Tag: Liga 1

  • Prediksi Pemain Lokal Liga 1 yang Bakal Jadi Andalan di Musim Baru

    Prediksi Pemain Lokal Liga 1 yang Bakal Jadi Andalan di Musim Baru

    TIKTAK.ID – Liga 1 2025/2026 dijadwalkan bergulir mulai pertengahan Agustus 2025 mendatang. Berikut ini prediksi lima pemain lokal yang berpotensi menjadi andalan klub.

    Untuk diketahui, pada musim lalu, daftar pencetak gol dan penyumbang assist tertinggi masih dikuasai oleh pemain asing. Dalam banyak hal, pemain asing memang tampak lebih menonjol.

    Meski begitu, bukan berarti pemain-pemain di dalam negeri tidak mampu bersaing. Terdapat beberapa nama yang memiliki potensi. Seperti dilansir CNNIndonesia.com, berikut ini sejumlah potensi pemain lokal yang dinilai dapat bersaing.

    Baca juga : Labrak Wasit, Lionel Messi Nyaris Dapat Kartu Merah

    1. Egy Maulana Vikri

    Pada musim lalu, Egy didapuk sebagai pemain Indonesia tersubur di Liga 1. Pasalnya, pemain Dewa United ini mampu mengoleksi 12 gol semusim. Egy pun menempati urutan kedelapan pemain tersubur Liga 1 2024/2025.

    Pada musim depan, pemain yang sempat membela Lechia Gdansk tersebut berpotensi jadi pemain yang tajam lagi. Tak hanya karena usia yang semakin matang, rekan setimnya juga mendukung.

    2. Rizky Ridho

    Baca juga : Ketahui 3 Negara Asia Paling Sulit Lolos Langsung Piala Dunia 2026

    Bisa dibilang kalau bek terbaik Indonesia saat ini yaitu Ridho. Pemain asal Surabaya yang membela Persija Jakarta tersebut tampil impresif tidak hanya di Liga 1, namun juga di Timnas Indonesia.

    Dengan usia yang masih muda, Ridho memiliki potensi terus berkembang. Akan tetapi, ada tantangan yang juga harus diatasi, yakni tekanan dan beban yang semakin tinggi.

    3. Yakob Sayuri

    Salah satu faktor kunci Malut United berhasil menempati peringkat ketiga klasemen akhir Liga 1 musim lalu adalah Yakob Sayuri. Sebab, pergerakannya di sisi kanan mampu membuat lawan kewalahan. Yakob tak hanya bisa bermain sebagai sayap kanan, namun juga bek kanan, sehingga membuatnya menjadi pemain cukup subur pada musim lalu, yaitu 10 gol.

    Baca juga : Pelatih Australia Optimis Bungkam Indonesia di Sydney

    4. Toni Firmansyah

    Sempat menyita perhatian ketika membela Timnas Indonesia U-19, Toni Firmansyah mulai menunjukkan tajinya di Persebaya pada musim lalu. Ia tampil sebanyak 18 kali dan sukses menyumbang dua assist.

    Meski statistiknya belum menonjol, terdapat potensi menjadi makin matang pada musim depan. Dia perlu menjaga diri dan menjalankan instruksi dari pelatih.

    5. Saddil Ramdani

    Baca juga : PBSI Targetkan Ginting Pulih dari Cedera dan Kembali Main di Maret 2025

    Usai merantau cukup lama di Malaysia, Saddil Ramdani pulang kampung. Akan tetapi, bukan Malut United yang dibela, melainkan juara bertahan Persib Bandung. Potensi Saddil menjadi andalan Maung Bandung pada musim depan dianggap sangat besar. Tak hanya karena Persib ditinggal oleh banyak pemainnya, tapi juga karena kualitas yang dimiliki Saddil.

  • Ini Penyebab Persija Takluk 1-2 dari Rans FC

    Ini Penyebab Persija Takluk 1-2 dari Rans FC

    TIKTAK.ID – Andritany Ardhiyasa diketahui tampil dengan dua wajah ketika Persija Jakarta takluk dengan skor 1-2 dari Rans Nusantara FC di Stadion PTIK Jakarta pada Rabu (21/6/23) malam.

