Tag: Dehidrasi

  • Kenali Gejala dan Penyebab Heatstroke Saat Cuaca Panas

    Kenali Gejala dan Penyebab Heatstroke Saat Cuaca Panas

    TIKTAK.ID – Heatstroke merupakan kondisi gawat darurat saat suhu tubuh menjadi terlalu panas dalam waktu singkat. Tanda heatstroke yang umum yaitu terjadi peningkatan suhu tubuh dengan cepat hingga 40 derajat Celsius atau lebih dalam 10-15 menit. Walaupun suhu tubuhnya meningkat, tubuh orang yang terkena heatstroke tidak bisa mengeluarkan keringat.

    Jika tidak segera mendapatkan perawatan, heatstroke berpotensi menyebabkan kerusakan otak, kegagalan organ, hingga kematian. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui apa saja gejala heatstroke dan penyebabnya.

    Seperti dilansir Kompas.com, heatstroke atau serangan panas dapat terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas fisik yang berlebihan di ruangan panas dan lembap. Pada kondisi tersebut, suhu tubuh akan meningkat drastis dalam beberapa jam.

    Heatstroke juga dapat terjadi di luar aktivitas fisik atau akibat kondisi kesehatan tertentu. Biasanya, serangan panas ini berkembang dalam beberapa hari.

    Mengutip Healthline dan Cleveland Clinic, berikut ini gejala heatstroke yang perlu diwaspadai:
    • Anhidrosis atau kondisi saat tubuh tak mampu berkeringat secara normal
    • Ataksia, yaitu gangguan keseimbangan dan koordinasi
    • Kebingungan, sulit berkonsentrasi, disorientasi, atau sempoyongan
    • Mengalami pusing atau sakit kepala dengan sensasi berdenyut
    • Keringat berlebihan yang terus keluar usai berhenti olahraga
    • Kulit panas, terlihat memerah, dan pucat
    • Kenaikan atau penurunan tekanan darah
    • Suara berderak di paru-paru
    • Mual-mual dan muntah
    • Volume urine lebih sedikit dari biasanya
    • Terjadi peningkatan denyut jantung
    • Mengalami kejang-kejang
    • Tubuh melemah
    • Kehilangan kesadaran atau pingsan

    Bila Anda atau orang terdekat mengalami gejala heatstroke seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

    Mayo Clinic menjelaskan, ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab heatstroke. Berikut di antaranya:
    • Paparan udara terlalu panas dan lembap
    • Melakukan aktivitas fisik berlebihan
    • Memakai pakaian tebal sehingga keringat tidak bisa menguap dan mendinginkan tubuh
    • Mengonsumsi minuman beralkohol yang memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengendalikan suhu
    • Kurang minum air putih untuk menggantikan cairan yang hilang lewat keringat, sehingga tubuh mengalami dehidrasi.

  • Waspadai Tanda-tanda Dehidrasi Ini

    Waspadai Tanda-tanda Dehidrasi Ini

    TIKTAK.ID – Dehidrasi merupakan kurangnya cairan yang ada di dalam tubuh sehingga menyebabkan kondisi kesehatan tertentu. Mulai dari sakit kepala hingga heatstroke yang membuat tubuh memanas dengan cepat tanpa bisa didinginkan.

    Penting untuk mengetahui gejala awal kekurangan cairan tubuh, supaya dapat melakukan penanganan yang tepat demi menghindari kondisi yang lebih parah.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini tanda-tanda dehidrasi pada orang dewasa yang perlu diwaspadai.

