TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PA 212 Bakal Gelar Nobar G30S/PKI Serentak di Musala dan Masjid

PA 212 Bakal Gelar Nobar G30S/PKI Serentak di Musala dan Masjid

By Joni Sitohang
2 September 2020
754
0
PA 212 Bakal Gelar Nobar G30S/PKI Serentak di Musala dan Masjid

TIKTAK.ID – Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) yang tergabung ke dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (ANAK) NKRI, akan menyelenggarakan acara nonton bareng film G30S/PKI. Rencananya, acara tersebut diselenggarakan serentak secara nasional pada 30 September 2020.

Ketua PA 212, Slamet Maarif menyebut nonton bareng film G30S/PKI ini nantinya dilakukan di masjid atau musala di wilayah masing-masing. Ia mengatakan acara nonton film tersebut digelar untuk mengingatkan bahaya ideologi Komunis yang masih mengancam Indonesia.

“Jam delapan malam nobar film G30S PKI. Dengan begitu, anak bangsa tidak akan lupa dengan sejarah dan bahayanya PKI untuk bangsa Indonesia,” ujar Slamet, seperti dilansir CNN Indonesia, Senin (31/8/20).

Baca juga : Ahok Tak Dicopot karena Pemerintah Ada Kepentingan dengan China, Apa Benar?

Kemudian Slamet mengklaim bahwa PA 212 mengindikasikan bahaya Komunis masih ada di Indonesia. Ia memaparkan, yang paling baru yakni rencana Pemerintah yang akan memisahkan agama dengan negara dan mengubah Pancasila menjadi Ekasila.

“Sejak Reformasi, Litsus (penelitian khusus), sudah tidak ada. Pengkhianatan PKI sudah tidak ada di kurikulum nasional, dan film G30S PKI tidak ditayangkan lagi oleh TV nasional. Kader mereka pun sudah berani sebut PKI seperti dalam tulisan bukunya, bahkan mereka sudah masuk parlemen,” ucap Slamet.

Lebih lanjut, Slamet meminta peserta untuk membaca Alquran sampai waktu maghrib sebelum mengikuti nonton bareng film itu. Setelah itu, kata Slamet, akan dilakukan doa bersama dan taubat nasional.

Baca juga : Jokowi Warning Anies Cs: Hati-hati..!

“Setelah magrib dilakukan doa taubat nasional, dengan tujuan berdoa untuk Indonesia agar Allah selamatkan bangsa dan negara ini dari bahaya Komunis dan agar diangkat musibah Covid-19 dari Indonesia,” terang Slamet.

Sebelumnya, pada 2017 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan nonton bareng film G30S/PKI. Hal itu pun mendapat kritik dari sejumlah pihak lantaran film tersebut bagian propaganda Orde Baru.

Saat itu Jokowi juga ikut menonton film G30S/PKI bersama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo di Makorem 061/Suryakancana, Kota Bogor. Menurut Gatot, pemutaran ulang film tersebut bertujuan untuk mengingatkan peristiwa yang terjadi pada 30 September 1965 silam agar tidak terulang lagi di masa sekarang.

TagsCoronaCOVID-19G30S/PKIGatot NurmantyoPA 212PKISlamet Ma'arif

Related articles More from author

  • Ajak Penggemar Berdonasi, Slank Peduli Pedagang Kaki Lima di Tengah Wabah Corona
    Selebriti

    Ajak Penggemar Berdonasi, Slank Peduli Pedagang Kaki Lima di Tengah Wabah Corona

    31 Maret 2020
    By
  • Tolak UU Cipta Kerja, 4 Ormas Islam Desak Jokowi Mundur dan 7 Partai Pendukungnya Dibubarkan
    Nasional

    Tolak UU Cipta Kerja, 4 Ormas Islam Desak Jokowi Mundur dan 7 Partai Pendukungnya Dibubarkan

    11 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Catat, Berikut ini Menteri Jokowi yang Positif dan Negatif Corona
    Nasional

    Catat, Berikut ini Menteri Jokowi yang Positif dan Negatif Corona

    18 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Tokopedia, Ruangguru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Pijar Mahir, Sekolahmu,
    Nasional

    Ekonom Indef: Pelatihan Online Tak Relevan di Masa Pandemi Corona, Dana Rp 5,6 Triliun Kartu Prakerja Lebih Baik Diberikan Langsung ...

    28 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Mahfud MD tentang pencekalan rizieq shihab
    Nasional

    Mahfud MD: Jangan Ada Korban Covid di Pilkada Serentak 2020

    24 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Dianggap Lakukan Kesalahan Fatal, Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot Kapolri
    Nasional

    Dianggap Lakukan Kesalahan Fatal, Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar Dicopot Kapolri

    17 November 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tips Lawan Gejala Depresi
    Tips & Tutorial

    Tips Lawan Gejala Depresi

  • Analis Politik Ungkap Kenapa Demokrat Merapat ke Prabowo Ketimbang Ganjar
    Nasional

    Analis Politik Ungkap Kenapa Demokrat Merapat ke Prabowo Ketimbang Ganjar

  • Survei Indikator: Prabowo Capres dengan Elektabilitas Tertinggi, PDIP Parpol Terunggul
    Nasional

    Survei Indikator: Prabowo Capres dengan Elektabilitas Tertinggi, PDIP Parpol Terunggul

  • 5 Fakta Peran Kim Go Eun di Drama Adaptasi Webtoon 'Yumi's Cells'
    Selebriti

    5 Fakta Peran Kim Go Eun di Drama Adaptasi Webtoon ‘Yumi’s Cells’

  • Ilmuwan Jepang Kembangkan Mesin Cuci Manusia untuk Orang yang Malas Mandi
    Teknologi

    Ilmuwan Jepang Kembangkan Mesin Cuci Manusia untuk Orang yang Malas Mandi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.