TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Saudi Pecat Ratusan Ulama dan Juru Dakwah Gara-gara Tolak Kutuk Ikhwanul Muslimin

Saudi Pecat Ratusan Ulama dan Juru Dakwah Gara-gara Tolak Kutuk Ikhwanul Muslimin

By Bagas F Sinaga
28 Desember 2020
679
0
Abdullatif bin Abdulaziz al-Sheikh

TIKTAK.ID – Menteri Urusan Islam Arab Saudi membenarkan kabar tentang pemecatan sejumlah imam dan juru dakwah dalam beberapa pekan terakhir, karena gagal mengikuti arahan Kementerian untuk memperingatkan masyarakat tentang bahaya ideologi Ikhwanul Muslimin.

“Laporan tentang beberapa imam yang dipecat itu benar. Ini karena kegagalan mereka dalam melaksanakan arahan Kementerian dalam menerbitkan pernyataan dari Dewan Cendekiawan Agama Senior yang berkomentar dan menjelaskan kepada orang-orang tentang bahaya kelompok teroris Ikhwanul Muslimin,” kata Menteri Urusan, Panggilan dan Bimbingan Islam Arab Saudi Abdullatif bin Abdulaziz al-Sheikh kepada Al Arabiya, Selasa (22/12/20).

Meski demikian, ia menyatakan tak ingin memecat salah satu karyawannya, namun menekankan pentingnya pekerjaan ulama dan pengkhotbah.

“Tidak diragukan lagi bahwa pemberhentian mereka bukan berarti mereka berasal dari Ikhwanul Muslimin atau pendukung ideologi ini, melainkan merupakan prosedur peraturan Kementerian bagi mereka yang tidak melaksanakan arahan atau lambat dalam melaksanakannya akan ditiadakan dan digantikan oleh yang siap dan yang memenuhi syarat,” imbuhnya.

Menurut media lokal Okaz dan Saudi Gazette, Kementerian Urusan Islam, Panggilan dan Bimbingan, dan Kementerian Urusan Kota dan Perdesaan bersama-sama menasionalisasi pekerjaan imam dan muazin. Ini artinya mereka nanti akan dibayar oleh negara. Selanjutnya mereka akan ditempatkan di tempat salat kompleks komersial utama.

Kementerian mengakui pentingnya para imam dan penceramah di masjid-masjid. Karena itu mereka menyatakan siap mendukung sejumlah besar pengkhotbah yang memiliki pemikiran cemerlang dan memenuhi persyaratan untuk posisi imam, baik di masjid kecil maupun besar.

“Sejumlah besar dari mereka dipersiapkan untuk pekerjaan terhormat ini, dan Kementerian memiliki sejumlah besar kandidat tingkat lanjut yang tertarik dengan pekerjaan ini dan bersedia untuk menempati pekerjaan ini, termasuk banyak lulusan perguruan tinggi Syariah dan yang memiliki gelar master dan PhD dalam ilmu Syariah,” kata al-Sheikh.

Arab Saudi secara resmi menetapkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris pada tahun 2014. Dengan penetapan itu berarti Ikhwanul Muslimin menjadi kelompok yang terlarang di Saudi.

Pada November kemarin, Dewan Ulama Senior Saudi juga menegaskan kembalii bahwa kelompok Ikhwanul Muslimin mengganggu kebersamaan dan melakukan penghasutan untuk meraih kekuasaan. Kelompok itu juga dituding menggunakan agama sebagai kedok untuk mendapatkan kekuasaan.

Dilansir Saudi Press Agency, Dewan Ulama Senior Saudi menyebut bahwa Ikhwanul Muslimin memiliki akar sejarah ekstremisme dan terorisme. Maka Dewan melarang segala bentuk dukungan kepada Ikhwanul Muslimin.

TagsAbdullatif bin Abdulaziz al-SheikhArab SaudiBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahIkhwanul MusliminJuru DakwahMenteri Urusan Islam Arab SaudiUlama

Related articles More from author

  • Aksi Trump Sambangi Pendukungnya di Masa Karantina, Menuai Kritik Pakar Medis RS yang Merawatnya
    Internasional

    Aksi Trump Sambangi Pendukungnya di Masa Karantina, Menuai Kritik Pakar Medis RS yang Merawatnya

    5 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Kremlin Masih Ogah Ucapkan Selamat kepada Joe Biden
    Internasional

    Kremlin Masih Ogah Ucapkan Selamat kepada Joe Biden

    27 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Emir Kuwait Wafat di Usia 91 Tahun
    Internasional

    Emir Kuwait Wafat di Usia 91 Tahun

    1 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Serangan Teror ke Rumah Sakit di Afghanistan Tewaskan 16 Orang
    Internasional

    Serangan Teror ke Rumah Sakit di Afghanistan Tewaskan 16 Orang

    16 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Takut Tertular Covid-19, Pria India ini Sembunyi Tiga Bulan di Bandara
    Berita UnikInternasional

    Takut Tertular Covid-19, Pria India ini Sembunyi Tiga Bulan di Bandara

    20 Januari 2021
    By Burhan Adiatma
  • Putin Klaim Rusia Berhasil Lawan Virus Corona
    Internasional

    Putin Klaim Rusia Berhasil Lawan Virus Corona

    25 Maret 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pramono Anung Larang Jokowi
    Nasional

    Gara-Gara Percaya Klenik, Pramono Anung Larang Jokowi ke Ponpes Lirboyo Kediri, Netizen Kompak Bereaksi

  • [CEK HOAKS atau FAKTA] Anies Sibuk Korupsi Uang Sembako di Tengah Kepanikan Warga DKI Hadapi Corona
    Nasional

    [CEK HOAKS atau FAKTA] Anies Sibuk Korupsi Uang Sembako di Tengah Kepanikan Warga DKI Hadapi Corona

  • Gerindra Jatim Ungkap Kans Khofifah Jadi Ketua Timses Prabowo
    Nasional

    Gerindra Jatim Ungkap Kans Khofifah Jadi Ketua Timses Prabowo

  • TIKTAK.ID - Situasi Demo di Hongkong
    Internasional

    Aksi Brutal di Tengah Bayang-Bayang Kehancuran Hongkong

  • Kompolnas: Pernyataan Wakapolri Soal Rekrutmen Preman, Dipelintir
    Nasional

    Kompolnas: Pernyataan Wakapolri Soal Rekrutmen Preman, Dipelintir

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.