TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ini Alasan Walhi Minta Jokowi Tak Bikin Gaduh dan Seenaknya Main Tuduh Penolak UU Ciptaker Termakan Hoaks

Ini Alasan Walhi Minta Jokowi Tak Bikin Gaduh dan Seenaknya Main Tuduh Penolak UU Ciptaker Termakan Hoaks

By Joni Sitohang
11 Oktober 2020
666
0
Ini Alasan Walhi Minta Jokowi Tak Bikin Gaduh dan Seenaknya Main Tuduh Penolak UU Ciptaker Termakan Hoaks

TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Nur Hidayati meminta Pemerintah segera mengunggah dokumen final Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan dalam rapat paripurna DPR, Senin (5/10/20) lalu.

Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat bisa mempelajari seperti apa dokumen final itu dan tak perlu mengacu pada draf yang beredar di media sosial.

“Pemerintah harus fair. Tampilkan dokumennya, buka ke publik, kita lihat siapa yang benar dan salah,” kata Nur saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (10/10/20).

Baca juga : Jimly: UU Ciptaker itu ‘Obsesi Besar’ Jokowi Sendiri yang Tak Bisa Diapa-apakan Lagi

Hal ini disampaikan Nur menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja didasari oleh informasi hoaks dan disinformasi di media sosial.

Nur menilai, pernyataan Presiden Jokowi tersebut aneh. Pasalnya, di sisi lain masyarakat tidak diberi akses kepada dokumen final yang sudah disahkan.

“Kalau Presiden bilang itu hoaks, dokumen referensinya yang mana? Presiden menuduh masyarakat menyebar hoaks, tapi di sisi lain Pemerintah tak pernah menyediakan informasi yang memadai untuk membaca versi yang benar,” kata Nur.

Baca juga : Tolak UU Cipta Kerja, 4 Ormas Islam Desak Jokowi Mundur dan 7 Partai Pendukungnya Dibubarkan

Nur pun mengatakan, sejauh ini Walhi mengacu pada dokumen yang beredar pada hari pengesahan UU Cipta 5 Oktober lalu. Berdasarkan dokumen itu, Walhi menemukan sejumlah pasal yang bisa memperburuk kondisi lingkungan.

Misalnya peran pemerhati lingkungan dan masyarakat yang dihilangkan dalam menyusun dokumen Amdal perusahaan. Walhi pun siap melakukan analisis ulang apabila nantinya Pemerintah telah secara resmi menyediakan dokumen final UU sapu jagat tersebut.

“Daripada Presiden menciptakan kegaduhan, Presiden kan sering bilang jangan gaduh. Lebih baik Pemerintah menampilkan ke publik bukti yang disahkan,” kata dia.

Baca juga : KAMI Buka Posko Bantuan Advokasi Pendemo Omnibus Law Korban Kekerasan Polisi

Sebelumnya diberitakan, Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo mengatakan, belum ada naskah final UU Cipta Kerja. Menurut Firman, masih ada beberapa penyempurnaan yang dilakukan terhadap dokumen meski UU itu sudah disahkan.

Sementara Wakil Ketua Baleg, Achmad Baidowi menyebut perbaikan yang dilakukan hanya terkait kesalahan seperti penempatan titik, koma, atau huruf. Sementara substansinya tak ada yang diubah.

Jika pernyataan Achmad Baidowi ini benar, bahwa secara substansial tak ada yang diubah, maka semakin tak beralasan jika Jokowi menuduh masyarakat termakan disinformasi dan hoaks terkait dokumen versi 5 Oktober yang sudah beredar luas tersebut.

TagsDPRJokowiRUU Cipta KerjaUU Cipta Kerja

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Resep Sate Buntel Solo, Makanan Khas Favorit Jokowi
    Kuliner

    Resep Sate Buntel Solo, Makanan Khas Favorit Jokowi

    12 Maret 2020
    By
  • Kamu Termasuk Penerima Bantuan Rp 600 Ribu dari Jokowi? Coba Cek dengan Cara ini
    Nasional

    Kamu Termasuk Penerima Bantuan Rp 600 Ribu dari Jokowi? Coba Cek dengan Cara ini

    19 Agustus 2020
    By Johan Arif
  • Putuskan 8 Poin Reformasi Polri, DPR: Polri Tetap di Bawah Presiden
    Nasional

    Putuskan 8 Poin Reformasi Polri, DPR: Polri Tetap di Bawah Presiden

    9 Februari 2026
    By Joni Sitohang
  • Ketua PSSI Laporkan Peningkatan Performa Timnas U-19 ke Jokowi
    Olahraga

    Ketua PSSI Laporkan Peningkatan Performa Timnas U-19 ke Jokowi

    20 Oktober 2020
    By Mahdi Yahya
  • TIKTAK.ID - Prabowo beri lampu hijau untuk Sandi yang Digoda Jokowi-BG
    Nasional

    Prabowo beri lampu hijau untuk Sandi yang Digoda Jokowi-BG

    21 Januari 2020
    By Rusli Qomar
  • TIKTAK.ID - Jadi Wantimpres Jokowi, Pakde Karwo Dapat Restu SBY
    Nasional

    Jadi Wantimpres Jokowi, Pakde Karwo Dapat Restu SBY

    15 Desember 2019
    By Burhan Adiatma

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Komnas HAM usulakan Presiden Keluarkan Perppu Terkait Pelanggaran HAM
    Nasional

    Komnas HAM Desak Jokowi Keluarkan Perppu Penuntasan Kasus Kejahatan HAM Masa Lalu

  • Dicap Partai Bermuka Dua, NasDem Balas PDIP Kacang Lupa Kulitnya
    Nasional

    Dicap Partai Bermuka Dua, NasDem Balas PDIP Kacang Lupa Kulitnya

  • Ma'ruf Amin Datangi KPK, Ada Apa?
    Nasional

    Ma’ruf Amin Datangi KPK, Ada Apa?

  • Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri
    Internasional

    Breaking News: PM Mahathir Mohamad Mengirimkan Surat Pengunduran Diri ke Raja Malaysia

  • Ganjar Ngaku Bahas Politik Saat Temui Jokowi di Istana
    Nasional

    Ganjar Ngaku Bahas Politik Saat Temui Jokowi di Istana

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.