Tag: makanan bergizi

  • Kenali 4 Manfaat Rumput Laut Bagi Kesehatan

    Kenali 4 Manfaat Rumput Laut Bagi Kesehatan

    TIKTAK.ID – Terdapat beberapa jenis rumput laut dan umumnya mengandung banyak mineral sehat yang mudah dipecah tubuh. Menambahkan rumput laut ke dalam makanan disebut mampu meningkatkan fungsi tiroid, kesehatan pencernaan, dan penurunan berat badan.

    Seperti dikutip Kompas.com dari Medical News Today, berikut ini sejumlah manfaat rumput laut bagi kesehatan.

    1. Rumput laut sangat bergizi
      Mengonsumsi rumput laut menjadi cara sederhana untuk meningkatkan asupan vitamin dan mineral seseorang tanpa menambah banyak kalori.

    Sebuah studi menyatakan rumput laut adalah pasokan yang baik untuk protein, karbohidrat, serat, mineral, dan asam lemak tak jenuh ganda.

    Selain itu, rumput laut mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari stres oksidatif dan mengurangi peradangan pada tingkat sel.

    1. Rumput laut meningkatkan fungsi tiroid
      Kelenjar tiroid diketahui dapat mengontrol dan melepaskan hormon untuk produksi energi, pertumbuhan, dan perbaikan sel. Tiroid memerlukan yodium untuk berfungsi dengan benar, namun jumlah yang dibutuhkan seseorang tergantung pada keadaan tiroid.

    Kekurangan yodium bisa menjadi salah satu penyebab hipotiroidisme (tiroid kurang aktif). Kondisi tersebut akan menyebabkan perkembangan gondok, atau pembesaran kelenjar tiroid yang terlihat. Untuk mencegah hal itu, pastikan mengkonsumsi makanan mengandung yodium yang cukup. Salah satu makanan yang kaya akan yodium adalah rumput laut.

    1. Baik untuk penderita diabetes
      Makanan kaya serat baik untuk penderita diabetes, karena dapat membantu mengatur kadar glukosa darah dan kadar insulin. Untuk itu, menambahkan rumput laut ke dalam makanan bisa membantu meningkatkan asupan serat seseorang tanpa peningkatan kalori yang besar.
    2. Mendukung kesehatan usus
      Bakteri di usus memiliki peran penting dalam memecah makanan, mendukung pencernaan, dan kesehatan secara keseluruhan. Alga mungkin menjadi makanan yang ideal untuk usus.

    Penulis sebuah studi mengklaim alga cenderung mengandung serat dalam jumlah tinggi, yang mungkin mencapai 23–64 persen dari berat kering alga.

    Serat tersebut akan membantu memberi makan bakteri usus, kemudian bakteri itu memecah serat menjadi senyawa yang meningkatkan kesehatan usus dan kesehatan sistem kekebalan tubuh.

    Menambahkan rumput laut ke dalam makanan dapat menjadi cara sederhana memberi tubuh banyak serat prebiotik yang menyehatkan usus, sehingga membantu mengatasi masalah seperti sembelit atau diare.

  • Inilah 5 Manfaat Rumput Laut untuk Kesehatan

    Inilah 5 Manfaat Rumput Laut untuk Kesehatan

    TIKTAK.ID – Rumput laut adalah salah satu hasil olahan pangan dari laut yang memiliki kandungan gizi tinggi. Makanan bercita rasa gurih ini terdapat banyak macam, di antaranya nori, wakame, kombu, dan spirulina.

    Medical News Today menyatakan bahwa rumput laut mengandung zat besi dan yodium. Kandungan nutrisi dalam setiap jenis rumput laut dapat bervariasi, tetapi secara umum rumput laut rendah kalori. Kemudian studi dari Marine Drugs menyebut rumput laut mengandung protein, karbohidrat, serat, mineral, dan asam lemak tak jenuh ganda.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini sejumlah potensi manfaat rumput laut:

