TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Edan! Software Cheat PUBG di China Bernilai Triliunan

Edan! Software Cheat PUBG di China Bernilai Triliunan

By Alfan Mahardika
13 September 2020
798
0
Edan! Software Cheat PUBG di China Bernilai Triliunan

TIKTAK.ID – Software untuk melakukan kecurangan (cheat) pada game online populer seperti PUBG di China diketahui memiliki nilai bisnis fantastis mencapai US$293 juta atau sekitar Rp4,3 triliun. Tencent, pengembang gim PUBG dan Call of Duty: Mobile melaporkan nilai bisnis tersebut.

Software cheat atau cheatware sendiri dapat membuat pengguna bisa berbuat curang di gim. Salah satu cheat yang paling populer yakni auto-aiming yang bisa membantu pemain melihat musuh di balik sebuah objek, kemudian otomatis mengunci bidikan ke musuh. Cheat populer lainnya dapat membuat pemain terbang atau menembus dinding.

Dengan besarnya pasar cheatware China, membuktikan meningkatnya permintaan. Peningkatan tersebut pun terjadi meski ada upaya industri internet menghilangkan akses komersial ke cheatware hingga tindakan otoritas China terhadap pembuat cheatware.

Perlu diketahui, telah sejak lama Otoritas China menindak penjualan cheatware. Seperti pada 2020, China meluncurkan kampanye Sword Net 2020 yang menargetkan pembuat cheatware. Kemudian pada Juni, polisi menggerebek operasi cheatware di Taizhou, Jiangsu yang menghasilkan pendapatan 20 juta yuan atau sekitar Rp43,5 miliar setelah hampir dua tahun beroperasi.

Meski begitu, pasar cheat dan peretasan video game di China terus berkembang pesat. Judul-judul populer dimanfaatkan oleh pembuat cheatware untuk menarik banyak pemain, termasuk League of Legends, Apex Legends, PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), dan Peacekeeper Elite.

Pembuat cheat tersebut memanfaatkan fungsi chat untuk mengiklankan cheatware. Mereka juga menggunakan bahasa yang lebih halus atau eufemisme dalam pemasaran agar cheatware tak diblokir di situs e-commerce. Harga cheatware dibanderol mulai US$ 450 atau sekitar Rp681 ribu hingga kurang dari US$ 1 atau sekitar Rp15 ribu.

Raksasa internet Tencent pun mengaku telah membantu otoritas China menangani 22 kasus cheatware sejak 2019 yang melibatkan operasi dengan total penjualan hampir 260 juta yuan atau sekitar Rp575,9 miliar. Menurut Tencent, operasi penghapusan cheatware telah meningkat 19,9 persen atau 5.003 cheatware lebih banyak pada 2019 dibandingkan 2018.

Dikutip CNN Indonesia dari South Morning China Post, China adalah rumah bagi 657 juta gamer, dan mengalami lonjakan penjualan video game menjadi 139,4 miliar yuan atau sekitar Rp308,8 triliun sejak Januari hingga Juni 2020, tepatnya naik 22,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

TagsCheat PUBGCheatwareChinaSoftwareTencent

Related articles More from author

  • Warga Hongkong Demonstrasi Dukung Muslim Uighur
    Internasional

    Warga Hongkong Demonstrasi Dukung Muslim Uighur

    23 Desember 2019
    By Bagas F Sinaga
  • Taiwan Ancam China dengan Rudal Supersonik
    Internasional

    Taiwan Ancam China dengan Rudal Supersonik

    22 Juni 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden China Ingatkan Pemimpin Dunia Tak Picu Perang Dingin Baru
    Internasional

    Presiden China Ingatkan Pemimpin Dunia Tak Picu Perang Dingin Baru

    27 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Media China: AS Manfaatkan Virus Corona sebagai Senjata Politiknya
    Internasional

    Media China: AS Manfaatkan Virus Corona sebagai Senjata Politiknya

    16 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Tutupi Campur Tangannya Sendiri, AS Tuduh China Semakin Agresif terhadap Taiwan
    Internasional

    Tutupi Campur Tangannya Sendiri, AS Tuduh China Semakin Agresif terhadap Taiwan

    3 April 2022
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Jokowi Ancam Pihak Yang Suka Import Migas
    Nasional

    Jokowi Perintahkan Tambah Pasukan di Natuna

    7 Januari 2020
    By

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ketua BEM UI Tanggapi Tudingan 'Asuhan Cikeas dan Pro-FPI'
    Nasional

    Ketua BEM UI Tanggapi Tudingan ‘Asuhan Cikeas dan Pro-FPI’

  • Enam Bulan Dipimpin Erick Thohir, PSSI Hanya Raup Dana Sponsor 250 Miliar
    Nasional

    Enam Bulan Dipimpin Erick Thohir, PSSI Hanya Raup Dana Sponsor 250 Miliar

  • Google Perluas Cakupan Sistem Pendeteksi dan Peringatan Gempa
    Teknologi

    Google Perluas Cakupan Sistem Pendeteksi dan Peringatan Gempa

  • Penyebab Bruxims atau Menggeretakkan Gigi Saat Tidur
    Tips & Tutorial

    Penyebab Bruxims atau Menggeretakkan Gigi Saat Tidur

  • Begini Penjelasan FPI Soal Doa Pendek Umur untuk Jokowi dan Megawati
    Nasional

    Begini Penjelasan FPI Soal Doa Pendek Umur untuk Jokowi dan Megawati

Artikel Terbaru

  • 9 Cara Mengatasi Kamera HP Buram Tanpa Harus ke Tukang Servis 30 September 2026
  • Pemerintah Kaji Upaya Atasi Over Capacity Lapas Napi Narkoba 30 September 2026
  • Cara Menggunakan Password Manager di HP agar Akun Tetap Aman 30 September 2026
  • Cara Menjaga Postur Tubuh agar Tidak Mudah Bungkuk 30 September 2026
  • Cara Menggunakan WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah 2026 30 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (60)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,946)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,227)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.