TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›YouTube Akan Pasang Lebih Banyak Iklan Tanpa Bayaran Pengguna

YouTube Akan Pasang Lebih Banyak Iklan Tanpa Bayaran Pengguna

By Alfan Mahardika
24 November 2020
646
0
Program Partner YouTube (YPP

TIKTAK.ID – YouTube memiliki rencana untuk memasang lebih banyak iklan tanpa bayaran pengguna yang belum masuk ke dalam Program Partner YouTube (YPP). Nantinya, iklan itu akan dipasang ke video-video dengan jumlah penonton yang sedikit.

Perlu diketahui, selama ini YouTube telah berbagi pemasukan iklan dengan pembuat konten yang masuk dalam program YPP saja. Sedangkan video yang tidak termasuk ke dalam program itu, tidak akan dipasangkan iklan.

Supaya bisa menjadi partner YouTube, maka sebuah akun sedikitnya harus memiliki 1000 pelanggan dengan akumulasi waktu menonton hingga sebanyak 4.000 jam dalam 12 bulan. Akibatnya, saat ini semua video yang diunggah di YouTube bakal menayangkan iklan. Bahkan jika pengguna hanya membagikan video di YouTube untuk orang-orang terdekat, masih tetap ada kemungkinan video itu disisipi dengan iklan.

Meski begitu, iklan hanya akan ditayangkan di video yang memenuhi panduan iklan yang ramah iklan. Video yang ramah iklan di antaranya tidak boleh menggunakan bahasa yang tidak pantas, materi kebencian, materi dewasa, dan larangan lain. Video tersebut pun akan diulas oleh mesin lewat Machine Learning dan kurator manusia.

YouTube menyampaikan hal itu melalui pembaruan ketentuan layanan pada Rabu (18/11/20). Dalam ketentuan baru itu, YouTube menyatakan “berhak memonetisasi” semua konten yang ada di platform tersebut.

“Jika Anda tidak masuk dalam YPP, maka Anda tidak akan mendapat bagian pendapatan iklan. Namun Anda masih bisa mengajukan YPP jika telah memenuhi syarat,” begitu bunyi pembaruan ketentuan layanan, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Selain itu, YouTube juga tidak akan menampilkan iklan di channel yang sudah dihapus dari program partner (YPP) karena konten yang menyalahi aturan. Pengumuman ini dibuat setelah YouTube diketahui mengumumkan hal itu usai mencatatkan pendapatan kuartal tiga yang naik 32 persen dari tahun lalu sebesar US$5,04 miliar (Rp71,5 triliun), mengutip CNBC.

Android Police melaporkan, perubahan kebijakan ini akan dilakukan secara bertahap ke berbagai negara hingga pertengahan 2021.

TagsiklanProgram Partner YouTubeYouTubeYPP

Related articles More from author

  • Atta Halilintar Sumbang Penghasilan Youtube Untuk Corona
    Selebriti

    Ikut Peduli, Atta Halilintar Siap Sumbangkan Penghasilan YouTube-nya untuk Lawan Corona

    20 Maret 2020
    By
  • TIKTAK.ID - Penampakan Realme X2 Pro
    Teknologi

    Realme X2 Pro: Spesifikasi, Kelebihan dan Jadwal Rilis di Indonesia

    19 November 2019
    By Alfan Mahardika
  • YouTube Rilis Versi Premium Bebas Iklan, Bagaimana Nasib Youtuber?
    Teknologi

    YouTube Rilis Versi Premium Bebas Iklan, Bagaimana Nasib Youtuber?

    7 November 2019
    By Alfan Mahardika
  • TIKTAK.ID - Raditya Dika Sambut Positif Fenomena Artis Jadi Youtuber
    Selebriti

    Raditya Dika Sambut Positif Fenomena Artis Jadi Youtuber

    29 Juni 2020
    By
  • Saingi YouTube, Spotify Rilis Fitur Video untuk Layanan Podcast
    Teknologi

    Saingi YouTube, Spotify Rilis Fitur Video untuk Layanan Podcast

    23 Juli 2020
    By Alfan Mahardika
  • Jenis Video YouTube yang Banyak Ditonton Saat PSBB
    Teknologi

    Jenis Video YouTube yang Banyak Ditonton Saat PSBB

    18 September 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Eks Kasubdit Kemenag Akui Beli Rumah Rp3 M dari Fee Haji Khusus
    Nasional

    Eks Kasubdit Kemenag Akui Beli Rumah Rp3 M dari Fee Haji Khusus

  • Fitur Unik Colokan USB dan Audio dalam Ransel Polo Trands
    Teknologi

    Fitur Unik Colokan USB dan Audio dalam Ransel Polo Trands

  • Na In Woo Dibidik Perani Drama Baru Sutradara 'River Where the Moon Rises'
    Selebriti

    Na In Woo Dibidik Perani Drama Baru Sutradara ‘River Where the Moon Rises’

  • Wapres Sebut KSAL Yudo Sebagai Panglima, Salah Ucap atau Sengaja?
    Nasional

    Wapres Sebut KSAL Yudo Sebagai Panglima, Salah Ucap atau Sengaja?

  • 5 Khasiat Minum Madu untuk Cegah Penyakit
    Tips & Tutorial

    5 Khasiat Minum Madu untuk Cegah Penyakit

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.