    Kapten Persija tersebut sempat diturunkan pada babak kedua dan muncul menjadi pendobrak lewat teriakannya. Berawal dari teriakannya itulah gol dapat tercipta. Meski begitu, dalam laga ini Andritany juga melakukan blunder yang berujung pada kebobolan gawang.

    Saat tampil dengan susunan pemain muda, Persija tampak berupaya menekan sejak di menit awal. Akan tetapi upaya yang dibangun tim asuhan Thomas Doll tersebut kerap dipatahkan oleh barisan pertahanan Rans.

    Sementara itu, Rans yang tampil dengan susunan pemain terbaiknya, dominan menekan. Hanya saja efektivitas serangan belum bisa terbangun dengan baik, sehingga banyak peluang terbuang.

    Seperti dilansir CNNIndonesia.com, babak kedua berlangsung lebih kencang. Rans memilih mengganti lima pemain, sedangkan Persija dua pemain, yaitu bek sayap, Ilham Rio Fahmi dan kiper, Andritany Ardhiyasa.

    Pergantian tersebut pun membuat Persija main lebih menekan. Teriakan Andritany seperti menjadi cambuk bagi pemain, dan Macan Kemayoran mampu membuka gol pada pertandingan ini. Pada menit ke-62, Alfriyanto Nico berhasil membukukan namanya di papan skor, memanfaatkan umpan silang Rio. Sebelum itu, pemain muda Rayhan Hannan sempat membuat umpan terobosan.

    Kemudian di menit ke-70, pemain-pemain inti Persija mulai dimasukkan Thomas Doll. Riko Simanjuntak, Muhammad Ferarri, sampai Hansamu Yama tampil guna memperkuat permainan. Namun hal itu justru membuat pertahanan Persija lengah. Pada menit ke-76, Antony Putro Nugroho sukses membobol gawang Persija usai tangkapan Andritany luput dan jatuh ke kaki lawan.

    Setelah itu pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+2, Antony kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut tercipta melalui serangan balik yang memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan.

    Berikut ini susunan pemain kedua tim.

    Rans Nusantara FC (4-4-2): Hilman Syah; Marckho Meraudje, Francisco Carneiro Kiko, Angelo Meneses, Taufik Hidayat; Fadilah Nur Akbar, Paulo Sitanggang, Tavinho, Erwin Ramdani; Abdul Rahman, dan Evandro Brandao.

    Persija Jakarta (3-4-2-1): Cahya Supriyadi; Dandi Maulana, Tony Sucipto, Akbar Arjunsyah; Alfriyanto Nico, Hanif Syahbandi, Rayhan Hannan, Ammar Fadzilla; Teuku Razza, Witan Sulaeman; dan Aji Kusuma.

  • Persib Bandung Pecahkan Rekor di Liga 1, Ini Pesan Penting Luis Milla

    Persib Bandung Pecahkan Rekor di Liga 1, Ini Pesan Penting Luis Milla

    TIKTAK.ID – Luis Milla menyampaikan pesan penting, setelah Persib Bandung menang melawan PSS Sleman dan dirinya memecahkan rekor tidak terkalahkan dalam ajang Liga 1.

    Sebelumnya, kemenangan atas PSS dengan skor 2-0 membuat Luis Milla berhasil membawa Persib tak terkalahkan dalam 14 laga beruntun. Luis Milla pun mampu mematahkan rekor sebelumnya atas Eduardo Almeida saat menjadi arsitek Arema FC.

    Menurut Luis Milla, rekor tersebut tidak lepas dari kerja keras yang ditunjukkan oleh pemain-pemain Maung Bandung.

    “Tim ini luar biasa. Ada tambahan tiga angka. Ayo Persib,” ujar Luis Milla melalui akun Twitter miliknya, seperti dilansir CNN Indonesia.

    Seusai pertandingan, Luis Milla juga sempat mengapresiasi manajemen, Bobotoh, dan anak asuhnya. Ia mengaku senang lantaran timnya dapat bermain di kandangnya dengan dukungan Bobotoh.

    “Sebagai klub, bermain di kandang sendiri, menurut saya, ini sangat penting,” ungkap pelatih asal Spanyol tersebut usai pertandingan, mengutip laman resmi Persib.

