TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Polisi Bolivia Temukan 400 Mayat Diduga Meninggal karena Covid-19

Polisi Bolivia Temukan 400 Mayat Diduga Meninggal karena Covid-19

By William Putra Wijaya
23 Juli 2020
516
0
Polisi Bolivia Temukan 400 Mayat Diduga Meninggal karena Covid-19

TIKTAK.ID – Mengerikan, Polisi di Bolivia menemukan lebih dari 400 mayat di jalan-jalan, kendaraan dan rumah-rumah di beberapa kota terbesar di negara itu selama periode lima hari, dengan 85 persen korban diyakini meninggal akibat virus Corona.

Sebanyak 191 mayat ditemukan di wilayah metropolitan Cochabamba dari 15 hingga 20 Juli, sementara 141 lainnya ditemukan di Ibu Kota administrasi, La Paz, kata Direktur Polisi Nasional Coronel Ivan Rojas kepada wartawan pada Selasa (21/7/20). Di kota terbesar di negara itu, Santa Cruz, polisi menemukan 68 mayat.

Sekitar 85 persen dari mayat itu adalah mereka yang “positif Covid-19 dan kasus dengan gejala Covid-19,” kata Rojas, merujuk pada penyakit pernapasan yang sangat menular yang disebabkan virus Corona, tulis Al Jazeera.

Sisanya meninggal karena “penyebab lain, seperti kematian karena penyakit atau penyebab kekerasan”, tambahnya.

Menurut kantor epidemiologi nasional, wilayah barat Cochabamba dan La Paz mengalami “peningkatan kasus virus Corona yang sangat cepat”.

Para pejabat mengatakan, hingga Selasa kemarin, di Bolivia tercatat 60.991 kasus infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi dan 2.218 kematian.

Lembaga Investigasi Forensik Bolivia dalam sebuah pernyataannya mengatakan bahwa antara 1 April dan 19 Juli, lebih dari 3.000 mayat ditemukan di luar pengelolaan rumah sakit dan dicurigai meninggal akibat kasus Covid-19.

Sementara itu, di Cochabamba, orang-orang rela mengantri untuk membeli zat semacam pemutih -klorin dioksida –setelah pekan lalu Senat menyetujui penggunaannya untuk mengobati virus Corona, meskipun Kementerian Kesehatan negara itu memperingatkan bahwa zat itu tidak cocok untuk dikonsumsi.

“Kami telah menyusun resolusi yang mengatakan zat ini tidak disetujui, tidak cocok untuk dikonsumsi dan dapat memiliki konsekuensi serius,” kata Penasihat Kementerian Kesehatan, Rene Sahonero. Dia menambahkan bahwa kasus keracunan klorin dioksida sudah ada yang dilaporkan.

Otoritas kesehatan, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, mengatakan zat pemutih itu berbahaya, dapat membahayakan kesehatan dan tidak boleh dibeli atau diminum sebagai perawatan medis.

Secara terpisah, masih pada hari yang sama, sebuah komite ilmiah mengusulkan kepada Pemerintah Bolivia agar pemilihan presiden yang dijadwalkan 6 September nanti ditunda lebih dulu karena pandemi.

Bolivia kini tengah mengalami dua hantaman sekaligus, yaitu terus melonjaknya kasus Corona dan krisis politik. Krisis politik meletus November lalu setelah Presiden Evo Morales yang berkuasa hampir 14 tahun mengundurkan diri setelah ditekan tuduhan kecurangan pada pemilu presiden.

TagsBerita Dunia Hari IniBoliviaCOVID-19Polisi BoliviaTemuan Mayat

Related articles More from author

  • ‘Hujan Duit’ di AS Sebabkan Jalan Tol Macet Total
    Internasional

    ‘Hujan Duit’ di AS Sebabkan Jalan Tol Macet Total

    24 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Duta Besar Amerika untuk China Mengundurkan Diri
    Internasional

    Duta Besar Amerika untuk China Mengundurkan Diri

    17 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Dokter Sebut Tingkat Bahaya Malas Sikat Gigi Jadi Lebih Tinggi Saat Pandemi
    Tips & Tutorial

    Dokter Sebut Tingkat Bahaya Malas Sikat Gigi Jadi Lebih Tinggi Saat Pandemi

    21 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Ajak Masyarakat Bersahabat dengan New Normal, Yusuf Mansyur: Jangan Baper Jangan Pundung
    Nasional

    Ajak Masyarakat Bersahabat dengan New Normal, Yusuf Mansyur: Jangan Baper Jangan Pundung

    24 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Majelis Ulama Indonesia Kecam Pembunuhan Qassem Soleimani
    Nasional

    Mengutuk Keras Pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani, MUI: AS Menimbulkan Malapetaka dan Bencana Yang Lebih Besar

    5 Januari 2020
    By Rusli Qomar
  • Usai Capitol Hill Diserbu Pendukung Trump, Kongres AS Kembali Bersidang Tetapkan Kemenangan Biden
    Internasional

    Usai Capitol Hill Diserbu Pendukung Trump, Kongres AS Kembali Bersidang Tetapkan Kemenangan Biden

    8 Januari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Begini Rencana dan Harapan Ahok Saat Bicara Revolusi Subsidi Energi
    Nasional

    Begini Rencana dan Harapan Ahok Saat Bicara Revolusi Subsidi Energi

  • Tak Inginkan Jabatan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo Minta Ketua DPR Robek Surat Penunjukan dari Jokowi
    Nasional

    Tak Inginkan Jabatan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo Minta Ketua DPR Robek Surat Penunjukan dari Jokowi

  • Manfaatkan Aplikasi Meeting Online ini untuk Silaturahmi Lebaran
    Teknologi

    Manfaatkan Aplikasi Meeting Online ini untuk Silaturahmi Lebaran

  • Moeldoko Bantah ICW yang Tuding Dia dan Putrinya Terlibat Bisnis Obat Ivermectin
    Nasional

    Moeldoko Bantah ICW yang Tuding Dia dan Putrinya Terlibat Bisnis Obat Ivermectin

  • Marah Besar, Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet Bahkan Bubarkan Lembaga Penting di Tengah Pandemi Covid-19
    Nasional

    Marah Besar, Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet Bahkan Bubarkan Lembaga Penting di Tengah Pandemi Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.