TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›PSSI Wajibkan Tes PCR untuk Liga 1, Setiap Klub Tanggung Biaya 60 Juta

PSSI Wajibkan Tes PCR untuk Liga 1, Setiap Klub Tanggung Biaya 60 Juta

By Mahdi Yahya
24 Juni 2020
676
0
PSSI Wajibkan Tes PCR untuk Liga 1, Setiap Klub Tanggung Biaya 60 Juta

TIKTAK.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Liga Indonesia, mewajibkan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) menggunakan metode swab jika ingin kembali menggelar Liga 1 dan 2. Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo, mengatakan syarat itu untuk mencegah penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19).

“Kalau mau dilakukan, maka metode yang disiapkan semua pemain bola harus PCR test. Harus betul-betul bebas Covid-19,” ujar Doni dalam rapat virtual dengan Komisi X DPR RI, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (17/6/20).

“Kemudian tidak boleh ada penonton, tapi untuk hal ini belum kami bicarakan dengan PSSI,” imbuhnya.

Meski begitu, tak bisa dimungkiri bahwa tes PCR merupakan beban berat jika kompetisi kembali bergeliat. Pasalnya, jika memperkirakan “kocek” operator sampai klub-klub, tampaknya Liga Indonesia belum siap menggelar kembali kompetisi di tengah pandemi dengan syarat wajib tes swab.

Apalagi, tes PCR masih belum menjadi hal murah. Biaya sekali tes swab secara mandiri dan perorangan tentu beragam, dan jika dirata-rata, biaya sekali tes PCR per orang mencapai Rp2 juta. Padahal, total terdapat sekitar 30 orang dari pemain, pelatih, hingga ofisial tim yang harus menjalani tes PCR per klub.

Jika beban itu ditanggung masing-masing klub, maka setiap klub harus menanggung biaya setidaknya Rp60 juta untuk sekali tes. Belum lagi syarat tes swab seperti di kompetisi Eropa macam Liga Inggris, yang harus dilakukan berkala. Pengecekan berkala setidaknya dilakukan dua pekan sekali sesuai aturan masa inkubasi virus Corona.

Terlebih, biaya gaji pemain dan operasional untuk laga kandang dan tandang saja sudah menjadi momok bagi sejumlah klub.

Dengan mengecualikan tes PCR saja, klub-klub Liga 1 atau 2 sebenarnya sudah kepayahan membayar gaji para pemain dan biaya operasional jika menggelar laga kandang.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan pernah menjanjikan subsidi komersial dari hak siar Liga 1 sebesar Rp15 miliar per klub. Namun hal itu tak cukup untuk membayar gaji pemain, pelatih, staf, dan biaya operasional pertandingan.

PSSI pun belum mengumumkan biaya tes PCR akan dibebankan ke klub-klub atau operator. Jika ternyata PT LIB yang harus menanggung beban tes swab, maka akan sangat memberatkan operator Liga 1 dan 2 itu.

Sebenarnya jika tetap ingin memaksakan Liga 1 dengan sistem kompetisi penuh tanpa beban besar, operator harus meminta bantuan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di masing-masing provinsi berupa tes PCR gratis.

Tetapi akan menjadi pertanyaan soal urgensi kompetisi sepak bola Indonesia jika meminta bantuan tes PCR gratis. Sebab, Gugus Tugas melakukan tes PCR secara gratis dengan metode sampel acak atau berdasarkan penelusuran kontak di daerah zona merah, kemudian sisanya dilakukan secara mandiri dan berbayar.

TagsBerita BolaKlub BolaLiga 1PSSITes PCR

Related articles More from author

  • Tottenham Gagal Menang, Jose Mourinho: Saya Frustrasi
    Olahraga

    Tottenham Gagal Menang, Jose Mourinho: Saya Frustrasi

    6 April 2021
    By Mahdi Yahya
  • Ini Kelemahan Malaysia yang Bisa Dieksploitasi Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia
    Olahraga

    Ini Kelemahan Malaysia yang Bisa Dieksploitasi Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia

    9 Oktober 2022
    By Mahdi Yahya
  • Zinedine Zidane Resmi Mundur, Ini Nama Calon Pelatih Baru Real Madrid
    Olahraga

    Zinedine Zidane Resmi Mundur, Ini Nama Calon Pelatih Baru Real Madrid

    27 Mei 2021
    By Mahdi Yahya
  • Sanchez: Saran dan Strategi Buruk Jadikan Lionel Messi Gagal Pindah dari Barcelona
    Olahraga

    Sanchez: Saran dan Strategi Buruk Jadikan Lionel Messi Gagal Pindah dari Barcelona

    7 September 2020
    By Mahdi Yahya
  • Premier League Diminta Batal Demi Hukum Jika Tak Bisa Dilanjutkan
    Olahraga

    Premier League Diminta Batal Demi Hukum Jika Tak Bisa Dilanjutkan

    15 Maret 2020
    By Mahdi Yahya
  • Ini Penyebab Persija Takluk 1-2 dari Rans FC
    Olahraga

    Ini Penyebab Persija Takluk 1-2 dari Rans FC

    23 Juni 2023
    By Mahdi Yahya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies-Ganjar Diusulkan Jadi Duet Pemersatu Bangsa, Pengamat: Fakta Politiknya Sulit Terwujud
    Nasional

    Survei SMRC: Ganjar-Anies Bakal Bersaing Ketat Jika Pilpres Berlangsung Dua Putaran

  • Hidup Hanya dengan Satu Ginjal, Vidi Aldiano Terpaksa Hindari Minuman Favoritnya
    Selebriti

    Hidup Hanya dengan Satu Ginjal, Vidi Aldiano Terpaksa Hindari Minuman Favoritnya

  • Perantara Koruptor Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki Diduga Orang Dekat Wapres Maruf Amin
    Nasional

    Menyoal ‘Sunat’ Vonis Djoko Tjandra hingga Pinangki, Ternyata Ada 4 Hakim yang Sama

  • NasDem Sentil Kaesang Mendadak Jadi Ketum PSI: Jalan Pintas Lolos ke Senayan
    Nasional

    NasDem Sentil Kaesang Mendadak Jadi Ketum PSI: Jalan Pintas Lolos ke Senayan

  • 5 Olahraga yang Direkomendasikan Dapat Dilakukan Ketika Bulan Puasa
    Tips & Tutorial

    5 Olahraga yang Direkomendasikan Dapat Dilakukan Ketika Bulan Puasa

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.