    1. Punya napas yang bau. Hal ini terjadi karena produksi air liur di dalam mulut berkurang sehingga menyebabkan bakteri bertambah banyak.
    2. Mengalami sugar craving atau ingin makan makanan yang manis untuk menyeimbangkan level glikogen di dalam tubuh.
    3. Kulit menjadi kering dan terasa seperti ditarik.
    4. Mudah mengantuk dan merasa lelah karena tubuh kekurangan cairan yang berguna untuk membuatnya berfungsi secara normal.
    5. Mengalami perubahan suasana hati sehingga lebih mudah marah.
    6. Merasa lebih mudah kedinginan akibat tubuh tidak bisa mengatur temperatur dengan baik, walaupun udara tidak dingin.
    7. Mengalami kram otot yang terasa menyakitkan.
    8. Merasa pusing dan kebingungan akibat kurangnya aliran darah ke otak.
    9. Mengalami sakit kepala, termasuk nyeri dan migrain.
    10. Mengalami konstipasi lantaran kurangnya cairan untuk membantu mengeluarkan kotoran di dalam tubuh.
    11. Urine berwarna kuning gelap karena mengandung lebih banyak kotoran.
    12. Merasa sering kehausan.
    13. Mengalami tekanan darah rendah yang dapat menimbulkan gejala yang lebih parah, seperti mual, pusing, hingga pandangan kabur.

    Saat gejala di atas muncul, berarti tubuh sudah mengalami kekurangan cairan. Untuk itu, disarankan untuk segera minum air putih supaya tidak semakin bertambah parah.

    Akan tetapi Mayo Clinic menyatakan Anda disarankan untuk segera mencari bantuan medis ketika mengalami beberapa gejala, yakni mengalami diare selama 24 jam atau lebih, merasa lebih sensitif atau kebingungan dan merasa lebih mengantuk atau lebih lemas daripada biasanya, mengalami kesulitan untuk minum seperti lebih mudah memuntahkan air yang diminum, serta warna feses kehitaman atau bercampur darah.

  • Tips Hadapi Suhu Panas

    Tips Hadapi Suhu Panas

    TIKTAK.ID – Untuk menghadapi suhu panas ekstrem, Anda perlu melakukan beberapa langkah supaya kesehatan tetap terjaga. Mengutip Healthline, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut gelombang panas punya sejumlah potensi yang membahayakan kesehatan. Di antaranya dehidrasi, penyakit pernapasan, kram panas, biang keringat, heat stroke, kelelahan panas, kerusakan ginjal, dan gangguan mental.

    Akan tetapi, risiko kesehatan tersebut sebenarnya bisa dikendalikan.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini tips menghadapi suhu panas:

    1. Tetap sejuk
      NSW Health menyatakan bahwa menjaga tubuh tetap sejuk merupakan langkah pertama untuk tetap sehat selama menghadapi suhu panas. Caranya, Anda bisa minum minuman dingin dan makan makanan dingin yang lebih kecil seperti salad dan buah, memakai pakaian longgar berwarna terang yang terbuat dari serat alami, seperti katun, dan menjauhi matahari.

    Sebaiknya merencanakan hari Anda dan hindari cuaca panas antara pukul 11 siang hingga 5 sore. Kemudian letakkan handuk basah atau kompres dingin lengan atau leher, mandi dengan air dingin, dan membatasi aktivitas fisik dengan melakukan pekerjaan rumah tangga atau olahraga di pagi hari ketika cuaca paling sejuk. Bila Anda memang harus pergi ke luar, maka gunakan tabir surya, mengenakan topi lebar, kacamata hitam, dan membawa air minum.

    1. Tetap terhidrasi
      Menurut NSW Health, minum cukup air dan terhidrasi dengan baik akan membuat Anda tetap sehat selama menghadapi suhu panas. Untuk tetap terhidrasi, Anda perlu minum banyak air secara teratur, bahkan jika Anda tidak merasa haus. Anda juga dapat memeriksa warna urine. Jika pucat artinya Anda sudah cukup minum.

    Selain itu, hindari minuman beralkohol, manis, atau panas, termasuk teh dan kopi yang berpotensi memperburuk dehidrasi. Sebaiknya Anda selalu membawa air saat pergi ke luar, dan isi lemari es Anda dengan air dingin serta stok freezer dengan es.

    1. Menjaga rumah tetap sejuk
      NSW Health menjelaskan, menjaga rumah tetap sejuk akan membantu melindungi diri dari risiko menghadapi suhu panas. Caranya, Anda dapat menutup jendela, gorden, dan kerai di siang hari, lalu membukanya di malam hari untuk membiarkan udara sejuk masuk serta menciptakan angin sepoi-sepoi.

    Jika memungkinkan, gunakan AC atau kipas untuk mendinginkan rumah. Tidak hanya itu, habiskan waktu di area paling sejuk di rumah Anda (sering kali di lantai dasar di sisi selatan), dan kurangi penggunakan kompor serta oven.