    1. Meningkatkan fungsi tiroid
      WebMD menjelaskan, kandungan yodium pada rumput laut penting untuk menjaga kesehatan kelenjar tiroid yang berfungsi mengontrol metabolisme. Untuk itu, kekurangan yodium bisa menyebabkan kelenjar tiroid kurang aktif atau hipotiroid, yang ditandai dengan gondok atau pembesaran kelenjar tiroid.
    2. Menjaga kesehatan usus
      Rumput laut berfungsi sebagai prebiotik atau serat yang bisa memberi makan bakteri baik dalam saluran pencernaan. Kandungan polisakarida sulfat pada rumput laut juga membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dan menjaga lapisan usus tetap sehat.
    3. Membantu menjaga jantung
      Menurut sejumlah penelitian pada hewan, asupan rumput laut akan membantu mengurangi tekanan darah, kolesterol jahat (LDL), dan kadar kolesterol total, yang penting untuk menjaga kesehatan jantung. Meski begitu, perlu ada penelitian lanjutan dengan objek studi manusia agar hasilnya lebih valid.
    4. Membantu mengontrol gula darah
      Rumput laut cokelat memiliki kandungan antioksidan fucoxanthin yang umumnya ditemukan dalam sayuran. Antioksidan tersebut dapat membantu mengontrol gula darah dan menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.
    5. Menjaga daya tahan tubuh
      Berdasarkan penelitian pada hewan, rumput laut bermanfaat membantu meningkatkan sistem daya tahan tubuh, khususnya membantu melawan serangan virus yang masuk ke tubuh. Namun masih perlu penelitian lanjutan untuk menguji manfaatnya pada manusia.

    Perlu diketahui, makan rumput laut segar, bukan jenis olahan, dalam porsi yang tidak berlebihan aman bagi kebanyakan orang. Akan tetapi, terdapat beberapa kelompok orang yang perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi rumput laut. Hal itu karena kandungan potasium yang tinggi dalam rumput laut perlu diperhatikan bagi penderita penyakit ginjal.

  • Tips Konsumsi Daging Merah Agar Tetap Sehat Bagi Tubuh

    Tips Konsumsi Daging Merah Agar Tetap Sehat Bagi Tubuh

    TIKTAK.ID – Sejumlah orang memilih menghindari daging merah seperti daging sapi, kambing, atau domba, karena mempunyai reputasi yang buruk. Pasalnya, daging merah sering dikaitkan dengan risiko penyakit kanker atau penyakit jantung. Hal itu pun membuat pamor daging merah kalah saing bila dibandingkan daging hewan lainnya seperti unggas atau ikan.

    Seperti dikutip CNNIndonesia.com dari Healthline, sejumlah studi observasi menyebut konsumsi daging merah bisa menyebabkan risiko kematian lebih tinggi, serta mengundang penyakit kardiovaskular dan kanker.

    Sedangkan Heart menyatakan bahwa daging merah jauh lebih buruk jika dibandingkan dengan daging ayam, ikan, atau kacang-kacangan. Sebab, daging merah memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih banyak dari pada yang dimiliki daging ayam, ikan, atau protein kacang-kacangan.

    Lemak jenuh (LDL) sendiri bisa meningkatkan kolesterol darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Meski begitu, para pencinta daging tidak perlu putus asa, karena daging merah sebenarnya juga memiliki nutrisi yang diperlukan tubuh. Sejumlah kandungan nutrisi yang ada pada daging merah di antaranya vitamin B3, vitamin B12, vitamin B6, zat besi, zinc, selenium, dan protein.

    Jika Anda bisa mengolahnya dengan baik, maka Anda tidak perlu khawatir dengan dampak buruk daging merah.

    Mengutip Mashed, konsumsi daging merah yang baik yakni dimasak dari daging segar yang sebelumnya tidak diolah sama sekali (raw meat).

    Hal itu karena daging merah segar cenderung memiliki sedikit zat pengawet atau zat tambahan, sehingga lebih baik dikonsumsi ketimbang daging olahan seperti sosis, kornet, atau bacon. Selain itu, Anda juga bisa memperoleh protein yang lebih banyak pada daging merah segar ketimbang daging olahan.

    Konsumsi daging merah sebenarnya tidak jadi masalah. Dengan syarat, Anda tidak memiliki kolesterol, tekanan darah tinggi, atau penyakit kardiovaskular dalam riwayat keluarga.

    Namun Anda perlu memerhatikan batas konsumsi daging merah, lantaran jika dikonsumsi secara berlebihan akan berdampak buruk bagi tubuh.

    Sebaiknya Anda membatasi makan daging merah sebanyak 6-8 ons sekali atau dua kali dalam seminggu, supaya terhindar dari risiko penyakit yang mengancam akibat daging merah.