TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat Sebut RI Bisa Percepat Perjanjian Banyak Bidang Kerja Sama Bilateral Jika Resmi Gabung BRICS

Pengamat Sebut RI Bisa Percepat Perjanjian Banyak Bidang Kerja Sama Bilateral Jika Resmi Gabung BRICS

By Joni Sitohang
29 Oktober 2024
297
0
Pengamat Sebut RI Bisa Percepat Perjanjian Banyak Bidang Kerja Sama Bilateral Jika Resmi Gabung BRICS

TIKTAK.ID – Indonesia dinilai mampu meminta beberapa negara kunci dalam blok ekonomi sejumlah negara berkembang bernama BRICS (Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan), seperti Rusia dan China. Hal itu untuk mempercepat berbagai butir perjanjian bilateral yang selama ini belum optimal jika bergabung dengan BRICS.

Sebab, menurut Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah, Indonesia nantinya bakal kerap berkonsultasi di tingkat bilateral dan kolektif dengan para negara BRICS, guna membahas berbagai perjanjian bilateral yang belum optimal.

“Contohnya kerja sama kedirgantaraan dan ruang angkasa, termasuk pembangunan fasilitas nuklir untuk tujuan energi, serta energi terbarukan,” ujar Rezasyah di Jakarta, pada Sabtu, seperti dilansir Antaranews.com.

Baca juga : Tiru Jejak SBY, Prabowo Juga Percayakan Seskab dari Latar Belakang Militer

Meski saat ini keanggotaan Indonesia dalam BRICS masih berproses, Rezasyah mengatakan tampak beberapa manfaat yang akan diterima setelah menjadi anggota BRICS. Di antaranya memungkinkan Indonesia berkonsultasi di tingkat bilateral dan kolektif perihal semua prosedur keanggotaan, termasuk menyelami suasana kebatinan seluruh pemimpin BRICS, birokrasi dalam BRICS, serta semua dokumen yang sudah lama dihasilkan.

Tak hanya itu, Rezasyah menyatakan dengan bergabungnya Indonesia sebagai anggota BRICS, terlihat komitmen keanggotaan Indonesia yang lebih tegas ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Dia pun menilai hal itu bakal meningkatkan reputasi Indonesia di kalangan negara-negara berkembang.

“Indonesia berkomitmen tinggi dalam mengabdikan pencapaian dirinya dalam BRICS bagi kemaslahatan negara-negara yang sedang berkembang,” jelas Rezasyah.

Baca juga : Prabowo: Saya Bersyukur dan Beruntung Ada 6 Lulusan Terbaik Adhi Makayasa di Kabinet

Kemudian Rezasyah berpendapat keanggotaan dalam BRICS memungkinkan Indonesia memperoleh dukungan moral dari para anggota BRICS, bila Indonesia ingin mempersatukan para anggota Organisasi Kerja sama Islam (OKI) dan Liga Arab guna mempercepat kemerdekaan Palestina.

Rezasyah menjelaskan, walaupun ada banyak manfaat yang bisa diterima Indonesia, namun ada beberapa tantangan yang harus diwaspadai jika menyandang status sebagai anggota BRICS. Dia menyinggung adanya potensi kalangan Barat pimpinan Amerika Serikat, mempertanyakan kemandirian RI dalam menjalankan kebijakan luar negeri bebas aktif.

Rezasyah juga menganggap ada tantangan lainnya, berupa menguatnya kritik kubu Barat dengan ekonomi kapitalistik atas kecenderungan ekonomi Indonesia yang terkesan sosialistis serta potensi kalangan Barat membatasi hak istimewa yang Indonesia nikmati selama ini, seperti alih teknologi dan investasi.

TagsAfrika SelatanBrasilBRICSChinaIndiaLiga ArabOKIRusia

Related articles More from author

  • Ma'ruf Amin Tegaskan Tak Masalah Meski Vaksin Corona dari China Tidak Halal
    Nasional

    Ma’ruf Amin Tegaskan Tak Masalah Meski Vaksin Corona dari China Tidak Halal

    3 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Kandidat Presiden Prancis Tuding AS Sengaja Terus Adu Domba Eropa dan Rusia
    Internasional

    Kandidat Presiden Prancis Tuding AS Sengaja Terus Adu Domba Eropa dan Rusia

    29 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Media Rusia Klaim Presiden Ukraina Melarikan Diri
    Internasional

    Media Rusia Klaim Presiden Ukraina Melarikan Diri

    28 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Sindir Biden: Jangan Tidur Saat Bertemu Putin
    Internasional

    Trump Sindir Biden: Jangan Tidur Saat Bertemu Putin

    12 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • China Sebut Konsulatnya di Houston Ditutup Karena ‘Fitnah Jahat’ AS
    Internasional

    China Sebut Konsulatnya di Houston Ditutup Karena ‘Fitnah Jahat’ AS

    24 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Seberapa Seram Dampak Persoalan 'Kirim Data dan Jeroan Pengguna TikTok' ke China?
    Teknologi

    Seberapa Seram Dampak Persoalan ‘Kirim Data dan Jeroan Pengguna TikTok’ ke China?

    6 Juli 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Xiaomi Rilis Redmi Buds 3 Pro, Redam Kebisingan Hingga 35dB
    Teknologi

    Xiaomi Rilis Redmi Buds 3 Pro, Redam Kebisingan Hingga 35dB

  • Risma Akan Diusung Jadi Gubernur DKI Jakarta
    Nasional

    Diusung Jadi Gubernur DKI Jakarta, Tri Rismaharini: Takut Jadi Beban di Akhirat

  • DPRD DKI Sepakat Gelar Rapat Paripurna Pemberhentian Anies September 2022
    Nasional

    DPRD DKI Sepakat Gelar Rapat Paripurna Pemberhentian Anies September 2022

  • Terungkap, Markas Scientology Inggris Jadi Tempat Tom Cruise Isolasi Diri Saat Pandemi Corona
    Selebriti

    Terungkap, Markas Scientology Inggris Jadi Tempat Tom Cruise Isolasi Diri Saat Pandemi Corona

  • TIKTAK.ID - Tommy Soeharto Tiba-tiba Minta Kader Berkarya Tiru Fahri Hamzah, Kenapa?
    Nasional

    Tommy Soeharto Tiba-tiba Minta Kader Berkarya Tiru Fahri Hamzah, Kenapa?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.