TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Miris! Saudi Perlakukan Migran seperti Binatang dan Paksa Mereka Minum dari Toilet

Miris! Saudi Perlakukan Migran seperti Binatang dan Paksa Mereka Minum dari Toilet

By Bagas F Sinaga
14 Agustus 2020
489
0
Miris! Saudi Perlakukan Migran seperti Binatang dan Paksa Mereka Minum dari Toilet

TIKTAK.ID – Perlakuan Arab Saudi terhadap para migran mendapat kecaman dari kelompok-kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) menyusul tuduhan bahwa mereka “dikumpulkan seperti binatang” dan dipaksa untuk “minum dari toilet”.

Menurut para tahanan yang menunggu dideportasi dari Kerajaan, kondisi mengerikan itu terjadi di Pusat Penahanan Al-Shumaisi.

Banyak dari mereka yang ditangkap oleh pejabat Saudi karena bekerja secara ilegal ditahan di Pusat Penahanan Al-Shumaisi, sebuah kompleks besar yang dirancang untuk menampung 32.000 narapidana. Tahanan seringkali tidak tahu berapa lama mereka akan ditahan di tempat tersebut, atau tuduhan apa yang telah diajukan terhadap mereka.

“Kami dikumpulkan sebagai binatang. Kami tidur di ranjang logam tanpa kasur, tanpa sanitasi yang layak,” kata Ibrahin, salah satu migran yang ditahan, kepada The Guardian, sebagaimana dilansir Middle East Monitor.

Ibrahin memberi tahu The Guardian melalui penerjemah. “Kami minum air dari toilet. Kalau punya uang bisa beli air bersih. Jika tidak punya, ambil saja air kotor dari toilet.”

Seorang narapidana lain yang ditangkap karena tidak berdokumen saat bekerja sebagai penggembala unta mengeluh tentang kurangnya makanan.

“Kami diberi roti dan sedikit nasi. Nasi kering dan tanpa protein. Makanan yang mereka sediakan berkualitas buruk. Tidak ada lemon, tidak ada sayuran.”

Kedua pria tersebut memberi tahu The Guardian bahwa ketika mereka ditangkap, polisi meminta suap dan mengatakan mereka akan dibebaskan jika mereka membayar.

“Jika Anda punya uang dan memberikan suap, tidak ada yang akan membawa Anda ke penjara,” kata Ibrahin.

Laporan tentang kondisi tidak manusiawi di dalam pusat penahanan Saudi mendapat kritik tajam dari kelompok hak asasi yang menunjuk pada kegagalan kerajaan untuk menegakkan standar dasar.

“(Terlepas dari) kepadatan yang berlebihan, kondisi tidak sehat, kurangnya perawatan kesehatan yang memadai dan pelecehan fisik di pusat penahanan imigrasi Arab Saudi, Arab Saudi tidak berbuat banyak untuk memperbaikinya atau mengambil langkah-langkah untuk memperlakukan tahanan dengan bermartabat,” kata Wakil Direktur Timur Tengah di Human Rights Watch (HRW), Adam Coogle.

“Di saat meningkatnya bahaya dari Covid-19, Arab Saudi harus bergerak melampaui pembebasan tahanan skala kecil dan mengambil langkah nyata untuk merombak pusat-pusat penahanan ini dan memikirkan kembali kebijakan deportasi massal,” tambah Coogle.

TagsAl-ShumaisiArab SaudiBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahKelompok HAMMigranPusat Penahanan

Related articles More from author

  • Jerman Skors 10 Polisi yang Tergabung di Grup Percakapan Kelompok Neo-Nazi
    Internasional

    Jerman Skors 10 Polisi yang Tergabung di Grup Percakapan Kelompok Neo-Nazi

    26 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Akibat Bentrok Hebat Polisi vs Kelompok Kartel, Kota Celaya Meksiko Jadi 'Lautan Api'
    Internasional

    Akibat Bentrok Hebat Polisi vs Kelompok Kartel, Kota Celaya Meksiko Jadi ‘Lautan Api’

    26 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Kelompok HAM Kutuk Eksekusi Saudi terhadap Pria yang Dituduh sebagai Pemberontak
    Internasional

    Kelompok HAM Kutuk Eksekusi Saudi terhadap Pria yang Dituduh sebagai Pemberontak

    17 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Di Jepang, Ada ‘Menteri Kesepian’
    Internasional

    Di Jepang, Ada ‘Menteri Kesepian’

    13 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Jaksa Federal Sebut Perusuh di Capitol Berusaha Bunuh Pejabat Publik
    Internasional

    Jaksa Federal Sebut Perusuh di Capitol Berusaha Bunuh Pejabat Publik

    16 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Putin: AS Sengaja Seret Rusia dalam Perang di Ukraina
    Internasional

    Putin: AS Sengaja Seret Rusia dalam Perang di Ukraina

    6 Februari 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Didi Kempot Meninggal, Tagar #SobatAmbyarBerduka Langsung Trending
    Selebriti

    Didi Kempot Meninggal, Tagar #SobatAmbyarBerduka Langsung Trending

  • Prabowo Tawarkan Senjata Buatan RI ke Republik Laos
    Nasional

    Prabowo Tawarkan Senjata Buatan RI ke Republik Laos

  • Prancis Sebut AS dan Australia 'Pembohong'
    Internasional

    Prancis Sebut AS dan Australia ‘Pembohong’

  • Prabowo Klaim Keberhasilan MBG 99,99 Persen
    Nasional

    Prabowo Klaim Keberhasilan MBG 99,99 Persen

  • Soal Risiko Upaya Penghilangan Bukti Kasus Kuota Haji, Ini Respons KPK
    Nasional

    Soal Risiko Upaya Penghilangan Bukti Kasus Kuota Haji, Ini Respons KPK

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.