kelompok radikal, atau kelompok pendukung teroris.

Ketiga, menolak atau tidak setuju dengan UU KPK Nomor 19 Tahun 2019. Keempat, mengakui sebagai kelompok Taliban dan tidak ada yang ditakuti kecuali Allah. Siapa pun yang menghalangi akan dilawan, bahkan bila perlu akan bergerak tanpa harus melalui jalur prosedur seperti dalam penyadapan dan penggeledahan.

Kelima, mengklaim di dalam KPK ada kelompok Taliban yang dalam menjalankan tugas hanya takut kepada Allah dan kebenaran. Keenam, mengaku tidak setuju dengan pimpinan KPK yang selalu mengintervensi setiap penyidikan, dan tidak setuju pencalonan Firli Bahuri sebagai Ketua KPK. Ketujuh, menyatakan sering mengabaikan tugas dengan mengabaikan prosedur (karena tidak percaya pada prosedur).

Kedelapan, akan memilih keluar dari KPK jika memang harus dipaksa mengikuti keinginan pimpinan atau Pemerintah atau intervensi. Kesembilan atau terakhir, memegang prinsip siapa pun tidak bisa dikendalikan bila tidak sejalan dengan keyakinannya, dan akan menentang jika diintervensi oleh pemimpin, Dewan Pengawas, atau Pemerintah.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsKPKPegawai KPKPolemik KPKtes wawasan kebangsaanTWK

Related articles More from author

  • Kena OTT Dugaan Suap Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di KPK
    Nasional

    Kena OTT Dugaan Suap Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di KPK

    20 Januari 2026
    By Johan Arif
  • Alasan KPK Tolak Keinginan Edhy Prabowo untuk Bertemu Keluarga secara Langsung
    Nasional

    Alasan KPK Tolak Keinginan Edhy Prabowo untuk Bertemu Keluarga secara Langsung

    24 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Pegiat Antikorupsi: Dipimpin Firli, KPK Hilang Nyali
    Nasional

    KPK Digugat Praperadilan Lima Perkara Mangkrak

    7 April 2021
    By Johan Arif
  • Novel Baswedan Ungkap Isu Taliban dan Anies Baswedan Terkait Polemik TWK
    Nasional

    Novel Baswedan Ungkap Isu Taliban dan Anies Baswedan Terkait Polemik TWK

    21 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Tweet Fadli Zon Usai Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Jadi Trending Topic
    Nasional

    Tweet Fadli Zon Usai Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Jadi Trending Topic

    28 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Makjleb! Alasan Sesungguhnya Febri Diansyah Mundur dari KPK ini Kagetkan Publik
    Nasional

    Makjleb! Alasan Sesungguhnya Febri Diansyah Mundur dari KPK ini Kagetkan Publik

    26 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Google Luncurkan Chromecast Model Baru, Harga 400 Ribuan
    Teknologi

    Google Luncurkan Chromecast Model Baru, Harga 400 Ribuan

  • Layanan Berlangganan Premium 'Twitter Blue' Diluncurkan, Ini Biayanya
    Teknologi

    Layanan Berlangganan Premium ‘Twitter Blue’ Diluncurkan, Ini Biayanya

  • Beredar Isu Polisi Pasang Baliho Prabowo-Gibran, Bawaslu: Kami Sedang Investigasi
    Nasional

    Beredar Isu Polisi Pasang Baliho Prabowo-Gibran, Bawaslu: Kami Sedang Investigasi

  • TIKTAK.ID - Tips Hilangkan Kebiasaan Makan Berlebihan
    Tips & Tutorial

    Tips Hilangkan Kebiasaan Makan Berlebihan

  • Krystal Jung Dibidik sebagai Tunangan Kim Jae Wook dalam Drakor 'Crazy Love'
    Selebriti

    Krystal Jung Dibidik sebagai Tunangan Kim Jae Wook dalam Drakor ‘Crazy Love’

Artikel Terbaru

  • HP Vivo Y28: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 25 September 2026
  • Desember, Rico Waas Targetkan Puskesmas Glugur Darat Rampung Dibangun 25 September 2026
  • Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat 25 September 2026
  • Cara Membuat Kata Sandi yang Kuat dan Mudah Diingat 25 September 2026
  • Riwayat Sekolah Gibran Diungkap Jokowi: UTS Australia-MDIS Singapura 25 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (54)
  • Keuangan (8)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,933)
  • Olahraga (1,132)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,212)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.