TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Mesir Ringkus Pentolan Ikhwanul Muslimin

Mesir Ringkus Pentolan Ikhwanul Muslimin

By William Putra Wijaya
29 Agustus 2020
745
0
Mesir Ringkus Pentolan Ikhwanul Muslimin

TIKTAK.ID – Mesir menangkap seorang pemimpin tertinggi Ikhwanul Muslimin pada Jumat (28/8/20), yang menjadi kelompok terakhir disapu oleh tindakan keras Kairo sebagai kelompok Islam yang dilarang.

Pemimpin tertinggi kelompok Ikhwanul Muslimin, Mahmoud Ezzat telah dijatuhi dua hukuman mati in absentia, serta penjara seumur hidup, tulis Al-Jazeera.

Mesir telah memenjarakan ribuan anggota dan pendukung kelompok Ikhwanul Muslimin sejak militer menggulingkan Presiden Mohamed Morsi pada 2013, setelah terjadi protes massa terhadap pemerintahan singkatnya.

Kairo memasukkan Ikhwan ke dalam daftar hitam sebagai organisasi “teroris”, namun kelompok Ikhwanul Muslimin terus secara konsisten menyangkal kaitannya dengan tindak kekerasan.

“Keamanan nasional telah mengomunikasikan informasi mengenai penangkapan pemimpin buronan Ikhwanul Muslimin, Mahmoud Ezzat”, kata Kementerian Dalam Negeri dalam sebuah pernyataannya.

Ezzat, tambah pernyataan itu, adalah “penjabat pemimpin tertinggi organisasi teroris internasional”.

Dia “ditangkap di daerah permukiman di timur Ibu Kota, meskipun gencarnya rumor yang beredar oleh pejabat Ikhwan tentang keberadaannya di luar negeri”, Kementerian itu menambahkan.

Pria 76 tahun itu telah dijatuhi hukuman atas sejumlah tuduhan termasuk “partisipasi dalam manajemen organisasi teroris”, “kolaborasi dengan kelompok teroris bersenjata”, dan “membahayakan fondasi negara”.

Ezzat, anggota Ikhwanul Muslimin sejak 1960-an, menghabiskan waktu di penjara di bawah kepresidenan Gamal Abdel Nasser dan Hosni Mubarak, dan telah menjabat sebagai penjabat pemimpin organisasi itu beberapa kali.

Di media, Ezzat dijuluki sebagai “manusia besi” dari Ikhwanul Muslimin, yang mewujudkan reputasinya dalam pengambilan keputusan dari atas hingga ke bawah. Dia dianggap dekat dengan Wakil Pemandu Tertinggi, Khairat al-Shater dan merupakan tokoh kunci dalam mengoordinasikan keputusan kebijakan antara Kantor Panduan dan Partai Kebebasan dan Keadilan.

Bersama dengan Khairat al-Shater dan Hassan Malek, Ezzat pernah ditahan karena dicurigai terlibat dalam kasus Salsabil dari 1992 hingga 1993. Pada 1995, dia dipenjara karena menjadi pemimpin organisasi ilegal. Dia dipenjara lagi pada Januari 2008, kali ini karena berpartisipasi dalam demonstrasi di Kairo menentang serangan Israel di Jalur Gaza.

Dia saat ini menjabat sebagai profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Zagazig, di mana rekan-rekannya termasuk Presiden Morsi dan sesama anggota Kantor Bimbingan Mahmoud Ghozlan berada. Dia juga menjadi Wakil Presiden Asosiasi Medis Islam.

TagsBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahIkhwanul MusliminMahmoud EzzatMesirTeroris

Related articles More from author

  • HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas
    Internasional

    HRW: Kerajaan Saudi Tahan Pangeran Faisal bin Abdullah Tanpa Dasar Hukum yang Jelas

    11 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Bus Penumpang Meledak, Sembilan Orang Tewas di Afghanistan
    Internasional

    Bus Penumpang Meledak, Sembilan Orang Tewas di Afghanistan

    25 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden Komisi Eropa Tuduh Rusia Peras Uni Eropa
    Internasional

    Presiden Komisi Eropa Tuduh Rusia Peras Uni Eropa

    26 Mei 2022
    By William Putra Wijaya
  • Internasional

    Diminta Pergi oleh Parlemen Irak, AS: Kami Hadir di Irak untuk Selamanya

    18 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Di Seoul, Kucing dan Anjing Juga Dites Covid-19
    Internasional

    Di Seoul, Kucing dan Anjing Juga Dites Covid-19

    10 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Mati-matian Bela Israel, Penasihat Trump Cemooh Pemimpin Palestina Tak Kredibel
    Internasional

    Mati-matian Bela Israel, Penasihat Trump Cemooh Pemimpin Palestina Tak Kredibel

    19 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Fans Didi Kempot Usulkan 5 Mei sebagai Hari Patah Hati Nasional
    Selebriti

    Fans Didi Kempot Usulkan 5 Mei sebagai Hari Patah Hati Nasional

  • Pekan Ketiga Demonstrasi di Prancis, Polisi Tangkap Hampir 150 Orang
    Internasional

    Pekan Ketiga Demonstrasi di Prancis, Polisi Tangkap Hampir 150 Orang

  • PKS Nilai Langkah Risma Pekerjakan Gelandangan di BUMN Terkait Pilkada DKI 2022
    Nasional

    PKS Nilai Langkah Risma Pekerjakan Gelandangan di BUMN Terkait Pilkada DKI 2022

  • TIKTAK.ID - KPU Tunda Gelar Pilkada Serentak 2020, Kenapa?
    Nasional

    KPU Tunda Gelar Pilkada Serentak 2020, Kenapa?

  • Pengadilan Tinggi Malaysia Putuskan Najib Bayar Tunggakan Pajaknya yang Hampir 6 Triliun Rupiah
    Internasional

    Pengadilan Tinggi Malaysia Putuskan Najib Bayar Tunggakan Pajaknya yang Hampir 6 Triliun Rupiah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.