TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Terkait Negosiasi Tarif dengan AS, Pakar: RI Tak Boleh Melunak, Harus Tegas dan Konsisten

Terkait Negosiasi Tarif dengan AS, Pakar: RI Tak Boleh Melunak, Harus Tegas dan Konsisten

By Joni Sitohang
26 April 2025
238
0
Terkait Negosiasi Tarif dengan AS, Pakar: RI Tak Boleh Melunak, Harus Tegas dan Konsisten

TIKTAK.ID – Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah, mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia harus tegas serta konsisten pada kepentingan nasional selama melaksanakan proses negosiasi tarif resiprokal dengan Amerika Serikat (AS).

Reza menyampaikan hal itu untuk menanggapi beragam kritik AS untuk kebijakan ekonomi Indonesia, termasuk penggunaan QRIS, penanganan barang bajakan, hingga transparansi subsidi dalam negeri yang merupakan bentuk tekanan yang berpotensi mengganggu arah kebijakan perdagangan jangka panjang nasional.

“Sikap RI hendaknya terbuka, tegas, tapi juga konsisten dengan semua aturan yang berlaku di tingkat nasional dan internasional,” ujar Reza di Jakarta, pada Selasa, seperti dilansir ANTARA.

Baca juga : Heboh Isu Matahari Kembar, Petinggi Gerindra: Menteri Mau Silaturahmi Tak Perlu Izin Prabowo

Reza menilai ketegasan Indonesia sangat penting untuk menjaga kedaulatan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Dia menjelaskan, bila Indonesia cenderung melunak terhadap tekanan AS, maka hal itu bisa ditafsirkan secara negatif oleh negara lain, termasuk China, sebagai sikap yang berpotensi merugikan kepentingan ekonomi mereka.

“Oleh sebab itu, dalam berhubungan dengan AS yang berpotensi mengganggu kedaulatan nasional RI, hendaknya Pemerintah RI senantiasa berdialog dengan berbasis data yang sahih, serta terhubung dengan semua aturan hukum nasional dan internasional,” tutur Reza.

Untuk diketahui, dalam dokumen National Trade Estimate Report on Foreign Trade Barriers 2025, Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) menyatakan sejumlah hambatan dagang yang diberlakukan Indonesia dianggap tidak transparan dan kurang akomodatif terhadap kepentingan perusahaan-perusahaan AS.

Baca juga : Soal Tuduhan Ijazah Palsu, Jokowi Akan Polisikan 4 Orang

Salah satu sorotan utama USTR yakni sistem pembayaran QRIS yang dinilai tak melibatkan penyedia jasa pembayaran dan bank asing, termasuk asal AS, dalam proses perumusannya.

Namun menurut Reza, penggunaan QRIS bukan keputusan sepihak, melainkan bagian dari kesepakatan lintas negara ASEAN dalam kerangka ASEAN Economic Community (AEC).

“Pemerintah Indonesia tidak dapat memaksa para pelaku ekonominya berpindah dari QRIS. Pasalnya, para pelaku ekonomi tersebut sangat paham atas berbagai mekanisme pembayaran di tingkat internasional. Mengarahkan mereka berpindah dari QRIS berpotensi merusak kenyamanan aktivitas dunia usaha,” jelas Reza.

Baca juga : Dahnil Tegaskan Orang yang Intervensi Prabowo Bakal Jadi Musuh

Reza lantas menyebut upaya mengubah sistem pembayaran yang sudah mapan justru berisiko mengganggu kenyamanan dan efisiensi dunia usaha nasional.

TagsASEANGPNQRISTarif AmerikaTariff

Related articles More from author

  • ASEAN Tolak Diplomat Tinggi Junta Militer Myanmar
    Internasional

    ASEAN Tolak Diplomat Tinggi Junta Militer Myanmar

    6 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Tak Diduga, Pidato Perdana Jokowi di Sidang Umum PBB Senada Seirama dengan Erdogan
    Nasional

    Tak Diduga, Pidato Perdana Jokowi di Sidang Umum PBB Senada Seirama dengan Erdogan

    25 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Bandingkan Utang RI dengan Negara G-20 dan ASEAN, Jokowi: Pemulihan Ekonomi RI Naik Kelas
    Nasional

    Bandingkan Utang RI dengan Negara G-20 dan ASEAN, Jokowi: Pemulihan Ekonomi RI Naik Kelas

    18 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Kedatangan Jokowi Tak Disambut Pejabat Tinggi AS, Begini Kata Kemlu
    Nasional

    Kedatangan Jokowi Tak Disambut Pejabat Tinggi AS, Begini Kata Kemlu

    13 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Giliran Anggota Parlemen ASEAN untuk HAM Minta Jokowi Batalkan Omnibus Law
    Nasional

    Giliran Anggota Parlemen ASEAN untuk HAM Minta Jokowi Batalkan Omnibus Law

    17 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Tegaskan Indonesia Tak Bisa Didikte Negara Mana pun, tapi Siap Kontribusi bagi Dunia
    Nasional

    Jokowi Tegaskan Indonesia Tak Bisa Didikte Negara Mana pun, tapi Siap Kontribusi bagi Dunia

    5 Juni 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • 5 Manfaat Ekstra Minum Air Putih Saat Bangun Tidur
    Tips & Tutorial

    5 Manfaat Ekstra Minum Air Putih Saat Bangun Tidur

  • Cara Tidur Cepat
    Tips & Tutorial

    Berikut 5 Cara Agar Kamu Bisa Cepat Tidur

  • Andrea Pirlo Jadi Pelatih Juventus, Berikut ini Alasan Penunjukannya
    Olahraga

    Andrea Pirlo Jadi Pelatih Juventus, Berikut ini Alasan Penunjukannya

  • Masalah Super Numpuk di Kemenag, Yaqut Ibaratkan 'Meja Tak Terlihat Tepinya'
    Nasional

    Masalah Super Numpuk di Kemenag, Yaqut Ibaratkan ‘Meja Tak Terlihat Tepinya’

  • AHY Kritik Kebijakan Pemerintah Soal Infrastruktur: Rakyat Makin Susah
    Nasional

    AHY Kritik Kebijakan Pemerintah Soal Infrastruktur: Rakyat Makin Susah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.