TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Tak Peduli Risiko Tinggi Ancam Nyawa Warganya, Trump Paksakan Vaksin Covid-19 Siap Sebelum Pilpres AS

Tak Peduli Risiko Tinggi Ancam Nyawa Warganya, Trump Paksakan Vaksin Covid-19 Siap Sebelum Pilpres AS

By Bagas F Sinaga
4 September 2020
509
0
Tak Peduli Risiko Tinggi Ancam Nyawa Warganya, Trump Paksakan Vaksin Covid-19 Siap Sebelum Pilpres AS

TIKTAK.ID – Pemerintahan Trump mendesak negara-negara bagian Amerika bersiap-siap untuk mendistribusikan vaksin Covid-19 pada 1 November nanti, yaitu dua hari sebelum pemilihan presiden, tulis France24.

Perusahaan yang berbasis di Dallas, McKesson Corp., memiliki kesepakatan dengan Pemerintah Federal dan akan meminta izin untuk mendirikan pusat distribusi saat vaksin tersedia.

“Waktu normal yang dibutuhkan untuk memperoleh izin ini menjadi penghalang yang signifikan bagi keberhasilan program kesehatan masyarakat yang mendesak ini,” kata Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Robert Redfield kepada negara bagian dalam suratnya pada 27 Agustus.

“CDC segera meminta bantuan Anda untuk mempercepat aplikasi fasilitas distribusi ini.”

Redfield meminta negara bagian untuk mempertimbangkan pengabaian persyaratan yang akan “mencegah fasilitas ini beroperasi penuh pada 1 November 2020”.

CDC memberikan dokumen kepada negara bagian yang memberikan rincian rencana peluncuran vaksin, menambahkan bahwa mereka akan disetujui sebagai vaksin berlisensi atau di bawah otorisasi penggunaan darurat.

Penerima mungkin akan membutuhkan dosis “penguat” kedua, beberapa minggu setelah vaksin yang pertama disuntikkan, menurut dokumen itu.

“Vaksin dan pasokan tambahan akan diperoleh dan didistribusikan oleh Pemerintah Federal secara gratis kepada penyedia vaksinasi Covid-19 yang terdaftar”, kata dokumen tersebut, yang juga dikirim ke New York City, Chicago, Houston, Philadelphia dan San Antonio.

Prioritas vaksin, akan diberikan kepada pekerja penting, pejabat keamanan nasional, manula dan anggota kelompok ras dan etnis yang rentan, tulis The New York Times.

Tiga pembuat obat paling maju di Barat dengan uji klinis Fase 3 mereka, yang melibatkan puluhan ribu peserta, terlibat dalam pembuatan vaksin ini.

Ketiganya adalah AstraZeneca, yang bermitra dengan Universitas Oxford di Inggris; Moderna, bekerja sama dengan Institut Kesehatan Nasional AS; dan aliansi Pfizer/BioNTech.

Berdasarkan sifat uji coba, sulit untuk memprediksi kapan hasil yang paling sempurna dan dapat diandalkan akan tercipta.

Setengah dari peserta dalam uji coba tersebut menerima vaksin eksperimental, sedangkan separuh lainnya diberi plasebo.

Dalam prosedur normal, pelaksana tes harus menunggu -mungkin berbulan-bulan- untuk melihat apakah ada perbedaan yang signifikan secara statistik pada tingkat infeksi kedua kelompok itu.

Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika telah meningkatkan kemungkinan bahwa vaksin dapat diberikan persetujuan darurat sebelum uji coba berakhir.

Permintaan untuk persetujuan luar biasa seperti itu harus datang dari pengembang vaksin, kata Kepala FDA, Stephen Hahn kepada Financial Times dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Minggu lalu.

FDA mendapat hujan kritik dari komunitas medis karena tunduk pada tekanan politik Presiden Donald Trump, yang telah ngotot untuk mendapatkan vaksin, dengan mengatakan bahwa vaksin kemungkinan sudah siap sebelum pemilihan.

