TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pengadilan Turki Tambah 6 Terdakwa Baru Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

Pengadilan Turki Tambah 6 Terdakwa Baru Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

By Bagas F Sinaga
26 November 2020
512
0
Pengadilan Turki Tambah 6 Terdakwa Baru Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi

TIKTAK.ID – Pengadilan Turki menambahkan terdakwa baru terhadap pejabat Saudi yang didakwa atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, pada Selasa (24/11/20). Persidangan ini menurut Ankara diperlukan untuk mengungkapkan kebenaran penuh di balik kasus pembunuhan itu.

Pada persidangan di Istanbul, pengadilan menerima dakwaan kedua yang menambahkan enam terdakwa ke daftar 20 pejabat Saudi yang sebelumnya sudah diadili in absentia, tulis Al Jazeera.

Dakwaan terbaru itu ditunjukkan kepada Wakil Konsul dan Atase atas “pembunuhan berencana dengan niat mengerikan”. Empat lainnya, juga warga negara Saudi, dituduh menghancurkan, menyembunyikan, atau merusak barang bukti.

Pengadilan mendengarkan kesaksian dari salah satu saksi, aktivis oposisi Mesir Ayman Noor yang merupakan teman Khashoggi, sebelum menunda kasus tersebut hingga 4 Maret dan memperpanjang proses yang membuat pembunuhan Khashoggi di mata publik semakin membuat hubungan antara Turki dan Arab Saudi menjadi tegang.

Pada September, pengadilan Saudi memenjarakan delapan orang dengan hukuman antara tujuh dan 20 tahun atas pembunuhan itu, dalam pengadilan yang menurut para kritikus tidak transparan. Sebab, tak satu pun dari terdakwa disebutkan dan pengadilan dilakukan secara tertutup.

Khashoggi, seorang kritikus Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, terakhir terlihat memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Pejabat Turki yakin tubuhnya telah dipotong-potong dan dibuang, sementara jenazahnya belum ditemukan.

Anggota Partai AK Presiden Recep Tayyip Erdogan dan kenalan Khashoggi, Yasin Aktay mengatakan bahwa pengadilan Saudi tidak bisa diharapkan memberikan putusan yang adil terhadap para pejabat senior Saudi yang terlibat.

“Peristiwa itu sebenarnya terjadi di Turki. Jika kita memiliki keprihatinan tentang keadilan, tidak ada cara lain selain percaya pada pengadilan Turki,” katanya setelah sidang Selasa.

Dakwaan pertama menuduh dua pejabat tinggi Saudi, mantan Wakil Kepala Intelijen Umum Arab Saudi, Ahmed al-Asiri dan mantan Penasihat Pengadilan Kerajaan, Saud al-Qahtani, telah memicu pembunuhan.

Dikatakan 18 terdakwa lainnya diterbangkan ke Turki untuk membunuh Khashoggi, seorang jurnalis terkemuka yang semakin kritis terhadap Putra Mahkota MBS.

Reporters Without Borders (RSF) mengatakan pihaknya kecewa dengan penolakan pengadilan atas permintaannya untuk bergabung dalam kasus tersebut sebagai pihak sipil dan akan terus memantau kasus tersebut dengan cermat dan menyerukan kepatuhan terhadap standar internasional.

“Saatnya mengakhiri cara-cara biasa dengan Arab Saudi. Saatnya memastikan keadilan bagi Jamal Khashoggi,” kata Direktur Kampanye Internasional RSF, Rebecca Vincent.

TagsArab SaudiBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahJamal Khashoggikasus pembunuhanKerajaan SaudiPembunuhan berencanaPengadilan Turki

Related articles More from author

  • (Cek Hoaks atau Fakta) Saudi Desak Jokowi Lengserkan Anies Baswedan dari Jabatan Gubernur DKI
    Nasional

    (Cek Hoaks atau Fakta) Saudi Desak Jokowi Lengserkan Anies Baswedan dari Jabatan Gubernur DKI

    30 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Jubir Kementerian Pertahanan China, Tan Kefei
    Internasional

    China Tak Akan Tolerir Campur Tangan Asing Soal Taiwan

    9 April 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Peringatan Terbaru AS: Rusia Bisa Invasi Ukraina Kapan Saja
    Internasional

    Peringatan Terbaru AS: Rusia Bisa Invasi Ukraina Kapan Saja

    20 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Biden Salahkan Trump Remehkan Serangan Siber ke AS
    Internasional

    Biden Perintahkan Warga AS Secepatnya Tinggalkan Ukraina

    20 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Tiga Spa di AS Diserang, Delapan Orang Tewas
    Internasional

    Tiga Spa di AS Diserang, Delapan Orang Tewas

    18 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Merkel: Uni Eropa Mesti Siap Hadapi Kemungkinan AS Tak Punya Pengaruh Lagi dalam Skala Global
    Internasional

    Merkel: Uni Eropa Mesti Siap Hadapi Kemungkinan AS Tak Punya Pengaruh Lagi dalam Skala Global

    29 Juni 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Petinggi PPP Tawari Sandiaga hingga Anies Jadi Caketum Partai, Tapi Jokowi ‘Restui’ Amran
    Nasional

    Petinggi PPP Tawari Sandiaga hingga Anies Jadi Caketum Partai, Tapi Jokowi ‘Restui’ Amran

  • Polisi Myanmar Tembak Mati Anak Perempuan Usia 7 Tahun
    Internasional

    Polisi Myanmar Tembak Mati Anak Perempuan Usia 7 Tahun

  • Bolehkah Makan Sambal Ketika Sahur? Begini Saran Ahli Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Bolehkah Makan Sambal Ketika Sahur? Begini Saran Ahli Kesehatan

  • Nama Prabowo Tak Muncul di 9 Capres Hasil Rakernas PAN, Begini Reaksi Gerindra
    Nasional

    Elektabilitas Prabowo Merosot, Gerindra Bakal Lakukan Ini

  • Prabowo Ingin Bertemu Megawati, PDIP: Nanti Kita Atur
    Nasional

    Prabowo Ingin Bertemu Megawati, PDIP: Nanti Kita Atur

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.