TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dahlan Iskan: Usul Ahok Bubarkan Kementerian BUMN, Ide Usang yang Dimunculkan Kembali

Dahlan Iskan: Usul Ahok Bubarkan Kementerian BUMN, Ide Usang yang Dimunculkan Kembali

By Joni Sitohang
19 September 2020
684
0
Dahlan Iskan: Usul Ahok Bubarkan Kementerian BUMN, Ide Usang yang Dimunculkan Kembali

TIKTAK.ID – Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan juga menanggapi pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok yang melontarkan usulan pembubaran Kementerian BUMN.

Bagi Dahlan, usulan agar kementerian yang mengelola perusahaan-perusahaan negara itu dibubarkan merupakan ide yang bukan baru alias sudah pernah dilontarkan oleh selain Ahok. Usulan itu telah ada semenjak Menteri BUMN pertama, yang kala itu bernama Menteri Negara Pendayagunaan BUMN yang dijabat Tanri Abeng.

“Itu bukan pemikiran baru. Semenjak Tanri Abeng menjadi menteri BUMN yang pertama, pemikiran itu sudah ada,” jelas Dahlan dalam laman resminya, disway.id, Kamis (17/9/20).

Baca juga : Gelora Dicap Dukung Dinasti Politik Gara-gara Dukung Anak dan Mantu Jokowi, Begini Dalih Fahri Hamzah

Di samping itu, Dahlan menguraikan, ide pendirian superholding semacam Temasek ala Singapura telah lama ada. Tetapi, dalam penerapannya memakan waktu lama lantaran bergulir lambat.

“Yang baru adalah BTP menyebutkan timeline-nya, sebelum Pak Jokowi turun, pola seperti Temasek-nya Singapura sudah terbentuk. Artinya Kementerian BUMN sudah bubar?” sebut Dahlan.

Pendirian superholding berlangsung lambat lantaran Pemerintah yang menentukan bakal melakukan pembentukan perusahaan gabungan dengan mendahulukan beraneka sektor yang sesuai.

Baca juga : Gelora Dicap Dukung Dinasti Politik Gara-gara Dukung Anak dan Mantu Jokowi, Begini Dalih Fahri Hamzah

Dahlan sampai mengungkapkan, pembentukan sebuah holding sektoral dapat menelan waktu selama 2,5 tahun, atau sekitar satu periode kepemimpinan presiden bisa mendirikan 2 holding.

“Kalau satu masa jabatan presiden bisa melahirkan dua holding, mungkin diperlukan 10 periode kepresidenan. Untuk dapat sampai ke terbentuknya superholding seperti Temasek,” jelasnya.

“Itu pun kalau gelombang politik tidak berubah,” imbuhhnya.

Baca juga : Formasi Baru Gerindra: Fadli Zon dan Sandiaga Uno Aman, Arief Poyuono Resmi Didepak Keluar

Mulanya, Komisaris Utama Pertamina, Ahok melontarkan usulan supaya Kementerian BUMN dibubarkan saja. Baginya, sejumlah tata kelola perusahaan negara hingga kini tak efisien.

Usulan Ahok, ratusan BUMN yang ada sebaiknya dikelola melalui proses profesional serta terhindar dari faktor kepentingan politis. Indonesia dapat melakukan duplikasi cara yang ditempuh Pemerintah Singapura melalui pembentukan Temasek.

“Harusnya Kementerian BUMN dibubarkan. Kita membangun semacam Temasek, semacam Indonesia Incorporation,” ujar Ahok, dalam unggahan akun YouTube AmerikaBersatu Channel yang tayang 8 September 2020.

TagsAhokBUMNDahlan IskanKomisaris Utama Pertamina

Related articles More from author

  • Arief Poyuono Dapat Bocoran Nama Menteri Baru Jokowi Via WhatsApp, Nama Ahok dan AHY Juga Disebut
    Nasional

    Arief Poyuono Dapat Bocoran Nama Menteri Baru Jokowi Via WhatsApp, Nama Ahok dan AHY Juga Disebut

    5 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Bandingkan Era Jokowi-Ahok, Hasto Sebut Anies Hanya Fokus Urusi Jakarta Pusat
    Nasional

    Bandingkan Era Jokowi-Ahok, Hasto Sebut Anies Hanya Fokus Urusi Jakarta Pusat

    1 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Ketemu Tokoh yang Berjasa Mengirimnya ke Penjara, Begini Reaksi Ahok
    Nasional

    Bebas dari Penjara, Ahok Sempat Ingin Jadi Pendeta Hingga Bisnis Ayam Bareng Jenderal Gatot Nurmantyo

    16 Februari 2020
    By Adam Humain
  • Ganjar Sambut Mundurnya Ahok dari Komut Pertamina Demi Dukung Ganjar-Mahfud
    Nasional

    Ganjar Sambut Mundurnya Ahok dari Komut Pertamina Demi Dukung Ganjar-Mahfud

    6 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Viral di Medsos Prabowo Peringatkan Gatot Nurmantyo 'Jangan Bikin Kisruh Indonesia', Benarkah?
    Nasional

    Viral di Medsos Prabowo Peringatkan Gatot Nurmantyo ‘Jangan Bikin Kisruh Indonesia’, Benarkah?

    22 Agustus 2020
    By Adam Humain
  • Anies Sebut Jabatan Presiden dan Gubernur Sama Saja, Apa Maksudnya?
    Nasional

    Pakar: Ibu Kota Negara Butuh Sosok Teruji, Tak Hanya Berwacana dan Pandai Berkata-kata. Sindir Anies?

    12 Maret 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Usai 'Taxi Driver', Kim Eui Sung Akan Main Bareng Anne Hathaway
    Selebriti

    Usai ‘Taxi Driver’, Kim Eui Sung Akan Main Bareng Anne Hathaway

  • Duet Ganjar-Puan Disebut Penerus Konsep Bung Karno dan Bisa Lanjutkan Kepemimpinan Jokowi
    Nasional

    Ganjar Tanggapi Sindiran Puan Soal Capres Modal Ganteng

  • Iran Kembali Ajukan Penangkapan Trump ke Interpol
    Internasional

    Iran Kembali Ajukan Penangkapan Trump ke Interpol

  • Petinggi Media Terkemuka AS Sebut Pilpres Negaranya 'Rasa Indonesia', Maksudnya?
    Internasional

    Petinggi Media Terkemuka AS Sebut Pilpres Negaranya ‘Rasa Indonesia’, Maksudnya?

  • Nama Prabowo Tak Muncul di 9 Capres Hasil Rakernas PAN, Begini Reaksi Gerindra
    Nasional

    Nama Prabowo Tak Muncul di 9 Capres Hasil Rakernas PAN, Begini Reaksi Gerindra

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.