TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pejabat Trump Salahkan Israel atas Pembunuhan Ilmuwan Iran

Pejabat Trump Salahkan Israel atas Pembunuhan Ilmuwan Iran

By William Putra Wijaya
4 Desember 2020
511
0
Mohsen Fakhrizadeh

TIKTAK.ID – Seorang pejabat administrasi Trump yang tidak mau disebutkan namanya menyalahkan Israel atas pembunuhan ilmuwan nuklir Iran pada minggu lalu, tulis CNN, menyusul laporan New York Times sebelumnya yang mengutip sumber anonim AS yang menunjuk Tel Aviv sebagai dalang dari pembunuhan itu.

Dilansir dari RTnews, pejabat senior ini menolak menjawab terkait pembunuhan fisikawan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh pada Jumat lalu ketika ditanya apakah AS mengetahui rencana serangan itu sebelumnya atau berpartisipasi dalam bentuk apa pun, kata CNN pada Rabu (2/12/20). Namun, pejabat itu mengakui bahwa AS dan Israel sebelumnya telah berbagi informasi tentang operasi rahasia sebelum melaksanakannya, tetapi menolak untuk mengatakan apakah itu termasuk kasus ini.

Seperti yang dilaporakn CNN dan New York Times, belum jelas apa saja yang diketahui pemerintahan Trump tentang serangan itu sebelumnya. Pembunuhan itu sendiri terjadi seminggu setelah Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengunjungi Israel dan singgah di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar.

Presiden Donald Trump telah memberi restu Pompeo dan pejabat pemerintahan lainnya untuk menghukum Iran secara agresif dengan menghindari risiko Perang Dunia III, tulis Daily Beast pada Selasa.

Para pejabat Iran menyebut Israel sebagai dalang pembunuhan Fakhrizadeh dan telah bersumpah akan memberikan balasan.

Sementara Israel telah mengklaim bahwa Fakhrizadeh memimpin proyek pengembangan senjata nuklir Iran. Para pejabat Iran telah berulang kali menegaskan bahwa investasi nuklir negara itu hanya untuk tujuan damai, dan Badan Energi Atom Internasional mengatakan program senjata nuklir Iran sudah berakhir pada awal 2000-an.

Mantan Direktur CIA, John Brennan mengatakan pembunuhan Fakhrizadeh adalah tindakan “kriminal” dan “sangat ceroboh” yang dapat memicu “babak baru konflik regional.” Melalui akun Twitternya, dia mencuit pada Jumat kemarin bahwa jika pembunuhan itu disponsori negara, itu akan menjadi pelanggaran hukum internasional dan akan mendorong lebih banyak Pemerintah yang akan membunuh pejabat asing.

Pada Jumat lalu, konvoi kendaraan anti peluru Fakhrizadeh yang sedang melaju ke Absard, timur Teheran, diserang. Laporan Iran tentang insiden itu bergeser tajam pada Minggu, dengan kantor berita semi-resmi Fars mengatakan Fakhrizadeh ditembak dengan senapan mesin yang dioperasikan dari jarak jauh setelah keluar dari kendaraannya.

Laporan sebelumnya mengatakan bahwa tim komando 12 orang menyergap konvoi dan dibantu oleh kelompok logistik 50 orang yang menyusup ke layanan keamanan Iran dan memutus aliran listrik ke daerah itu sebelum memulai penyergapan.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniDonald TrumpIlmuwan IranIsraelMohsen FakhrizadehPejabat ASPembunuhan

Related articles More from author

  • Trump Benar-benar Tamat, Pertama dalam Sejarah Hak Vetonya sebagai Presiden AS Diabaikan Senat
    Internasional

    Trump Benar-benar Tamat, Pertama dalam Sejarah Hak Vetonya sebagai Presiden AS Diabaikan Senat

    3 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Abbas Ultimatum Israel Hengkang dari Tanah Palestina
    Internasional

    Abbas Ultimatum Israel Hengkang dari Tanah Palestina

    30 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pasukan Garda Nasional AS Keracunan Daging Mentah Saat Jaga Gedung Capitol dari Ancaman Teroris Lokal
    Internasional

    Pasukan Garda Nasional AS Keracunan Daging Mentah Saat Jaga Gedung Capitol dari Ancaman Teroris Lokal

    8 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Tak Terima Program Hilirisasi Jokowi Diganggu IMF, Barikade 98 Siap Geruduk Kedubes AS
    Nasional

    Tak Terima Program Hilirisasi Jokowi Diganggu IMF, Barikade 98 Siap Geruduk Kedubes AS

    26 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Pyongyang: Korea Selatan dan AS Akan 'Bayar Mahal' Latihan Perang Mereka
    Internasional

    Pyongyang: Korea Selatan dan AS Akan ‘Bayar Mahal’ Latihan Perang Mereka

    13 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pemimpin Tertinggi Iran Kecam Dukungan Bodoh Emmanuel Macron kepada Penghina Nabi
    Internasional

    Pemimpin Tertinggi Iran Kecam Dukungan Bodoh Emmanuel Macron kepada Penghina Nabi

    31 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PDIP Ungkap Peluang Kerja Sama Politik Megawati-SBY
    Nasional

    PDIP Ungkap Peluang Kerja Sama Politik Megawati-SBY

  • Relawan Ganjar Salurkan Bantuan untuk Renovasi 40 Ponpes Terdampak Gempa Cianjur
    Nasional

    Relawan Ganjar Salurkan Bantuan untuk Renovasi 40 Ponpes Terdampak Gempa Cianjur

  • Anies Beberkan Alasan Kasus Corona di DKI Mulai Jinak
    Nasional

    Anies Beberkan Alasan Kasus Corona di DKI Mulai Jinak

  • Internasional

    Serangan Roket Beruntun Hantam Zona Hijau Baghdad, Sirine kedubes AS Berbunyi

  • Anies, Prabowo, Ganjar, Sandi Siapa yang Layak jadi Presiden Setelah Jokowi?
    Nasional

    Elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil Naik di Tengah Pandemi, Bagaimana dengan Prabowo dan Anies?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.