    “Karena koneksi antara pemain, tim dengan Bobotoh jadi begitu bagus. Saya mengucapkan juga terima kasih kepada pemain atas pertandingan yang mereka menangkan, khususnya performa bagus mereka di babak pertama,” imbuhnya.

    Adapun dua gol kemenangan Persib atas PSS Sleman dihasilkan melalui bintang mereka, Ciro Alves. Ciro Alves sukses mencetak gol lewat tendangan bebas dan tendangan cungkil.

    Kemenangan atas PSS tersebut membuat Persib saat ini duduk di puncak klasemen dengan nilai 45 poin. Persib unggul satu angka atas Persija Jakarta dan PSM Makassar yang berada pada posisi kedua dan ketiga.

    Keuntungan Persib lainnya yaitu mereka masih memiliki sisa satu laga lebih banyak dibandingkan dengan dua rival mereka tersebut. Meski begitu, Luis Milla dan Persib harus tetap waspada, mengingat kompetisi Liga 1 masih panjang dan ada 12-13 laga tersisa untuk perburuan titel juara.

    Luis Milla menegaskan bahwa mengalahkan PSS Sleman bukanlah tujuan akhir Persib Bandung di Liga 1 2022/2023. Dia pun tak ingin terlena dengan kemenangannya saat ini. Oleh sebab itu, dia mengaku telah menyiapkan rencana untuk menghadapi Bali United pada Jumat, (10/2/23).

  • Tangan Dingin Luis Milla Mampu Angkat Performa Persib

    Tangan Dingin Luis Milla Mampu Angkat Performa Persib

    TIKTAK.ID – Saat ini Persib Bandung mulai memperlihatkan sebagai salah satu kandidat dalam perburuan gelar Liga 1 2022/2023, berkat tangan dingin Luis Milla.

    Untuk diketahui, Persib berhasil mendapatkan tiga poin krusial, ketika dijamu oleh Madura United pada pekan ke-19 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Jumat (20/1/23).

    Tim Maung Bandung menang dengan skor 1-0 berkat gol tunggal David da Silva pada menit ke-77.

    Hasil maksimal di markas Madura United tersebut pun membuat Persib naik ke peringkat ketiga klasemen. Tim kebanggaan Bobotoh tersebut hanya terpaut dua poin dari puncak klasemen yang ditempati oleh PSM Makassar.

    Seperti dilansir CNNIndonesia.com, kini Persib telah berada di jalur juara Liga 1 2022/2023. Hal itu tak lepas dari kinerja impresif yang ditunjukkan Luis Milla.

    Milla perlahan tapi pasti, dapat mengangkat performa Persib. Pendekatan taktiknya dengan memainkan tiga pemain belakang dan rotasi pemain yang tepat, sudah terbukti mampu membawa Persib ke jalur kemenangan.

    Padahal sebelum kedatangan Luis Milla, Persib terseok-seok di zona papan bawah yang berujung pada pengunduran diri pelatih Robert Rene Alberts pada awal musim ini. Setelah itu, tampuk kepelatihan berganti seiring keputusan manajemen merekrut Luis Milla.

    Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut rupanya tidak butuh waktu lama untuk memperlihatkan kemampuannya. Sebab, sejak kemenangan di laga debut kontra RANS Nusantara FC pada 4 September lalu, Luis Milla membawa Persib melaju dengan kencang.

    Bahkan sejak kedatangan Luis Milla, Persib masih belum menderita kekalahan. Dari total 11 pertandingan, Persib meraih sembilan kemenangan dan hanya dua kali imbang. Tak hanya itu, Pangeran Biru juga terbilang produktif dengan mencetak 21 gol. Sementara di pertahanan, dari 11 laga gawang Persib hanya kebobolan delapan gol.

    Performa menanjak Persib bersama Luis Milla itu tentu menjadi ancaman bagi tim-tim calon juara lain seperti PSM, Madura United, Persija Jakarta, sampai Bali United.

    Dengan performa saat ini, maka peluang Persib untuk merengkuh gelar yang terakhir kali diraih di ISL 2014 bukan tidak mungkin bakal terjadi pada akhir musim.