  • Dampak Kurang Minum Air Putih Bagi Kesehatan

    Dampak Kurang Minum Air Putih Bagi Kesehatan

    TIKTAK.ID – Air adalah salah satu asupan penting untuk bahan bakar sel, yang akan menjaga fungsi otak dan menunjang kinerja organ tubuh. Untuk menjaga tingkat hidrasi pada tubuh, pasokan cairan terbaik dapat diperoleh dari minum air putih.

    Mengutip EatThis, kebutuhan cairan setiap orang memang berbeda-beda, tergantung tingkat aktivitas, suhu, dan kondisi kesehatan masing-masing orang. Namun rata-rata orang dewasa perlu minum air sebanyak delapan atau sembilan gelas per hari.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini beberapa dampak kurang minum air putih bagi kesehatan:

    Tekanan darah menurun
    Ketika tubuh kurang minum air putih, maka dapat mengalami dehidrasi. Kondisi tersebut akan membuat volume plasma darah yang mengandung protein menurun, sehingga tekanan darah orang yang kurang minum air putih juga bisa ikut turun.

    Mual dan muntah
    Saat suhu meningkat atau sedang melakukan aktivitas fisik, maka secara alami tubuh manusia akan menghilangkan panas di tubuh dengan cara berkeringat. Jika pengeluaran cairan ini tidak diimbangi dengan asupan cairan pengganti, kenaikan suhu tubuh dapat menyebabkan mual dan muntah.

    Kram otot
    Dampak kurang minum air putih, terutama usai olahraga atau melakukan aktivitas fisik yakni kram otot. Pasalnya, berkeringat menyebabkan penurunan volume plasma darah dan kadar elektrolit seperti natrium dan kalium. Apabila tidak diimbangi dengan minum air putih atau cairan lainnya, maka rentan terkena kram otot.

    Sembelit
    Kurang minum air putih juga dapat berimbas pada gangguan pencernaan. Air putih membantu kelancaran sistem pencernaan, sehingga kurang minum air putih atau cairan lain akan menghambat kelancaran proses tersebut. Salah satu dampaknya yakni mengalami sembelit atau susah buang air besar.

    Penyakit batu ginjal dan infeksi saluran kencing
    Kurang minum air putih akan meningkatkan risiko penyakit batu ginjal dan infeksi saluran kencing. Sebab, ketika kekurangan cairan, tubuh akan lebih sulit menghilangkan bakteri biang infeksi saluran kencing. Selain itu, mineral pembentuk batu yang biasanya bisa hilang dengan minum air putih juga berpotensi mengendap di ginjal.

  • Efek Samping Saat Tubuh Kekurangan Cairan

    Efek Samping Saat Tubuh Kekurangan Cairan

    TIKTAK.ID – Pakar endokrinologi, Zach Bush mengatakan air dibutuhkan setiap sel dalam tubuh agar berfungsi dengan baik dan melepaskan semua racun yang masuk ke tubuh.

    “Kurangnya pasokan air dalam tubuh bisa berakibat fatal bagi seluruh organ tubuh kita,” ujar Zach, seperti dilansir Kompas.com.

    Berikut ini berbagai efek samping yang terjadi saat tubuh kekurangan cairan:

    Otak
    Jika tubuh mengalami dehidrasi, sel-sel tubuh akan mengirimkan sinyal rasa haus ke otak. Ketika kebutuhan cairan itu tidak dipenuhi, maka rentan mengalami perubahan suasana hati dan penurunan kinerja kognitif.

    Riset 2013 dalam Journal of American College of Nutrition menyatakan kurang cairan tubuh hanya dua persen saja akan mengganggu kinerja psikomotorik dan keterampilan memori.

    Riset 2012 dalam Jorunal of Nutrition juga mengungkapkan dehidrasi ringan bisa menyebabkan gangguan suasana hati.

    Dehidrasi juga bisa membuat kadar elektrolit tubuh terlalu rendah, sehingga mendatangkan masalah di otak.