Padahal, pada Maret, FDA memberikan otorisasi darurat untuk penggunaan hydroxychloroquine untuk mengobati Covid-19 setelah Trump berulang kali memuji penggunaannya. Namun, otorisasi harus mencabutnya pada Juni setelah obat itu mengakibatkan efek samping yang serius.

Amerika menjadi negara paling puncak penderita Covid-19 dengan mencatat lebih dari enam juta kasus Covid-19 –angka itu hampir seperempat dari total jumlah global- dan 185.000 kematian, menurut Universitas Johns Hopkins yang berbasis di Baltimore.

TagsBerita Dunia Hari IniDonald TrumpPandemi CoronaPilpres ASPresiden ASVaksin Covid-19

Related articles More from author

  • Salip Iran, Turki Peringkat 1 Kasus Covid-19 di Timur Tengah
    Internasional

    Salip Iran, Turki Peringkat 1 Kasus Covid-19 di Timur Tengah

    21 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana
    Internasional

    AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana

    26 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Polisi Tangkap 61 Pelaku Pornografi Anak di Prancis
    Internasional

    Polisi Tangkap 61 Pelaku Pornografi Anak di Prancis

    9 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - entagon Janji Tindak Tegas Jika Benar Rusia Beri Hadiah Taliban untuk Bunuh Pasukan Amerika
    Internasional

    Pentagon Janji Tindak Tegas Jika Benar Rusia Beri Hadiah Taliban untuk Bunuh Pasukan Amerika

    11 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Kamu Termasuk Penerima Bantuan Rp 600 Ribu dari Jokowi? Coba Cek dengan Cara ini
    Nasional

    Kamu Termasuk Penerima Bantuan Rp 600 Ribu dari Jokowi? Coba Cek dengan Cara ini

    19 Agustus 2020
    By Johan Arif
  • Tak Pakai Masker di Tempat Umum, Presiden Brasil Kena Denda
    Internasional

    Tak Pakai Masker di Tempat Umum, Presiden Brasil Kena Denda

    13 Juni 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Riza Heran, Ketua DPRD DKI Minta Anies Tanggung Jawab Soal Kasus Korupsi Program Rumah DP 0 Rupiah
    Nasional

    Riza Heran, Ketua DPRD DKI Minta Anies Tanggung Jawab Soal Kasus Korupsi Program Rumah DP 0 Rupiah

  • TIKTAK.ID - Ditemukan 142 Anak dan Cucu Perusahaan Pertamina, Erick Thohir Perintahkan Ahok Bongkar Satu-Persatu
    Nasional

    Ditemukan 142 Anak dan Cucu Perusahaan Pertamina, Erick Thohir Perintahkan Ahok Bongkar Satu-Persatu

  • Surya Paloh Tegaskan NasDem Tak Akan Usulkan Hak Angket Usai Putusan MK
    Nasional

    Surya Paloh Tegaskan NasDem Tak Akan Usulkan Hak Angket Usai Putusan MK

  • Qais al-Khazali
    Internasional

    Pemimpin Hashd al-Sha’bi: Tidak Ada Tempat bagi Pasukan Asing di Irak. Pergi dengan Sukarela atau Kalian Akan Dipaksa Keluar

  • Benarkah Susu Tak Bermanfaat untuk Orang Dewasa?
    Tips & Tutorial

    Benarkah Susu Tak Bermanfaat untuk Orang Dewasa?

Artikel Terbaru

  • Manfaat Berjemur Pagi untuk Tulang dan Daya Tahan Tubuh 26 September 2026
  • 9 Cara Mengatasi Laptop Lemot dengan Mudah Tanpa Install Ulang 26 September 2026
  • HP Vivo Y28: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 25 September 2026
  • Desember, Rico Waas Targetkan Puskesmas Glugur Darat Rampung Dibangun 25 September 2026
  • Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat 25 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (55)
  • Keuangan (8)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,933)
  • Olahraga (1,132)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,213)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.