  • Simak Kronologi Insiden Horor Angga Saputro di Liga 1

    Simak Kronologi Insiden Horor Angga Saputro di Liga 1

    TIKTAK.ID – Kiper Borneo FC, Angga Saputro, diketahui mengalami insiden menakutkan dalam ajang Liga 1 2022/2023 sehingga harus mendapat perawatan serius pada Sabtu (30/7/22).

    Seperti dilansir CNN Indonesia, berikut ini kronologi insiden mengerikan kiper Angga Saputro di Liga 1.

    Angga harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans, setelah mendapat benturan dari penyerang Borneo FC, Rafinha. Kejadian menakutkan ini berawal dari umpan terobosan Rizky Pora kepada Rafinha yang memiliki nama lengkap Rafael Oliveira pada menit ke-20.

    Gelandang serang asal Brasil itu tampak mencoba merebut bola tersebut. Dalam tayangan ulang, kaki kanan Rafinha terlihat sedikit menyentuh bola, lalu diblok oleh Angga.

    Namun nahas bagi Angga, Rafinha tidak mampu mengendalikan lutut kanannya lantaran tidak dalam posisi yang ideal usai menyontek bola. Lutut kanan Rafinha seperti terkunci. Namun pada saat yang bersamaan, Angga bergerak ke arah yang berlawanan lantaran ingin menghalau bola.

    Setelah itu, lutut kanan Rafinha membentur wajah Angga. Angga pun langsung meringis kesakitan sambil memegangi wajah. Ketika memperoleh perawatan dari tim medis, pria kelahiran Sidoarjo ini sebenarnya masih bisa menggerakkan tubuhnya.

    Meski begitu, Angga tidak cukup mendapat perawatan di lapangan. Kiper berusian 28 tahun tersebut harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    Kemudian lewat unggahan di twitter, Borneo FC telah mengonfirmasi kalau Angga dalam kondisi sadar dan hanya mendapatkan jahitan.

    “Update Angga saat ini dalam kondisi sadar. Dia mendapatkan 3 jahitan bagian dalam dan 8 jahitan bagian luar. Hasil rontgen kepala juga dalam kondisi aman,” cuit Borneo FC.

    “Kita doakan bersama supaya Angga dapat cepat pulih dan bisa kembali menjaga gawang,” imbuh Borneo FC.

    Lebih alnjut, dalam unggahan lain, Borneo FC menampilkan bagian dagu Angga yang mendapatkan perawatan. Pada kesempatan itu, Rafinha pun menjenguk sang kiper.

    “Pascainsiden di lapangan tadi malam, Angga Saputra menerima kunjungan dari Rafinha yang turut memberi dukungan agar Angga dapat lekas pulih kembali,” terang Borneo FC.

  • Kecewa dengan Wasit, Pelatih: Harusnya Persebaya 1000 Persen Dapat Penalti

    Kecewa dengan Wasit, Pelatih: Harusnya Persebaya 1000 Persen Dapat Penalti

    TIKTAK.ID – Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengaku kecewa terhadap kinerja wasit dalam laga Liga 1 melawan Madura United, pada Senin (28/2/22).

    Persebaya sendiri berhasil menaklukkan Madura United dengan skor 2-1. Meski begitu, hal tersebut tidak menghalangi Aji untuk menyoroti kinerja wasit.

    “Saya tidak mau menilai wasit, biar masyarakat saja yang menilai. Namun saya melihat siaran ulang saat Samsul Arif dilanggar, itu bukan 100 persen penalti, melainkan 1.000 persen,” ujar Aji, seperti dikutip CNN Indonesia dari Antara.

    Aji menjelaskan, momen yang dia maksud yakni ketika Samsul Arif dijatuhkan oleh Fachruddin Aryanto di kotak penalti pada menit ke-71. Aji menyebut wasit Agus Fauzan Arifin tidak menganggap hal itu sebagai sebuah pelanggaran.

    Akibatnya, setelah terjadi insiden tersebut, para pemain Persebaya sempat mengerubungi wasit dan melontarkan protes keras. Ketika itu skor masih berimbang 1-1.