    Elektrolit merupakan mineral yang membantu sinyal listrik melewati sel. Jika elektrolit tubuh terlalu rendah, maka tubuh mengalami gangguan pada sinyal listrik yang dapat menyebabkan otot berkedut dan bahkan kejang.

    Ginjal dan Sistem Urinaria
    Ketika mengalami dehidrasi, sel-sel akan mengirim sinyal ke hipotalamus yang melepaskan hormon vasopresin atau hormon antidiuretik (ADH). Hormon itu yang memberi sinyal pada ginjal untuk menghilangkan lebih sedikit air dari darah. Imbasnya, saat buang air kecil, warna urin lebih gelap dan pekat.

    Ginjal adalah filter utama untuk darah, dan tanpa asupan cairan yang memadai, ginjal tidak dapat mengeluarkan kotoran dan racun dari aliran darah.

    Kekurangan cairan dalam waktu lama membuat ginjal bekerja lebih keras yang memicu cedera. Hal itu dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal.

    Selain itu, kurang cairan juga bisa memicu pembentukan batu ginjal yang mengganggu kinerja tubuh kita.

    Aliran Darah
    Tubuh kita membutuhkan cairan untuk membuat darah, jika asupan cairan itu berkurang, volume darah juga menurun.

    Ahli gizi Julie Srefanski, menyebut cairan yang cukup juga dibutuhkan untuk menyeimbangkan tekanan darah.

    “Dehidrasi juga bisa menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah,” terangnya.

  • Tanpa Disadari, 8 Hal ini Ternyata Bisa Membuatmu Dehidrasi

    Tanpa Disadari, 8 Hal ini Ternyata Bisa Membuatmu Dehidrasi

    TIKTAK.ID – Masalah kesehatan yang kerap dialami oleh manusia, salah satunya adalah dehidrasi. Hal ini biasanya disebabkan kurangnya asupan air atau munculnya masalah kesehatan dan kondisi lain yang juga berpengaruh terhadap dehidrasi, seperti keluar keringat yang sangat banyak pada saat berolahraga.

    Bila kondisi seperti ini tidak segera ditangani dalam jangka panjang, maka dapat menyebabkan terjadinya masalah kesehatan yang lebih berat, bahkan berisiko kematian.

    Seperti dirilis Boldsky, kejadian sederhana sehari-hari dan tanpa kamu sadari dapat menjadi penyebab terjadinya dehidrasi di antaranya adalah sebagai berikut:

    1. Diare
    Diare merupakan hal yang rentan dialami oleh banyak orang dan berpotensi dehidrasi, sebab banyaknya cairan tubuh yang juga ikut keluar. Inilah yang membuat diare kronis bisa memunculkan masalah kesehatan yang fatal.

    Baca juga: Manfaat Mandi Air Dingin untuk Kesehatan

    2. Menstruasi
    Menstruasi yang dialami oleh wanita juga menjadi salah satu penyebab dehidrasi. Hal ini karena hormon yang tidak seimbang pada saat menstruasi dapat membuat terjadinya masalah dehidrasi.

    3. Stres
    Pada saat stres, maka hormon kortisol akan berpengaruh pada tubuh. Sebab, hormon stres dapat membuat lemah semua cairan di dalam tubuh. Hal tersebut yang kemudian membuatmu mengalami dehidrasi.

    Halaman selanjutnya…

  • 5 Hal ini Pantang Dilakukan Saat Dehidrasi

    5 Hal ini Pantang Dilakukan Saat Dehidrasi

    TIKTAK.ID – Dehidarasi biasanya disebabkan oleh kondisi tubuh yang tengah kekurangan cairan. Akibatnya, hal tersebut bisa berdampak pada kinerja tubuh.

    Karena itu, jika Anda mulai mengalami dehidrasi, maka sebaiknya segera menambah asupan air untuk menghilangkannya. Semakin cepat Anda mengatasi masalah ini, maka akan berdampak baik pada tubuh Anda.

    Namun perlu diingat, ada beberapa hal yang terlarang dilakukan ketika Anda mengalami dehidrasi karena akan berdampak sangat buruk pada tubuh.

    Baca juga: Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi

    Dikutip dari The Health Site, berikut beberapa hal yang dilarang ketika Anda mengalami dehidrasi.

