TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jenderal Gatot Nurmantyo Beberkan Penyebab Dirinya Dicopot Jokowi dari Jabatan Panglima TNI

Jenderal Gatot Nurmantyo Beberkan Penyebab Dirinya Dicopot Jokowi dari Jabatan Panglima TNI

By Joni Sitohang
23 September 2020
5305
0
Jenderal Gatot Nurmantyo Beberkan Penyebab Dirinya Dicopot Jokowi dari Jabatan Panglima TNI

TIKTAK.ID – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) periode 2015-2017, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengungkapkan alasan ia dicopot dari jabatannya di penghujung 2017. Gatot sendiri seharusnya masih berkarier di TNI hingga masa pensiun akhir pada Maret 2018.

Namun secara tiba-tiba, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot Gatot dengan mengirim surat ke pimpinan DPR agar digantikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Hadi Tjahjanto. Sedangkan mutasi terakhir yang diteken Gatot, akhirnya dibatalkan oleh Hadi.

Gatot mengatakan penggantian posisi pucuk pimpinan TNI terjadi lantaran ia bersikukuh menginstruksikan seluruh jajaran TNI untuk memutar atau menonton film Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) pada 2017. Ketika itu, keputusan Gatot memang mengagetkan banyak pihak.

Baca juga : Sepekan Sudah Anies Terapkan PSBB Ketat di Jakarta, Kasus Covid Makin Naik atau Turun?

“Pada saat itu saya memiliki sahabat dari salah satu partai, saya sebut saja, PDIP. ‘Pak Gatot hentikan itu. Kalau tidak, pasti Pak Gatot akan diganti’. Saya bilang, terima kasih, tapi justru saya gas karena ini benar-benar berbahaya. Dan memang akhirnya saya diganti,” ujar Gatot melalui akun channel YouTube Hersubeno Arief, seperti dilansir Republika, Selasa (22/9/20).

Menurut Gatot, kemungkinan bangkitnya PKI di Indonesia bukan sebuah hal yang tidak mungkin. Sebab, ia mengamati bahwa PKI gaya baru bangkit sejak 2008, tepatnya ketika seluruh mata pelajaran di sekolah menghapuskan sejarah kelam tentang peristiwa G30S/PKI.

Gatot mengklaim hal itu menandakan memang gerakan tersebut tidak bisa dilihat bentuknya, tapi dapat dirasakan. Oleh sebab itu, sejak menjabat sebagai Panglima Kostrad pada 2013-2014, Gatot kerap mengisi kuliah umum di berbagai kampus untuk melawan gerakan PKI gaya baru.

Baca juga : Mendadak Datangi Kuburan Korban Corona Malam-malam, Ada Apa dengan Anies Baswedan?

“Ini suatu hal yang sangat berbahaya. Kalau yang paling unit kecil adalah kelas 6 SD, taruhlah sekarang ini maka mereka semua yang duduk di universitas. Mereka tidak pernah mengenyam pelajaran tersebut sehingga pada 2017, kita sama-sama ingat, generasi muda 90 persen lebih tidak percaya adanya PKI. Maka dengan data-data yang ada pertama kali saya menjabat Pangkostrad saya beranikan untuk kuliah umum proxy war di Universitas Indonesia,” tegas Gatot.

Gatot menjelaskan, gerakan PKI gaya baru semakin nyata saat ini karena berhasil mengganti Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni. Padahal, Gatot menyebut Pancasila pada 1 Juni merupakan konsep Trisila dan Ekasila yang disampaikan Bung Karno.

TagsG30S/PKIGatot NurmantyoJokowiMarsekal Hadi TjahjantoPanglima TNIPDIP

Related articles More from author

  • Golkar Minta PDIP Setop Ungkit Isu Presiden 3 Periode
    Nasional

    Golkar Minta PDIP Setop Ungkit Isu Presiden 3 Periode

    30 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • PA 212 Soal Ahok ke BUMN Orang yang Lebih Sopan Tidak Ada
    Nasional

    PA 212 Soal Ahok ke BUMN: Yang Lebih Sopan Sudah Gak Ada?

    15 November 2019
    By Adam Humain
  • Politisi PDIP Tegaskan Tewasnya Laskar FPI Tak Ada Hubungannya dengan Jokowi
    Nasional

    Politisi PDIP Tegaskan Tewasnya Laskar FPI Tak Ada Hubungannya dengan Jokowi

    23 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Dicap Koalisi Orang Kalah di Pilpres 2019, KAMI: Yang Kalah itu Prabowo Subianto
    Nasional

    Tak Terima Kegiatannya di Surabaya Dibubarkan, KAMI Bakal Ambil Jalur Hukum

    1 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Jajaki Kerja Sama dengan Demokrat, PDIP Siap Komunikasi Intens Pekan Depan
    Nasional

    Jajaki Kerja Sama dengan Demokrat, PDIP Siap Komunikasi Intens Pekan Depan

    10 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Mendadak AHY Tak Lagi Bawa-bawa Nama Jokowi Soal Kudeta Demokrat
    Nasional

    Mendadak AHY Tak Lagi Bawa-bawa Nama Jokowi Soal Kudeta Demokrat

    19 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Soal Risiko Upaya Penghilangan Bukti Kasus Kuota Haji, Ini Respons KPK
    Nasional

    Soal Risiko Upaya Penghilangan Bukti Kasus Kuota Haji, Ini Respons KPK

  • Bintang ‘Star Wars’ Kecam Rasisme Polisi AS dalam Kasus Kematian George Floyd
    Selebriti

    Bintang ‘Star Wars’ Kecam Rasisme Polisi AS dalam Kasus Kematian George Floyd

  • Dahnil Tegaskan Orang yang Intervensi Prabowo Bakal Jadi Musuh
    Nasional

    Dahnil Tegaskan Orang yang Intervensi Prabowo Bakal Jadi Musuh

  • Anggap Janggal Pengungkapan Penyiram Novel Baswedan, KontraS: Ungkap Jenderal dan Aktor Intelektual yang Sesungguhnya
    Nasional

    Anggap Janggal Pengungkapan Penyiram Novel Baswedan, KontraS: Ungkap Jenderal dan Aktor Intelektual yang Sesungguhnya

  • PKS: Usulan Anies Soal Sepeda Masuk Tol Bisa Berakibat Fatal
    Nasional

    PKS: Usulan Anies Soal Sepeda Masuk Tol Bisa Berakibat Fatal

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.