    “Yang paling fatal yaitu saat Samsul Arif dilanggar. Saya melihat di siaran ulang, itu wasit berdiri dua meter tepat di depan kejadian, jadi saya benar-benar tidak habis pikir kejadian itu dibiarkan,” terang Aji.

    Kemudian Aji berharap agar PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dapat menyiapkan kinerja wasit lebih baik.

    “Kami dan sejumlah pelatih asing memang mengeluhkan kinerja wasit. Semoga ke depan bisa lebih baik,” ungkap Aji.

    “Jika wasit adil dan tidak banyak melakukan kesalahan, maka apa pun hasilnya kami akan terima dengan lapang dada,” imbuh Aji.

    Untuk diketahui, Persebaya telah sukses menang dramatis atas Madura United dengan skor 2-1. Persebaya berhasil unggul lebih dulu melalui Bruno Moreira, yang dibalas oleh Beto Goncalves. Lantas gol kemenangan Persebaya hadir di masa injury time lewat sundulan kepala Alie Sesay.

    Alie Sesay pun menjadi salah satu di antara komponen penting dalam performa mengkilap Persebaya. Dia dan Arif Staria merupakan benteng tangguh di jantung pertahanan Persebaya. Bahkan Alie Sesay sejauh ini mampu mengemas satu assist, ketika mengalahkan Persikabo dengan skor 3-1 di putaran pertama.

  • Pukul Wasit Liga 1, Todd Ferre Dilarang Main 1 Tahun

    Pukul Wasit Liga 1, Todd Ferre Dilarang Main 1 Tahun

    TIKTAK.ID – Pemain Persipura Jayapura, Todd Rivaldo Ferre, diketahui telah memperoleh sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI berupa larangan bermain selama 12 bulan. Sanksi tersebut lantaran Todd melanggar aturan fair play, yaitu memukul wasit.

    Sebelumnya, tindakan itu terjadi pada 5 November 2021 silam, dalam laga Persipura kontra Bali United di Stadion Sultan Agung. Kasus ini bermula ketika Todd diganjar kartu merah oleh wasit Sigit Budiyanto pada menit ke-90+7.

    Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing mengatakan bahwa Todd sudah melakukan pelanggaran fair play saat dan seusai laga. Dia menyebut Todd melancarkan kata-kata tidak pantas kepada wasit, melakukan pemukulan, bahkan mengejar sang pengadil hingga lorong stadion.

    Erwin menjelaskan, usai mendapatkan laporan pertandingan yang dibuat oleh pengawas pertandingan Chalid Abubakar, Komdis PSSI pun melakukan sidang perkara pada 17 November di Kantor PSSI, Jakarta.

    “Itu sudah disidang pada 17 November, sudah kita putuskan dia [Todd Rivaldo Ferre] melakukan suatu tindakan yang tidak fair play,” ujar Erwin Tobing, seperti dilansir CNNIndonesia.com pada Rabu (24/11/21).

    “Dia protes ke wasit boleh. Namun mengeluarkan kata-kata yang tidak patut, memukul wasit, dan mengejar-ngejar lagi untuk mencoba memukul sehingga ditahan,” imbuh purnawirawan polisi bintang tiga tersebut.

    Menurut Erwin, sanksi larangan bertanding selama 12 bulan kepada Todd diberikan berdasarkan Kode Disiplin Liga 1 2021/2022. Dia lantas membantah terdapat tebang pilih hukuman dari Komdis PSSI.

    “Protes boleh-boleh saja, memang tidak semua wasit itu bagus, tidak semuanya mungkin bagus. Hal itu yang harus diikuti. Tapi jangan main pukul. Jadi kita akan tindak tegas sesuai pasal 50 ayat 1 poin B,” tegas Erwin.

    Dengan adanya sanksi ini, maka Todd tidak akan bisa membela Persipura hingga akhir musim ini dan pertengahan musim depan. Meski begitu, mantan pemain Lampang FC (Thailand) ini masih mempunyai peluang mendapat keringanan sanksi jika melakukan banding.

    Sekadar informasi, proses banding dapat dilakukan pemain terhukum sebelum 14 hari. Pemain 22 tahun ini pun memiliki waktu hingga 1 Desember 2021 untuk melayangkan surat banding ke Komite Banding (Komding) PSSI.