    1. Duduk di Ruangan Ber-AC dalam Waktu Lama
    Duduk di ruangan ber-AC dalam jangka waktu yang lama ternyata membuat dehidrasi yang Anda alami semakin parah. Hal ini karena suhu dingin dapat menghilangkan kelembapan pada tubuh dan membuat dehidrasi semakin parah.

    2. Olahraga Berlebihan
    Melakukan olahraga secara berlebihan ternyata dapat berdampak buruk pada tubuh ketika Anda tengah mengalami dehidrasi. Sebab, olahraga berlebihan bisa membuat Anda semakin haus dan sering buang air.

    Baca juga: 6 Cara Mudah Atasi Stres Akibat Lelah Badan dan Pikiran

    Halaman selanjutnya…

  • Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi

    Kenali Perbedaan yang Tampak antara Kulit Kering dan Dehidrasi

    TIKTAK.ID – Kebanyakan orang terkadang bingung dengan kondisi kulit yang tengah dialami. Mereka tak bisa membedakan dengan jelas apakah sedang mengalami kulit kering atau dehidrasi. Akibatnya, masih banyak yang mengatakan bahwa kedua hal tersebut adalah sama. Padahal faktanya, kedual hal tersebut sangat berbeda.

    Bila Anda tahu persis kondisi kulit yang Anda alami, maka Anda akan mengatasinya dengan cukup mudah. Apalagi, sebenarnya gejala pada kedua masalah kulit ini juga berbeda. Sehingga, kedua hal ini membutuhkan jalan keluar dan perawatan yang berbeda pula.

    Baca juga: Kenali 5 Jenis Gangguan Pendengaran yang Mungkin Kamu Alami

    Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengetahui perbedaan dari kedua masalah kulit ini.

    Seperti dilansir mindbodygreen, ada beberapa hal yang membedakan antara kulit kering dan dehidrasi.

    Sebenarnya, kulit kering lebih tepat disebut jenis kulit ketimbang kondisi kulit. Masalah seperti ini ditandai dengan kondisi kult yang kencang dan kasar. Hal ini karena kurangnya minyak pada kulit.

    Baca juga: Catat! Buah, Sayur dan Kacang-Kacangan ini Bisa Kurangi Stres dan Depresi

    Halaman selanjutnya…

  • 6 Manfaat Kesehatan yang Bisa Diperoleh Wanita dari Konsumsi Air Kelapa

    6 Manfaat Kesehatan yang Bisa Diperoleh Wanita dari Konsumsi Air Kelapa

    TIKTAK.ID – Air kelapa disebut sebagai minuman dengan banyak manfaat. Selain menghilangkan dahaga di cuaca panas, minum air kelapa bisa membuat tubuh menjadi lebih segar dan dahaga langsung hilang.

    Bahkan, air kelapa mempunyai sejumlah kandungan nutrisi dan manfaat yang membuat tubuh menjadi sehat dan bugar.

    Seperti dirilis Boldsky, berikut beberapa manfaat air kelapa untuk kesehatan, terutama bagi wanita:

    1. Menyembuhkan Infeksi Saluran Kemih (ISK)
    ISK merupakan infeksi yang umumnya dialami oleh kebanyakan wanita. Namun dengan mengonsumsi air kelapa, bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kemih atau lainnya tersebut akan langsung hancur dan hilang. Bahkan jika Anda mengonsumsinya sebanyak dua kali sehari, Anda akan terhindar dari infeksi vagina.

    2. Menurunkan Berat Badan
    Manfaat ini tidak hanya untuk wanita saja, melainkan juga untuk pria. Karena seperti diketahui, air kelapa mempunyai kandungan rendah kalori, sehingga membuat perut akan merasa kenyang lebih lama. Sehingga, frekuensi makan dengan sendirinya berkurang.

    Baca juga: 7 Cara Alami Hentikan Naiknya Asam Lambung

    Selain itu, air kelapa juga bisa mengeluarkan racun dari tubuh, membersihkan sistem serta mendorong oksigen dalam sel darah. Bahkan air kelapa menjadi minuman bebas lemak dan bermanfaat untuk menurunkan tingkat kolesterol LDL dan membakar timbunan lemak dalam tubuh.

    Halaman selanjutnya…