TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jika Benar Nadiem Tak Cari ‘Suaka Politik’, Kenapa PDIP Mendadak Puja-Puji Dia Usai Sowan ke Megawati?

Jika Benar Nadiem Tak Cari ‘Suaka Politik’, Kenapa PDIP Mendadak Puja-Puji Dia Usai Sowan ke Megawati?

By Johan Arif
23 April 2021
506
0
Jika Benar Nadiem Tak Cari 'Suaka Politik', Kenapa PDIP Mendadak Puja-Puji Dia Usai Sowan ke Megawati?

TIKTAK.ID – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira diketahui menampik anggapan terkait Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mencari suaka atau perlindungan politik dengan bertemu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Seperti diketahui, muncul anggapan Nadiem mencari perlindungan politik akibat pertemuan Nadiem dengan Mega berlangsung di tengah isu reshuffle atau perombakan Kabinet yang bakal dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Andreas, Nadiem bukanlah seorang pengungsi. Untuk itu, ia mengatakan tidak ada alasan bagi Nadiem menemui Megawati demi suaka politik.

“Tidak kok, karena Nadiem bukan refugee [pengungsi]. Minta suaka buat apa?” ucap Andreas, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (21/4/21).

Andreas menilai Nadiem sudah menjelaskan tentang pertemuannya dengan Megawati melalui akun Instagram Nadiem @nadiemmakarim. Dalam unggahan tersebut, Nadiem sempat menyatakan bahwa pertemuannya dengan Mega untuk berdiskusi mengenai program Merdeka Belajar dan profil Pelajar Pancasila.

Kemudian Andreas mengatakan tidak melihat relevansi dan urgensi untuk mencopot Nadiem dari jabatan Mendikbud saat ini. Sebab, ia menganggap Nadiem sudah bisa menerjemahkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang merupakan program Jokowi selama menjabat sebagai Mendikbud.

“Selama dua tahun bermitra, Nadiem sebagai menteri telah menerjemahkan pembangunan SDM yang menjadi program pemerintahan Jokowi dengan Merdeka Belajar yang on going, peningkatan status guru-guru honor menjadi PPK, dan sekarang sedang dipersiapkan Revisi UU Sisdiknas,” terang anggota Komisi X DPR RI tersebut.

“Selain itu, selama pandemi ini Nadiem juga responsif dan fleksibel dalam menjalankan program-program pendidikan,” lanjutnya.

Sebelumnya, santer isu perombakan Kabinet usai DPR menyetujui keinginan Jokowi untuk melebur Kemenristek ke Kemendikbud serta membentuk Kementerian Investasi. Kemudian anggota DPR RI Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno mengklaim reshuffle Kabinet akan dilakukan dalam hitungan hari sejak pekan lalu.

Senada dengan Hendrawan, Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin juga menyebut reshuffle Kabinet digelar akhir pekan lalu. Tidak hanya itu, Jokowi juga dikabarkan akan menggelar reshuffle Kabinet pada Rabu (21/4/21), mengingat perombakan Kabinet selalu digelar hari Rabu. Akan tetapi, isu tersebut sudah dibantah oleh Mensesneg, Pratikno.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsMegawatiMendikbudnadiem makarimPDIPReshuffle Kabinet

Related articles More from author

  • PDIP: Jokowi Lagi Getol Pencitraan, Bikin Kesan dan Opini Dirinya Masih Sangat Berpengaruh
    Nasional

    PDIP: Jokowi Lagi Getol Pencitraan, Bikin Kesan dan Opini Dirinya Masih Sangat Berpengaruh

    12 Maret 2025
    By Joni Sitohang
  • Setelah Tolak Permintaan PDIP, Purnomo Dirayu PKS Lawan Gibran di Pilkada Solo
    Nasional

    Setelah Tolak Permintaan PDIP, Purnomo Dirayu PKS Lawan Gibran di Pilkada Solo

    31 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Mendadak Ketua DPRD DKI Batal Laporkan Guru Pembuat Soal 'Anies Selalu Diejek Mega', Ini Penyebabnya
    Nasional

    Mendadak Ketua DPRD DKI Batal Laporkan Guru Pembuat Soal ‘Anies Selalu Diejek Mega’, Ini Penyebabnya

    17 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Kursi Menteri NasDem Jadi Rebutan Usai Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat
    Nasional

    Kursi Menteri NasDem Jadi Rebutan Usai Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat

    22 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Pertemuan Prabowo dan Megawati pada 23 Januari 2025 Batal, Ini Penjelasan Gerindra
    Nasional

    Pertemuan Prabowo dan Megawati pada 23 Januari 2025 Batal, Ini Penjelasan Gerindra

    28 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • Kecam Politisi Senior PDIP yang Ejek Gibran Anak Ingusan, PSI: Tidak Pantas
    Nasional

    Kecam Politisi Senior PDIP yang Ejek Gibran Anak Ingusan, PSI: Tidak Pantas

    1 Juli 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Sebut Sosok Mumpuni Atasi Virus Berbahaya "Produksi" AS-WHO, Fahri Desak Jokowi-Prabowo Bebaskan Siti Fadhilah Supari
    Nasional

    Sebut Sosok Mumpuni Atasi Virus Berbahaya “Produksi” AS-WHO, Fahri Desak Jokowi-Prabowo Bebaskan Siti Fadhilah Supari

  • Dua Menteri Chili Dilaporkan Positif Covid-19
    Internasional

    Dua Menteri Chili Dilaporkan Positif Covid-19

  • Mendagri Usulkan Tiga Opsi Pelantikan Kepala Daerah, 6 Februari Jadi Pilihan Utama
    Nasional

    Mendagri Usulkan Tiga Opsi Pelantikan Kepala Daerah, 6 Februari Jadi Pilihan Utama

  • Jajaran DPP Gerindra Kunjungi Markas PDIP, Ada Apa?
    Nasional

    Jajaran DPP Gerindra Kunjungi Markas PDIP, Ada Apa?

  • Ma'ruf Amin: 605 Kiai dan Ulama di Indonesia Meninggal Selama Pandemi
    Nasional

    Ma’ruf Amin: 605 Kiai dan Ulama di Indonesia Meninggal Selama Pandemi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.