  • Polisi Terbitkan Izin Liga 1, Begini Respons Persija, Persib dan Arema

    Polisi Terbitkan Izin Liga 1, Begini Respons Persija, Persib dan Arema

    TIKTAK.ID – Sejumlah klub termasuk Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Arema ikut buka suara setelah Kepolisian secara resmi menerbitkan izin pertandingan Liga 1 2021/2022 yang akan digelar pada 27 Agustus 2021.

    Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono mengumumkan penerbitan izin keramaian Liga 1 tersebut pada Senin (16/8/21). Menurut Rusdi, itu masih merujuk pada surat izin keramaian nomor 1609 tertanggal 25 Mei 2021 yang ditandatangani oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    “Alhamdulillah, semoga ke depannya tidak ada kendala lagi. Alhamdulillah lega (izin resmi keluar, dan liga segera jalan),” ujar Presiden Persija Mohamad Prapanca, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin (16/8/21).

    Persija sendiri kini tengah menjalani persiapan tampil di kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia itu. Tim Macan Kemayoran pun sedang menunggu kehadiran pelatih asal Italia, Angelo Alessio yang disebut Panca akan segera tiba di Indonesia.

    Sedangkan Direktur PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mengaku bersyukur dengan izin Liga 1 yang sudah dikeluarkan oleh Kepolisian.

    “Kami sangat bersyukur karena liga bisa segera dimulai”, tulis Teddy melalui pesan singkat.

    Menurut Teddy, Persib berharap bergulirnya kembali Liga 1 2021 dapat dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan ketat, lantaran digelar di masa pandemi Covid-19. Teddy menilai penerapan prokes ketat tersebut merupakan bagian dari persyaratan yang diperintahkan oleh Menpora, Kepolisian, BNPB, dan Satgas Covid-19.

    “Harapannya, semua stakeholder sepak bola dapat menjaga bersama-sama protokol kesehatan dan regulasi. Di antaranya menonton dari rumah, tidak datang ke stadion, tidak melakukan nonton bareng, dan lain-lain, supaya liga bisa berjalan dengan lancar,” kata Teddy.

    Sementara itu, Arema FC menyatakan bahwa izin keramaian Liga 1 dari Kepolisian adalah kabar gembira. Meskipun hingga kini surat resmi izin itu masih ditunggu semua klub peserta.

    “Tentu kabar ini menambah berlipat ganda semangat kami untuk terus mempersiapkan momentum 27 Agustus yang akan datang. Arema pun semakin padat mempersiapkan tim secara skill dan mental, supaya bisa bertanding dan meraih target yang disampaikan presiden klub dan manajemen, yakni meraih juara,” terang Sudarmaji, Media Officer Arema.

  • Jelang Liga 1, Persis Solo Tunggak Gaji Pemain 2,3 Miliar Rupiah

    Jelang Liga 1, Persis Solo Tunggak Gaji Pemain 2,3 Miliar Rupiah

    TIKTAK.ID – Tujuh klub sepak bola Indonesia, termasuk Persis Solo, diketahui masih menunggak gaji pemain menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2021/2022 pada 27 Agustus. Menurut Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Persis Solo masih menunggak gaji pemainnya pada musim 2020 sebesar Rp2.332.900.000.

    Persis Solos menunggak gaji 18 pemain, tetapi hanya tujuh pemain yang bisa menggugat ke National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia. Sedangkan 11 lainnya tidak dapat menggugat karena tak memiliki salinan kontrak. Kini kasus itu masih dibahas di NDRC dan belum diputuskan.

    “Sengketa pemain dengan Persis ini terjadi pada musim 2020, dan yang jadi masalah, 11 pemain tidak punya salinan kontrak. Kami tidak membahas apakah kasus ini dialami oleh manajemen lama atau Persis usai diakuisisi, yang jelas ada tunggakan gaji,” ujar legal APPI, Riza Hufaida, Jumat (13/8/21), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

    Data NDRC yang dimiliki dan dipublikasikan APPI di laman resminya pada 22 Juli memaparkan, PSM Makassar tercatat menunggak gaji 17 pemainnya pada musim 2020. Kemudian tujuh di antaranya baru dibayar sebagian, dan sisanya belum.

