TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Demonstran di London Bentrok dengan Kelompok Sayap Kanan

Demonstran di London Bentrok dengan Kelompok Sayap Kanan

By Bagas F Sinaga
14 Juni 2020
567
0
Demonstran di London Bentrok dengan Kelompok Sayap Kanan

TIKTAK.ID – Bentrokan pecah di London pada Sabtu (13/6/20), ketika aktivis kelompok sayap kanan bertemu dengan demonstran Black Lives Matter dan polisi terlibat dalam pergumulan berusaha untuk memisahkan bentrokan, tulis Reuters.

Sekelompok kecil demonstran berdesak-desakan di Trafalgar Square, London. Mereka melemparkan botol-botol dan kaleng-kaleng, serta menyalakan kembang api ketika berhadapan dengan barisan kelompok polisi anti huru-hara yang berjaga dengan anjing dan kuda.

Kelompok sayap kanan meneriakkan cemoohan rasial kepada para demonstran anti-rasisme, dan beberapa mencoba menerobos barikade polisi menggunakan logam penghalang kecelakaan.

“Jelas bahwa kelompok sayap kanan menyebabkan kekerasan dan kekacauan di pusat London, saya mendesak orang-orang untuk menjauh,” kata Wali Kota London Sadiq Khan di akun Twitter-nya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel mengecam “premanisme yang sepenuhnya tidak dapat diterima” dan mengatakan bahwa setiap pelaku kekerasan atau vandalisme akan menghadapi kekuatan hukum.

Patung-patung tokoh sejarah termasuk Winston Churchill telah dinaikkan sebelumnya untuk mencegah agar tidak dirusak oleh pengunjuk rasa yang mengatakan monumen tersebut mendukung rasisme.

Kelompok-kelompok sayap kanan mengatakan bahwa mereka ingin mempertahankan budaya Inggris, khususnya monumen bersejarah.

Sebelumnya demonstran merobohkan patung seorang pedagang budak abad ke-17 di kota pelabuhan Bristol akhir pekan lalu yang memicu seruan agar patung lainnya juga diturunkan.

“Winston Churchill, dia salah satu milik kita,” teriak kelompok aktivis sayap kanan, di dekat patung pemimpin Perang Dunia II itu, yang akhir pekan lalu disemprot dengan grafiti bertuliskan: “Churchill adalah seorang rasis”.

“Budaya saya diserang. Ini adalah budaya dan sejarah Inggris saya: mengapa Churchill harus ditutup? Mengapa Cenotaph diserang? Itu tidak benar,” kata David Allen, salah satu pengunjuk rasa.

Sementara Churchill dikagumi oleh banyak orang karena perannya dalam mengalahkan Nazi Jerman, beberapa orang dalam gerakan anti-rasisme justru menyerukan lebih banyak koreksi terhadap warisan keseluruhannya, mencatat bahwa ia mengekspresikan pandangan rasis dan anti-Semit.

Demonstrasi terjadi di seluruh dunia melawan rasisme dan pelanggaran polisi sejak kematian warga Afrika-Amerika George Floyd di Minneapolis bulan lalu. Sebelumnya, di kota-kota Inggris, puluhan ribu orang berbaris dengan damai berdemonstrasi selama hari-hari.

Di London, jumlah demonstran Sabtu kemarin lebih kecil dari hari-hari sebelumnya, setelah ada pengumuman oleh kelompok-kelompok sayap kanan bahwa mereka juga akan berkumpul di pusat kota. Kondisi itu mendorong para aktivis anti-rasisme untuk membatalkan pawai yang sudah direncanakan dan sebaliknya menyerukan demonstrasi lebih tersebar.

Ratusan orang menghadiri demonstrasi di kota-kota Inggris lainnya. Banyak dari mereka yang mengenakan masker untuk menghindari virus Corona. Mereka membawa plakat dengan slogan-slogan seperti “Menjadi Hitam Bukanlah Suatu Kejahatan”.

Demosntrasi juga terjadi di negara lain pada Sabtu kemarin, di antaranya di beberapa kota di Australia, Taipei, Zurich dan Paris.

TagsBentrokanBerita Dunia Hari IniDemonstrasiKelompok sayap kananLondon

Related articles More from author

  • AS dan Taliban akan Bertemu untuk Pertama Kalinya
    Internasional

    AS dan Taliban akan Bertemu untuk Pertama Kalinya

    10 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana
    Internasional

    AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana

    26 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Dinyatakan Tak Lagi Berisiko sebagai Penular Covid-19, Trump Kembali Muncul ke Publik
    Internasional

    Dinyatakan Tak Lagi Berisiko sebagai Penular Covid-19, Trump Kembali Muncul ke Publik

    13 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Trump: Jika Tuduhan Kami Benar, Joe Biden Tak Bisa Jadi POTUS
    Internasional

    Trump: Jika Tuduhan Kami Benar, Joe Biden Tak Bisa Jadi POTUS

    4 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional
    Internasional

    Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional

    24 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Marak Aksi Solidaritas Internasional untuk Demonstran Amerika di Seluruh Dunia
    Internasional

    Marak Aksi Solidaritas Internasional untuk Demonstran Amerika di Seluruh Dunia

    2 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Terlalu! Jurnalis Indonesia Dipaksa Telanjang Saat Ditahan Imigrasi Hong Kong
    Nasional

    Terlalu! Jurnalis Indonesia Dipaksa Telanjang Saat Ditahan Imigrasi Hong Kong

  • Dalam Sepekan, Peru Memiliki Tiga Presiden
    Internasional

    Dalam Sepekan, Peru Memiliki Tiga Presiden

  • Pejabat Kesehatan Amerika Ingatkan Gelombang Kedua Covid-19 Jauh Lebih Berbahaya
    Internasional

    Pejabat Kesehatan Amerika Ingatkan Gelombang Kedua Covid-19 Jauh Lebih Berbahaya

  • Jokowi Gelontorkan Rp405 Triliun Demi Redam Dampak Corona, Berikut Rinciannya
    Nasional

    Jokowi Gelontorkan Rp405 Triliun Demi Redam Dampak Corona, Berikut Rinciannya

  • Ratusan Wanita Protes Pengangkatan Terduga Pemerkosa sebagai Menteri di Prancis
    Internasional

    Ratusan Wanita Protes Pengangkatan Terduga Pemerkosa sebagai Menteri di Prancis

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.