TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Ngotot Menangi Pilpres AS, Trump Tak Mau Ngaku Kalah dari Biden

Ngotot Menangi Pilpres AS, Trump Tak Mau Ngaku Kalah dari Biden

By William Putra Wijaya
10 November 2020
671
0
Ngotot Menangi Pilpres AS, Trump Tak Mau Ngaku Kalah dari Biden

TIKTAK.ID – Ketika Kandidat Presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden mulai melangkah menuju Gedung Putih, setelah perolehan suaranya tak terkejar lagi, lawannya Donald Trump masih kekeuh belum menerima kekalahannya dan dia bilang perhitungan suara belum berakhir.

Bahkan, Trump mulai melempar tuduhan tanpa dasar bahwa Pilpres AS kali ini tidak adil dan ada suara “ilegal” dihitung. Dia berjanji akan mengambil langkah hukum dan melesatkan cuitan dengan huruf kapital yang bersikeras bahwa dia akan “MENANGKAN PEMILIHAN INI, DENGAN (SUARA) BANYAK.”

Sementara beberapa orang di lingkarannya mendorong Trump untuk dengan kesatria menerima kekalahannya. Banyak dari anggota Partai Republiknya, termasuk di Capitol Hill, mendorongnya atau memberinya ruang untuk memproses kekalahannya -setidaknya untuk saat ini.

“Trump tidak kalah,” kata Senator Carolina Selatan Lindsey Graham dalam sebuah penampilan di “Sunday Morning Futures” dari Fox News Channel, dia menolak kenyataan yang ada saat ini. “Jangan menyerah, Pak Presiden. Berjuanglah dengan keras,” desaknya.

Dikutip dari Startribune, laporan dari orang-orang dekatnya di Gedung Putih, Trump diperkirakan tidak akan menyerah sebelum ada pernyataan resmi terkait kekalahannya. Tuduhan yang dilemparkan terkait ada kecurangan dalam pemilu saat ini dipandang sebagai upaya membesarkan hati para pendukungnya dan membuktikan bahwa dirinya setia berjuang hingga akhir. Hal itu akan membuat mereka tetap semangat untuk menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya.

“Dia bermaksud untuk berperang,” kata Penasihat Ekonomi Trump, Larry Kudlow ketika semakin jelas bahwa presiden sedang menuju kekalahan.

Sedangkan, laporan media menunjukkan bahwa para senior Partai Republik terbelah menyikapi kemenangan Biden. Beberapa bahkan menolak untuk secara terbuka mengakui hasil pemungutan suara.

Dikutip dari BBC, Pemimpin Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat, Kevin McCarthy mengatakan kepada Fox News bahwa semua penghitungan ulang dan gugatan hukum harus diselesaikan. Dia menambahkan, “Kemudian dan hanya setelah itu, Amerika akan memutuskan siapa yang memenangkan perlombaan.”

Tetapi mantan Presiden Republik George W Bush memberi selamat kepada Biden atas kemenangannya, dengan mengatakan bahwa rakyat Amerika dapat memiliki keyakinan bahwa pemilu pada dasarnya adil dan bahwa hasilnya jelas. Dia juga memberi selamat kepada Trump atas kampanye dan karena telah berjuang keras.

Hasil pemilu ini menciptakan rekor baru di Amerika Serikat dengan Trump menjadi presiden yang menjabat hanya satu kali masa jabatan sejak 1990-an.

Tim kampanye presiden Republik, kabarnya telah mengajukan rentetan tuntutan hukum di berbagai negara bagian, tetapi pejabat pemilu mengatakan tidak ada bukti bahwa pemungutan suara itu dicurangi, seperti yang Trump tuduhkan.

TagsAmerika SerikatASDonald TrumpGeorge W. BushJoe BidenPilpres ASTrump

Related articles More from author

  • Pakar HAM PBB: Pembunuhan Jenderal Soleimani Langgar Hukum Internasional
    Internasional

    Pakar HAM PBB: Pembunuhan Jenderal Soleimani Langgar Hukum Internasional

    9 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Perdana Menteri Irak, Mustafa Al-Kadhimi
    Internasional

    Baghdad: Pasukan AS Segera Keluar dari Irak

    8 April 2021
    By William Putra Wijaya
  • Soal Penanganan Corona, Apa Maksud Rocky Gerung Sebut Jokowi dan Trump Beda Soal Populisme, Tapi Sama Terkait Oligarki?
    Nasional

    Soal Penanganan Corona, Apa Maksud Rocky Gerung Sebut Jokowi dan Trump Beda Soal Populisme, Tapi Sama Terkait Oligarki?

    21 April 2020
    By Johan Arif
  • Rezim Zionis Danai Kelompok Anti-Muslim, Anti-Palestina dan Pro-Israel di AS dan Seluruh Dunia
    Internasional

    Rezim Zionis Danai Kelompok Anti-Muslim, Anti-Palestina dan Pro-Israel di AS dan Seluruh Dunia

    6 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Warga Palestina Kutuk Normalisasi UEA-Israel yang Ditengahi AS sebagai Pengkhianatan
    Internasional

    Warga Palestina Kutuk Normalisasi UEA-Israel yang Ditengahi AS sebagai Pengkhianatan

    20 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Astaga! Pasca Luhut Ketemu Trump, Indonesia Mendadak Buka 'Calling Visa' untuk Israel
    Nasional

    Astaga! Pasca Luhut Ketemu Trump, Indonesia Mendadak Buka ‘Calling Visa’ untuk Israel

    25 November 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dampak Corona, Seluruh Pemain Arsenal Dinyatakan 'Haram' Pulang Kampung
    Olahraga

    Dampak Corona, Seluruh Pemain Arsenal Dinyatakan ‘Haram’ Pulang Kampung

  • Tiru Airlangga Sudutkan Anies, Rocky Gerung Sebut Ridwan Kamil dan Bima Arya Ikut 'Orkestrasi ala Preman'
    Nasional

    Tiru Airlangga Sudutkan Anies, Rocky Gerung Sebut Ridwan Kamil dan Bima Arya Ikut ‘Orkestrasi ala Preman’

  • Tulis Surat ke Anies, Wanita yang Ancam Bakar Balai Kota Ungkit Jasanya Beri Jabatan
    Nasional

    Tulis Surat ke Anies, Wanita yang Ancam Bakar Balai Kota Ungkit Jasanya Beri Jabatan

  • Dalih Moeldoko Terima Tawaran Jadi Ketum Demokrat: Demi Selamatkan Negara
    Nasional

    Dalih Moeldoko Terima Tawaran Jadi Ketum Demokrat: Demi Selamatkan Negara

  • Mengejutkan! Ratu Tisha Resmi Mundur dari PSSI
    Olahraga

    Mengejutkan! Ratu Tisha Resmi Mundur dari PSSI

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.