    Mengingat Liga 1 2021/2022 tinggal menghitung hari, maka APPI mendesak PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi untuk menekan PSM agar melunasi kewajibannya. Jika tidak, maka PSM pun harus dilarang tampil di kompetisi.

    Meski begitu, upaya tersebut tidak mudah. Sebab, Pemerintah telah menghapus Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang biasa menjadi gate-keeper tunggakan gaji sebelum kompetisi. Untuk itu, APPI harus bekerja lebih keras.

    Sebelumnya, sejumlah klub Liga 2 masih menunggak gaji pemain pada musim 2020. Namun PSSI dan PT LIB membiarkan klub bermasalah itu tetap tampil dalam kompetisi, sebelum akhirnya dihentikan karena pandemi Covid-19.

    “Jangan sampai kompetisi jalan, tapi ada klub yang masih menunggak gaji. Jadi kami akan terus berkomunikasi dengan PSSI dan PT LIB agar hal ini diselesaikan,” terang legal APPI, Jannes H Silitonga.

    Sekadar informasi, dari Liga 2 klub yang masih bermasalah dengan gaji yakni PSPS Riau, Kalteng Putra, Persijap Jepara, PSKC Cimahi, PSMS Medan, dan Sriwijaya FC. Dari keenam klub tersebut, PSKC, PSMS, dan Sriwijaya tengah melakukan banding di NDRC.

  • Jelang Liga 1, Persita Tangerang Rekrut Adam Mitter

    Jelang Liga 1, Persita Tangerang Rekrut Adam Mitter

    TIKTAK.ID – Persita Tangerang diketahui telah merekrut Adam Thomas Mitter, menjelang Liga 1 2021. Bek asal Inggris itu pun dikontrak selama dua musim ke depan.

    Mitter sendiri sempat memperkuat Persiraja Banda Aceh sebagai bek tengah pada Liga 1 tahun lalu. Kemudian setelah berkarier di Liga Thailand bersama Rayong FC di awal tahun ini, kini Mitter kembali lagi ke Indonesia.

    Pemain berusia 28 tahun itu sudah menandatangani kontrak pada Selasa (4/5/21) kemarin. Hal itu menjadikannya pemain asing pertama yang direkrut oleh Persita untuk menghadapi Liga 1 tahun ini.

    “Kami memang telah melihat performa Adam di Liga 1 musim lalu dan kami tertarik untuk merekrut dia. Dan untungnya Adam juga berminat untuk kembali berkarier di Indonesia, sehingga semua berjalan lebih mudah,” ujar Manajer Persita, I Nyoman Suryanthara, seperti dikutip detik.com dari situs resmi klub.

    Sementara itu, pemain berkebangsaan Inggris ini mengonfirmasi keinginan kembali ke Indonesia. Untuk itu, kata Mitter, saat mengetahui Persita ingin merekrutnya, ia langsung menyambutnya.

    “Waktu itu saya masih bermain di Thailand pada beberapa bulan lalu. Kemudian agen saya memberitahu bahwa Persita tertarik pada saya. Setelah mendengar itu, saya langsung tahu kalau saya harus jadi bagian dari Persita,” terang Mitter.

    Mitter mengaku bahwa dirinya sudah mengetahui tentang Persita sebelumnya. Ia mengatakan Persita merupakan klub yang luar biasa dengan sejarah panjang. Ia pun mengklaim sempat menonton Persita saat bermain di ajang Piala Menpora dan melihat potensi besar di tim tersebut.

    “Saya memilih Persita karena saya melihat klub ini sedang bergerak untuk membangun sesuatu yang besar dan spesial. Dan saya yakin kalau kehadiran saya ini dapat memberikan kontribusi baik untuk mencapai gol yang besar dan spesial itu,” ucap Mitter.

    Sekadar informasi, Mitter terbilang bermain cukup baik meski baru tiga kali bermain di Liga 1 2020. Ia juga telah berkontribusi atas catatan Persiraja Banda Aceh yang bersih dari kebobolan dalam tiga laga Liga 1 musim lalu.