TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pompeo Berharap AS Tarik Seluruh Pasukannya dari Afghanistan Tahun Depan

Pompeo Berharap AS Tarik Seluruh Pasukannya dari Afghanistan Tahun Depan

By William Putra Wijaya
17 September 2020
468
0
Pompeo Berharap AS Tarik Seluruh Pasukannya dari Afghanistan Tahun Depan

TIKTAK.ID – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo mengatakan kepada outlet berita Breitbart bahwa proses negosiasi intra-Afghanistan bergerak sejalan dengan kesepakatan damai yang dicapai AS dan Taliban pada akhir Februari, tulis Sputniknews, Senin (14/9/20).

Pada 29 Februari lalu, Amerika dan Taliban menandatangani kesepakatan damai di Ibu Kota Qatar, Doha, yang menyepakati penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan dengan imbalan jaminan bahwa negara Asia Selatan tidak akan lagi menjadi tempat perlindungan bagi kelompok teroris internasional.

Perjanjian tersebut secara khusus menyepakati penarikan seluruh pasukan Amerika dari Afghanistan hingga April atau Mei 2021.

Pompeo mengklaim bahwa tugas itu hanya dapat diselesaikan jika para pemimpin Kabul dan Taliban berpegang pada tiga syarat utama dari kesepakatan itu, yang secara khusus berkaitan dengan larangan al-Qaeda dan kelompok teroris lainnya bersembunyi di Afghanistan dan keterlibatan kedua belah pihak sepenuhnya dalam “pembicaraan intra-Afghanistan yang serius”.

“Kemudian, ketiga, mereka [pihak Taluban] memiliki tanggung jawab sebagai bagian dari pembicaraan damai itu untuk memastikan bahwa aktor luar tidak bertindak sebagai spoiler, dan ada banyak pihak yang ingin melihat perundingan ini batal dan ingin melihat Amerika terperosok di Afghanistan selama 20 tahun lagi. Baik pemerintah Afghanistan maupun Taliban memiliki tanggung jawab untuk mencegahnya. Itu adalah syaratnya, kami akan mengukurnya,” kata Pompeo.

Merujuk pada serangan teroris al-Qaeda yang mematikan di Amerika pada 2001, Pompeo mengatakan bahwa “19 tahun setelah 9/11, kami akhirnya meminta rakyat Afghanistan untuk duduk dan melakukan percakapan serius untuk membawa negara mereka maju tanpa ada kekerasan”.

Dia bersikeras bahwa meskipun “masalah yang sangat sulit dan […] banyak rintangan”, pembicaraan intra-Afghanistan bergerak ke arah yang benar, yang dapat membantu Amerika pada akhirnya menarik semua pasukannya dari Afghanistan sebelum akhir tahun depan.

“Saya senang dengan kemajuan yang dicapai hari ini,” katanya, mengacu pada proses negosiasi.

Ketika ditanya tentang poin-poin penting terkait dengan kesepakatan damai, Pompeo menekankan bahwa poin-poin tersebut pertama-tama berkaitan dengan “pembagian kekuasaan dan bagaimana Pemerintah didirikan di perundingan ini”.

“Pada akhirnya, tantangan utamanya adalah seperti apa rupa Pemerintah Afghanistan. Apa yang akan menjadi pengaturan pembagian kekuasaan? Ini adalah tantangan kapan pun Anda mengalami pemberontakan sepanjang sejarah dan saat yang lain negara mengalami perselisihan kelompok sipil,” kata Pompeo.

Dia sebelumnya juga melakukan pertemuan dengan salah satu pendiri Taliban dan negosiator utama Mullah Abdul Ghani Baradar, mengungkapkan keyakinan bahwa kedua belah pihak akan berhasil mencapai konsensus selama pembicaraan perdamaian.

“Ini ketiga kalinya, mungkin keempat kalinya, saya berbicara dengannya -kedua kalinya saya bertemu dengannya secara langsung. Mereka memiliki serangkaian tujuan yang sangat jelas, tentang hal-hal yang mereka tetapkan, yang mereka inginkan, dan yang mereka butuhkan. Ketika saya memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan Pemerintah Afghanistan, dan apa yang diinginkan oleh orang-orang Afghanistan di luar Taliban dan wilayah yang dikuasai Taliban, saya yakin ada solusi untuk ini. Saya harap begitu,” ujar Pompeo menyimpulkan.

TagsAfghanistanBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahMenteri Luar Negeri ASMike PompeoPasukan ASTaliban

Related articles More from author

  • Terinspirasi Kejahatan Lain, Pria Jepang Lakukan Aksi Bakar Kereta Cepat
    Internasional

    Terinspirasi Kejahatan Lain, Pria Jepang Lakukan Aksi Bakar Kereta Cepat

    10 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Lewat Tes Terbarunya, Presiden Brasil Kembali Dinyatakan Positif Covid-19
    Internasional

    Lewat Tes Terbarunya, Presiden Brasil Kembali Dinyatakan Positif Covid-19

    23 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Jerman Tuding Rusia Dalangi Pembunuhan Mantan Komandan Pemberontak Chechnya di Sebuah Taman di Berlin
    Internasional

    Jerman Tuding Rusia Dalangi Pembunuhan Mantan Komandan Pemberontak Chechnya di Sebuah Taman di Berlin

    19 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • China Ancam Serang Taiwan, AS: Memprihatinkan!
    Internasional

    China Ancam Serang Taiwan, AS: Memprihatinkan!

    30 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Protes Pembatasan Covid di Belanda, 40 Orang Ditangkap
    Internasional

    Protes Pembatasan Covid di Belanda, 40 Orang Ditangkap

    24 November 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Dua Orang Alami Efek Samping Usai Terima Vaksin Covid-19 di Inggris
    Internasional

    Dua Orang Alami Efek Samping Usai Terima Vaksin Covid-19 di Inggris

    10 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Di Tengah Heboh Kudeta Demokrat, Jokowi Ungkap Niatnya Lanjutkan Proyek Hambalang, Kebetulan?
    Nasional

    Politisi Demokrat Desak Jokowi Robohkan Proyek Hambalang, Begini Kata Pengamat

  • WhatsApp Status Tambahkan Fitur Musik Seperti IG Stories
    Teknologi

    WhatsApp Status Tambahkan Fitur Musik Seperti IG Stories

  • Kenal Lebih Dekat Tanaman Porang yang Dianggap Liar Padahal Bernilai Ekonomis Tinggi
    Viral

    Kenal Lebih Dekat Tanaman Porang yang Dianggap Liar Padahal Bernilai Ekonomis Tinggi

  • Munarman Sebut Pemblokiran Rekening FPI Bisa Gembosi Perekonomian Negara
    Nasional

    Munarman Sebut Pemblokiran Rekening FPI Bisa Gembosi Perekonomian Negara

  • Jokowi Tanggapi Pernyataan Anwar Abbas Soal 59 Persen Lahan RI Dikuasai 1 Persen Warga
    Nasional

    Jokowi Tanggapi Pernyataan Anwar Abbas Soal 59 Persen Lahan RI Dikuasai 1 Persen Warga

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.