TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›WHO: Satu dari Tiga Wanita di Dunia Jadi Sasaran Kekerasan dan Pelecehan

WHO: Satu dari Tiga Wanita di Dunia Jadi Sasaran Kekerasan dan Pelecehan

By Bagas F Sinaga
11 Maret 2021
798
0
WHO: Satu dari Tiga Wanita di Dunia Jadi Sasaran Kekerasan dan Pelecehan

TIKTAK.ID – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (9/3/21) mengatakan, hampir satu dari tiga wanita di seluruh dunia menjadi sasaran kekerasan fisik atau seksual selama hidupnya. Perilaku kriminal ini semakin meluas selama masa pandemi.

Laporan baru menunjukkan bahwa, meskipun jumlah wanita yang menjadi korban kekerasan sebagian besar tetap tidak berubah sejak studi WHO global terakhir pada 2013, kekerasan ini dimulai pada usia muda.

Sekitar 31% wanita berusia 15-49 tahun, atau hingga 852 juta wanita, pernah mengalami kekerasan fisik atau seksual, kata WHO dalam apa yang disebut sebagai studi terbesar yang pernah ada, yang mencakup data dan survei nasional dari 2000-2018.

“Angka-angka ini sangat mengejutkan dan benar-benar merupakan semacam seruan bagi Pemerintah untuk melakukan lebih banyak lagi langkah untuk mencegah kekerasan ini,” kata penulis laporan Claudia Garcia-Moreno.

Badan PBB tersebut mendesak Pemerintah untuk mencegah kekerasan, meningkatkan layanan bagi para korban dan mengatasi ketidaksetaraan ekonomi yang sering kali membuat perempuan dan anak perempuan terjebak dalam hubungan yang berujung pada pelecehan terhadap mereka.

Sementara anak laki-laki harus dididik di sekolah tentang perlunya saling menghormati dalam hubungan dan persetujuan bersama untuk melakukan hubungan seks, ujar pejabat WHO.

“Kekerasan terhadap wanita mewabah di setiap negara dan menjadi budaya, menyebabkan kerugian bagi jutaan wanita dan keluarga mereka, dan telah diperburuk oleh pandemi Covid-19,” kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Seorang suami atau pasangan intim adalah pelaku yang paling umum dan jumlah korban yang tidak proporsional berada di negara-negara termiskin, benua Afrika, Amerika, dan Asia Tenggara menjadi yang tertinggi dengan 35 persen dan 33 persen. Namun, angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi, karena kurangnya pelaporan tentang pelecehan seksual, dan kejahatan yang sangat distigmatisasi.

Di beberapa wilayah, lebih dari setengah wanita menghadapi kekerasan di beberapa titik, katanya kepada Reuters, mengutip Oseania, sub-Sahara Afrika dan Asia Selatan.

Data WHO mencatat, negara-negara dengan prevalensi tertinggi antara lain termasuk Kiribati, Fiji, Papua Nugini, Bangladesh, Republik Demokratik Kongo, dan Afghanistan.

Sementara negeri dengan prosentase terendah, ada di Eropa, hingga 23 persen.

TagsBerita Dunia Hari IniKekerasan terhadap wanitaOrganisasi Kesehatan Duniapelecehan wanitaWHO

Related articles More from author

  • Panel Intel AS Sebut Sindrom Havana Disebabkan Energi Elektromagnetik
    Internasional

    Panel Intel AS Sebut Sindrom Havana Disebabkan Energi Elektromagnetik

    6 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Kocak! Hasil Survei Sebut Warga Amerika Anggap Trump Lelet Tangani Corona, Netizen Sarankan Presiden AS Sewa Lembaga Survei Indonesia
    Internasional

    Kocak! Hasil Survei Sebut Warga Amerika Anggap Trump Lelet Tangani Corona, Netizen Sarankan Presiden AS Sewa Lembaga Survei Indonesia

    18 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pangkalan AS di Suriah Diserang dari Dalam
    Internasional

    Pangkalan AS di Suriah Diserang dari Dalam

    21 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Ketegangan antara Suriah dan Turki Makin Memuncak
    Internasional

    Ketegangan antara Suriah dan Turki Makin Memuncak

    23 Februari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Diduga Berkhianat, Mantan Kepala Keamanan Nasional Kazakhstan Ditangkap
    Internasional

    Diduga Berkhianat, Mantan Kepala Keamanan Nasional Kazakhstan Ditangkap

    12 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Malaysia Bergolak, Anwar Ibrahim Dapat Restu Ketemu Raja sebelum Ambil Alih Posisi Perdana Menteri
    Internasional

    Malaysia Bergolak, Anwar Ibrahim Dapat Restu Ketemu Raja sebelum Ambil Alih Posisi Perdana Menteri

    9 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Netizen Terlanjur Senang Dengar Kabar Pemblokiran Netflix Segera Berakhir, Jawaban Bos Telkom Masih 'Ngambang'
    Teknologi

    Netizen Terlanjur Senang Dengar Kabar Pemblokiran Netflix Segera Berakhir, Jawaban Bos Telkom Masih ‘Ngambang’

  • Lee Byung Hun Akan Produksi dan Bintangi Film Hollywood
    Selebriti

    Lee Byung Hun Akan Produksi dan Bintangi Film Hollywood

  • Dikenal Radikal, GP Ansor Tolak Ustaz Firanda Ceramah di HUT Wajo Sulsel
    Nasional

    Dikenal Radikal, GP Ansor Tolak Ustaz Firanda Ceramah di HUT Wajo Sulsel

  • Anies Gubernur Pertama yang Serahkan Tanah Jakarta ke Jokowi di IKN Nusantara
    Nasional

    Anies Gubernur Pertama yang Serahkan Tanah Jakarta ke Jokowi di IKN Nusantara

  • Kemampuan iPhone SE 2020 Sukses Kalahkan iPhone XS Max
    Teknologi

    Kemampuan iPhone SE 2020 Sukses Kalahkan iPhone XS Max

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.