TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Jerman Skors 10 Polisi yang Tergabung di Grup Percakapan Kelompok Neo-Nazi

Jerman Skors 10 Polisi yang Tergabung di Grup Percakapan Kelompok Neo-Nazi

By Bagas F Sinaga
26 November 2020
2824
0
Jerman Skors 10 Polisi yang Tergabung di Grup Percakapan Kelompok Neo-Nazi

TIKTAK.ID – Sepuluh petugas polisi Jerman diskors setelah mereka tertangkap basah berada di grup percakapan online kelompok Neo-Nazi, yang digunakan kelompok sayap kanan di Rhine-Westphalia Utara. Ini merupakan kasus terbaru yang ditemukan di antara anggota polisi di negara bagian terpadat di Jerman itu.

Pesan-pesan yang disebarluaskan di grup WhatsApp itu, yang di dalamnya terdapat 15 peserta, diduga merupakan tindak pidana, kata Menteri Dalam Negeri Herbert Reul, pada Selasa (24/11/20), tulis Al Jazeera.

Dia menggambarkan konten tersebut sebagai “sangat xenofobik (anti-migran) dan tidak manusiawi”.

Jumlah anggota keamanan di Rhine-Westphalia Utara yang terlibat dan menghadapi tuduhan serupa telah meningkat menjadi 191 orang sejak grup obrolan sayap kanan pertama ditemukan pada September lalu.

Reul memberi contoh jenis konten yang dibagikan dalam kasus terbaru, termasuk gambar orang Arab yang dilihat melalui alat penglihatan senapan. Ada juga komentar tentang penembakan masjid tahun lalu di Christchurch, Selandia Baru, yang mengatakan, “Terlalu banyak yang meleset.”

Para tersangka yang berada di grup WhatsApp bernama Kunta Kinte itu, yang didirikan pada 2015 dan digunakan oleh petugas polisi yang merupakan anggota grup bowling. Para peserta membagikan ratusan pesan, foto, dan video termasuk foto-foto pemimpin Nazi Adolf Hitler yang tak terhitung jumlahnya. Termasuk juga komentar anti-Semit.

Pada Selasa pagi, pejabat Jerman menggerebek sejumlah rumah polisi aktif dan pensiunan sehubungan dengan kabar tersebut.

Tujuh belas lokasi digeledah di negara bagian barat, termasuk di kota Essen dan Muelheim an der Ruhr. Lebih dari 600 perangkat penyimpanan disita.

Sembilan tersangka menghadapi tuduhan ujaran kebencian dan menggunakan simbol yang dilarang di bawah konstitusi Jerman.

Ditemukan juga rencana serangan terhadap politisi, pencari suaka dan Muslim.

Awal bulan ini, Jaksa Federal Jerman menuntut 12 tersangka konspirator sayap kanan yang dicurigai merencanakan “serangan teroris” terhadap politisi, pencari suaka dan Muslim.

Sebelas orang, yang ditangkap dalam penggerebekan di seluruh negeri pada bulan Februari, dituduh sebagai anggota “organisasi teroris” dan pelanggaran senjata ilegal. Tersangka konspirator ke-12 telah didakwa mendukung “kelompok teroris”.

Penangkapan itu menyusul penggerebekan, beberapa tempat oleh unit khusus bersenjata berat, yang dilakukan di 13 lokasi di enam negara bagian Jerman.

Empat tersangka utama berencana untuk memicu “situasi seperti perang saudara … melalui serangan yang belum ditentukan terhadap politisi, pencari suaka dan orang-orang yang beragama Muslim,” kata Jaksa Federal pada Februari.

Menurut laporan media awal tahun ini, kelompok itu berencana menggunakan senjata semi-otomatis untuk meniru serangan di Christchurch pada Maret 2019, yang menewaskan 51 orang di dua masjid.

TagsBerita Dunia Hari IniJermanKelompok Neo-NaziPolisi JermanRhineWestphalia Utara

Related articles More from author

  • Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Divonis Satu Tahun Penjara
    Internasional

    Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Divonis Satu Tahun Penjara

    3 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Kemampuan Iran Penuhi 90% Kebutuhan Pertahanan Dalam Negerinya, Jadi Pil Pahit yang Harus Ditelan Washington
    Internasional

    Kemampuan Iran Penuhi 90% Kebutuhan Pertahanan Dalam Negerinya, Jadi Pil Pahit yang Harus Ditelan Washington

    20 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Maduro Menang Telak di Pemilihan Legislatif Venezuela
    Internasional

    Maduro Menang Telak di Pemilihan Legislatif Venezuela

    10 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pengadilan Myanmar Vonis Aung San Suu Kyi Empat Tahun Penjara
    Internasional

    Pengadilan Myanmar Vonis Aung San Suu Kyi Empat Tahun Penjara

    12 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Mustafa al-Kadhimi: Irak Tak Butuh Pasukan Asing
    Internasional

    Mustafa al-Kadhimi: Irak Tak Butuh Pasukan Asing

    27 Juli 2021
    By William Putra Wijaya
  • Jenderal yang Kudeta Myanmar Angkat Dirinya Sendiri sebagai Perdana Menteri
    Internasional

    Jenderal yang Kudeta Myanmar Angkat Dirinya Sendiri sebagai Perdana Menteri

    6 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Trump Tinggalkan Gedung Putih tapi Berjanji untuk Kembali
    Internasional

    Trump Tinggalkan Gedung Putih tapi Berjanji untuk Kembali

  • Tanggapi Pernyataan Megawati Soal Milenial, AMAN: Tak Cerminkan Sosok Negarawan
    Nasional

    Tanggapi Pernyataan Megawati Soal Milenial, AMAN: Tak Cerminkan Sosok Negarawan

  • Telegram Luncurkan Fitur Bikin Foto Ala Spoiler
    Teknologi

    Telegram Luncurkan Fitur Bikin Foto Ala Spoiler

  • Lenovo Pamerkan Laptop dengan Layar Bisa Digulung dan Memanjang
    Teknologi

    Lenovo Pamerkan Laptop dengan Layar Bisa Digulung dan Memanjang

  • Siapa Saja Kepala Daerah yang Rela Potong Gaji Demi Tangani Corona?
    Nasional

    Siapa Saja Kepala Daerah yang Rela Potong Gaji Demi Tangani Corona?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.